Suamiku Cacat Dan Lumpuh

Suamiku Cacat Dan Lumpuh
Sudah terlambat permohonan maafmu


__ADS_3

" Baik tuan." Jawab mereka serempak


" Tuan, kami mohon maafkan kami." Mohon ke delapan pria tersebut


" Sudah terlambat permohonan maafmu, cepat lakukan!!" Perintah tuan muda David dengan nada dingin.


" Baik tuan." Jawab mereka serempak lagi.


Merekapun membawa satu persatu sesuai yang di perintahkan tuan muda David lima belas menit kemudian terdengar suara teriakan kesakitan membuat Tini dan Veni tubuhnya bergetar ketakutan.


" Kenapa takut? Makanya pikir pakai otak sebelum melakukannya!!" Bentak tuan muda David sambil menunjuk ke kening Veni dengan menggunakan jari telunjuk kanannya.


" Mulutmu yang sangat tajam berusaha memfitnah istriku dan sudah sepantasnya mulut sampahmu di hukum." Ucap tuan muda David.


Tuan muda David memainkan pisaunya ke arah mulut Veni membuat Veni menangis.


" Aku mohon lepaskan aku, maafkan aku." Mohon Veni


" Sudah terlambat hari ini dan seterusnya kamu tidak akan bisa bicara lagi." Ucap tuan muda David


" Buka mulutmu!!" Bentak tuan muda David


Veni menutup mulutnya dengan rapat sambil kepalanya di geleng-gelengkan dengan air mata tidak berhenti keluar.


" Han." Panggil tuan muda David


Asisten Han langsung mengerti dan membuka mulut Veni dengan paksa membuat Veni menggigit ke dua tangan asisten Han.


plak


plak


Asisten Han yang sangat kesal langsung menampar Celline sebanyak dua kali membuat ke dua sudut bibirnya mengeluarkan darah segar kemudian asisten Han membuka paksa kembali mulut Veni lalu menarik lidah Veni.


sretttt


" Akhhh.... sakit.." Teriak Veni sambil menangis merasakan sakit yang teramat sangat.


Tuan muda David langsung memotong lidah Veni hingga terjatuh di lantai.


" Tangan kanan ini yang telah membuat kepala pelayan terpeleset dan jatuh terguling-guling hingga jatuh dan aku menunduh istriku mendorong kepala pelayan." Ucap tuan muda David sambil menatap tajam ke arah Veni dengan penuh amarah mengingat kejadian waktu itu


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx

__ADS_1


Sepeninggal istrinya tuan muda David melempar semua barang hingga setengah jam kemudian terdengar suara ketukan pintu.


tok tok tok tok


ceklek


Karena tidak ada sahutan dua orang tersebut dengan memberanikan diri membuka pintu kamar tuannya.


" Tuan, maafkan kami yang berani membuka pintu." Ucap salah satu anak buahnya.


" Maaf tuan ketika salah satu pelayan ingin menaiki anak tangga sampai di pertengahan tangga pelayan itu terpeleset dan untung kami ada di sana sambil berlari untuk menyelamatkan pelayan agar tidak terjatuh ke lantai bawah sehingga pelayan itu hanya luka memar dan lecet." Sambung temannya.


Tuan muda David hanya diam dan ingin mendengarkan cerita selanjutnya.


" Kami memanggil salah satu pelayan lainnya dan memintanya untuk di bawa ke kamarnya. Setelah selesai kami yang penasaran menaiki anak tangga kembali sampai hampir di pertengahan anak tangga kami mulai berjalan berhati-hati sambil memeriksa dan ternyata ada minyak di lantai anak tangga." Ucap salah satu anak buahnya.


" Apa?? kalian tahu siapa pelakunya?" Tanya tuan muda David sambil menahan amarahnya.


" Maaf tuan rekaman cctvnya rusak sehingga kami tidak tahu siapa pelakunya." Ucap salah satu anak buahnya.


Tuan muda David memejamkan matanya menahan emosinya sambil berfikir.


" Ya sudah kalian boleh pergi." Usir tuan muda David


" Jangan lupa perintahkan pelayan untuk membersihkan anak tangga." Perintah tuan muda David


" Baik tuan." Jawab ke duanya dengan serempak lagi.


