Suamiku Cacat Dan Lumpuh

Suamiku Cacat Dan Lumpuh
Tuan Muda David


__ADS_3

" Tidak ada apa-apa dad." Jawab Karen sambil tersenyum jahil.


Tuan muda David yang sudah memakai jam tangan yang sudah disiapkan oleh istrinya langsung melihat jam tangannya. Matanya langsung membulat sempurna kemudian menatap horor istrinya.


" Mommy!! Pekik tuan muda David


" Ada apa sayang." Goda Karen sambil mengedipkan matanya


" Mommy nakal ya ngerjain daddy." Ucap tuan muda David sambil matanya mendelik ke arah istrinya.


" Maaf daddy, mommy iseng." Ucap Karen sambil jari telunjuk dan jari tengah di angkat.


Tuan muda David yang melihatnya menjadi tersenyum karena di matanya istrinya terlihat sangat menggemaskan.


cup


" Lain kali daddy yang akan ngerjain mommy." Ucap tuan muda David sambil mengecup bibir istrinya singkat.


" Mommy tunggu." Ucap Karen sambil tersenyum


" Ayo kita makan." Ucap tuan muda David sambil menggandeng tangan istrinya dengan lembut.


" Baik daddy." Jawab Karen sambil membalas genggaman tangan suaminya.


Mereka berdua menuruni anak tangga sambil mengobrol dan tertawa bersama hingga mereka sampai di meja makan. Karen seperti biasa menyiapkan makanan untuk suaminya.


" Daddy, ini piringnya." Ucap Karen sambil memberikan piring yang sudah berisi nasi dan lauk.


" Terima kasih mommy." Jawab tuan muda David.


Karen tersenyum kemudian mengambil piring untuk di isi nasi, lauk dan sayuran untuk dirinya sendiri. Merekapun makan dalam diam tanpa ada satupun yang berbicara hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan. Mereka berjalan ke arah pintu utama sambil bergandengan tangan.


" Jangan pergi ke mana-mana, kalau ada apa-apa hubungi daddy." Ucap tuan muda David


" Baik dad." Jawab Karen sambil tersenyum.


cup


" Nanti siang aku pulang." Ucap tuan muda David kemudian mengecup bibir istrinya secara singkat.


" Ok, mommy tunggu." Jawab Karen sambil tersenyum manis.


cup


Tuan muda David mengecup perut Karen yang sudah mulai membesar kemudian membelai perut Karen.

__ADS_1


" Jangan nakal ya, kasihan mommy." Ucap tuan muda David


" Baik daddy yang sangat tampan." Ucap Karen menirukan suara anak kecil.


Tuan muda David tersenyum mendengar ucapan istrinya hatinya sangat bersyukur mempunyai istri sebaik Karen yang benar-benar tulus padanya.


Tanpa sepengetahuan mereka berdua seorang gadis menatap tajam ke arah mereka berdua terlebih melihat Karen rasanya ingin merusak wajahnya siapa lagi kalau bukan Veni bodyguardnga Karen.


( " Pergilah jangan pamer kemesraan di depanku." Ucap Veni dalam hati ).


" Veni, ingat jaga istriku jangan sampai istriku lecet. Sedikit saja lecet maka hukumannya dua kali lecet istriku." Ancam tuan muda David sambil menatap tajam ke arah Veni sekilas kemudian memalingkan wajahnya ke arah istrinya dan langsung wajahnya berubah menjadi hangat.


" Mommy, ingat pesan daddy. Jangan ke mana- mana kalau butuh apa-apa kasih tahu Veni atau kepala pelayan." Ucap tuan muda David sambil membelai rambut istrinya dengan lembut.


" Baik daddy, sekarang daddy berangkatlah setengah jam lagi meating."Ucap Karen


" Kok daddy malas pergi ya?" Ucap tuan muda David


" Minggu depan saja daddy libur." Ucap Karen sambil memeluk suaminya dari arah samping.


cup


" Baiklah." Jawab tuan muda David sambil mengecup kening istrinya dan masuk ke dalam mobil.


Karen menatap kepergian suaminya hingga mobilnya tidak terlihat. Karen membalikkan badannya dan berjalan ke arah kamarnya sedangkan Veni mengikutinya dari arah belakang.


" Maaf nyonya kata tuan muda David saya harus menemani nyonya dan jangan sampai nyonya terluka." Ucap Veni


" Terserah padamu saat ini aku ingin istirahat." Ucap Karen dengan nada ketus.


Entah kenapa Karen kurang suka dengan Veni karena itulah jika bicara dengannya selalu ketus berbeda dengan penghuni mansion yang di bayar oleh tuan muda David Karen selalu bicara dengan ramah.


( " Breng**k beraninya bicara denganku dengan nada ketus, jika aku bisa membantah perintah tuan muda David aku juga bakalan tidak mau mengikutimu." Umpat Veni dalam hati ).


Veni mengikuti Karen hingga Karen masuk ke dalam kamarnya barulah Veni langsung membalikkan badannya dan berjalan ke arah ruang makan khusus pelayan karena dirinya lapar.


xxxxxxx


Di tempat yang berbeda tuan muda David sudah sampai di perusahaan miliknya. Semua anak buahnya memberikan salam sedangkan tuan muda David seperti biasa tetap berjalan dengan angkuh tanpa membalas sapaan anak buahnya hingga dirinya bertemu dengan asisten Han.


Asisten Han berjalan mengikuti tuan muda David dan masuk ke dalam lift. Asisten Han pun menekan tombol lift menuju ke lantai dua puluh lima tempat diadakan meating.


Ting


Pintu lift terbuka tuan muda David masuk ke dalam ruang meating diikuti oleh asisten Han para manager memberi hormat dan seperti biasa tuan muda David tetap berjalan dengan angkuh dan duduk di kursi kebesaran.

__ADS_1


Satu jam lebih acara meating tersebut berlangsung dan tidak berapa lama acara meating pun selesai. Tuan muda David berdiri dan berjalan keluar dari ruang meating dengan diikuti oleh asisten Han menuju ke pintu lift.


Ting


Pintu lift terbuka tuan muda David berjalan ke ruang kerjanya dengan diikuti oleh asisten Han namun tiba-tiba sekretaris pribadinya berdiri menghadap tuan muda David.


" Maaf tuan, nona Celline memaksa masuk ke ruangan tuan." Ucap sekretaris sambil menunduk dengan rasa takut.


" Celline?" Tanya ulang tuan muda David


" Iya tuan, katanya calon istri tuan." Ucap sekretaris tersebut.


" Han, tarik paksa keluar wanita ular itu." Perintah tuan muda David


" Baik tuan." Jawab asisten Han


Asisten Han melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke ruangan kerja tuan muda David dan tidak berapa asisten Han menarik paksa Celline sedangkan Celline memberontak dan memaki-maki asisten Han.


" Hei pegawai rendahan, jangan kurang ajar ya!! Kalau calon suamiku tahu kamu akan di pecat." Teriak Celline


bruk


Asisten Han tanpa punya perasaan mendorong Celline hingga terjatuh.


" Han, panggil security untuk usir wanita gila itu." Ucap tuan muda David dengan nada sarkas.


" Baik tuan." Jawab asisten Han patuh


" Sayang, pegawai rendahanmu kurang ajar padaku, usir dan pecat dia sayang." Pinta Celline sambil berdiri dan berjalan ke arah tuan muda David tanpa memperdulikan ucapan tuan muda David.


" Sekali lagi melangkah maka hari ini juga kamu tidak akan bisa berjalan lagi." Ancam tuan muda David dengan nada dingin.


Celline sangat terkejut dengan ucapan tuan muda David yang biasanya selalu mengatakan sayang sekarang sudah tidak lagi.


" Sayang, kenapa sayangku jadi jahat padaku? bukankah sayangku sangat mencintaiku? Apakah karena wanita murahan yang kamu nikahi makanya sayangku jadi berubah?" Tanya Celline beruntun sambil melangkahkan kakinya ke arah tuan muda David.


plak


duag


akhhhhh


bruk


Tanpa punya perasaan iba sedikitpun tuan muda menampar kemudian menendang tulang kering membuat Celline berteriak kesakitan kemudian ambruk.

__ADS_1


" Jangan pernah menjelekkan istriku dari mulut kotormu!!" Bentak tuan muda David sambil menatap tajam ke arah Celline


__ADS_2