Dua anak buahnya pergi meninggalkan tuan muda David. Tuan muda David menghubungi sahabat lamanya dan sambungan ke dua langsung di angkat.


" Hallo bro, ada apa?" Tanya sahabatnya


" Cctv mansionku yang di tangga rusak, seingatku kamu menambah rekaman cctv yang tidak semuanya orang tahu. Bisakah kamu meretasnya kalau sudah ada kabari aku." Ucap tuan muda David


" Ok. bro." Ucap sahabatnya


tut tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh tuan muda David membuat sahabatnya hanya menggelengkan kepalanya. Satu jam kemudian terdengar notifikasi dari ponsel milik tuan muda David.


Tuan muda David mengambil ponselnya di meja dekat ranjang kemudian membuka ponselnya. Sahabatnya mengirimkan rekaman video, tuan muda David langsung mendownload video tersebut setelah selesai tuan muda David menekan tombol play.


Tuan muda David menonton rekaman video tersebut tampak Karen dan kepala pelayan berjalan menaiki anak tangga hingga Karen dan kepala pelayan masuk ke dalam kamar Karen dan tuan muda David setelah agak lama muncul Veni membawa botol dan berjalan menaiki anak tangga.

__ADS_1


Sampai di tengah tangga Veni menuangkan cairan dari botol tersebut setelah selesai Veni kembali menuruni anak tangga.


" Berarti pelakunya Veni, jadi istriku... akhhhhh... Si*l!!!" Teriak tuan muda David dengan nada frustasi.


Tuan muda David membanting ponselnya ke arah ranjang hatinya merasa bersalah karena telah menuduh istrinya dan tidak berapa lama terdengar bunyi notifikasi kembali tuan muda David mengambil ponselnya yang tadi di bantingnya ke arah ranjang.


Tuan muda David langsung mendownload video tersebut setelah selesai tuan muda David menekan tombol play.


Tuan muda David menonton kembali rekaman video tersebut tampak Karen dan kepala pelayan menuruni anak tangga hingga di pertengahan anak tangga tiba-tiba Karen terpeleset tapi kepala pelayan langsung dengan sigap menahan tangan Karen.


Karen langsung memegang pinggiran besi pembatas tangga agar dirinya tidak terpeleset namun naas kepala pelayan yang terpeleset dan jatuh berguling-guling.


" Akhhhhh..." Teriak kepala pelayan dengan kencang


" Bibi!!!" Teriak Karen


" Bibi!!!" Teriak tuan muda David dan asisten Han tiba-tiba datang.


xxxxxxx


brak


Tuan muda David membanting ponselnya ke arah tembok hingga hancur berkeping-keping.


" Akhhhhh si*l... si*l.. kenapa aku begitu bodoh, Karen tidak mungkin melakukan itu kenapa aku percaya dengan omongan Veni." Ucap tuan muda David.


" Karen apakah benar bayi yang kamu kandung bukan putraku?" Tanya tuan muda David.


Karena lelah tuan muda David tertidur di ranjang tanpa mengganti pakaiannya yang masih memakai pakaian kantor.


xxxxxxx Flash Back Off xxxxxxx


" Tangan kanan ini membuat kepala pelayan yang sudah aku anggap sebagai pengganti ibuku masuk ke rumah sakit dan mengalami koma sudah sepantasnya di potong." Ucap tuan muda David sambil tersenyum menyeringai


Veni hanya bisa menangis dan menggelengkan kepalanya karena mulutnya tidak bisa untuk bicara sebab lidahnya sudah di potong oleh tuan muda David.


jleb


sretttt


Tuan muda David menusuk tangan Veni kemudian menarik pisau tersebut ke arah samping hingga tangan kanan Veni putus sedangkan Veni hanya bisa berteriak kesakitan tanpa suara akibat lidahnya putus akibat tuan muda David.


" Akhhh.... Dasar gila.." Ucap Tini berteriak dengan tubuh gemetar karena dirinya tidak menyangka kalau tuan muda David bisa melakukan hal sesadis itu.

__ADS_1


__ADS_2