
" Sabarlah daddy, masih menunggu dua minggu lagi." Ucap Karen
" Aku tidak menyangka anak kita kembar." Ucap tuan muda David
" Semoga anak kita mirip dengan daddy, baik, tampan, pintar dan membawa keberuntungan." Ucap Karen sambil membelai perutnya yang sudah membuncit.
" Mommy, bayinya nendang-nendang." Ucap tuan muda David sambil ke dua tangannya menyentuh perut istrinya.
" Bayinya sangat sayang sama daddy makanya nendang- nendang terus." Ucap Karen sambil tersenyum.
" Mommy, sakit tidak anak kita dari tadi nendang- nendang terus." Tanya tuan muda David
" Tidak daddy." Jawab Karen.
" Mommy, sudah malam kita tidur yuk." Ajak suaminya.
" Daddy." Panggil Karen
" Iya mommy." Jawab tuan muda David
" Mommy ingin itu." Ucap Karen sambil memegang adik kecil tuan muda David
" Dengan senang hati." Jawab tuan muda David.
Merekapun melakukan kegiatan suami istri pada malam hari. ******* demi ******* keluar dari mulut mereka hingga lahar milik tuan muda David keluar barulah mereka berhenti.
" Mommy, daddy ingin ke kamar mandi mau membersihkan diri dulu." Ucap tuan muda David
" Mommy juga mau dad, tapi gendong ya." Pinta Karen dengan manja.
" Ok." Jawab tuan muda David singkat.
Tuan muda David menggendong istrinya ke kamar mandi. Singkat cerita kini mereka sudah memakai pakaian tidur yang baru dan berbaring di ranjang sambil berpelukan.
cup
" Terima kasih sayang, daddy bahagia menikah denganmu." Ucap tuan muda David
" Mommy, juga dad." Jawab Karen sambil membalas pelukan suaminya dan bersandar di dada bidang suaminya.
Tidak berapa lama merekapun tertidur pulas sambil memberikan kehangatan masing-masing.
xxxxxxx
Di Negara Yang Berbeda
__ADS_1
Seorang pemuda tampan sedang duduk di sofa di ruang keluarga sambil menunggu seseorang sambil menahan amarahnya. Pemuda itu menatap jam tangan yang mahal menunjukkan waktu dua belas malam
ceklek
Seorang wanita cantik membuka pintu sambil membawa beberapa paper bag dan berjalan menuju ke arah kamarnya tanpa memperdulikan keberadaan pemuda tampan tersebut. Pemuda tampan itu pun langsung berdiri dan berjalan ke arah wanita cantik itu.
plak
" Dasar wanita murahan, jam segini baru pulang habis darimana?" Bentak pria tampan tersebut
" Kamu mengatakan aku wanita murahan bagaimana denganmu dan wanita murahanmu itu?" Tanya wanita cantik itu.
plak
" Kamu tahu wanita itu lebih baik darimu jadi jangan pernah menghina kekasihku." Ucap pria tampan itu sambil menampar wanita itu.
" Kita ini sudah menikah tapi kamu beraninya selingkuh denganku dan juga berani menamparku!!" Bentak wanita cantik itu.
" Iya benar kita sudah menikah tapi aku menikah denganmu karena kamu kekasih musuhku. Aku ingin musuhku merasa terpuruk tapi ternyata gagal belum ada sebulan musuhku sudah menikah dan tidak terpuruk lagi." Ucap pria tampan itu.
" Apa menikah?" Tanya wanita cantik itu mengulangi perkataan suaminya.
" Iya menikah, usahanya semakin bertambah maju bukan itu saja wajahnya sudah dioperasi dan bisa berjalan. Si*l... si*l usahaku untuk membuatnya menderita gagal." Umpat pria tampan itu.
" Ba...gaimana mungkin." Ucap wanita cantik itu.
" Dasar saja kamunya bodoh tidak bisa bersaing dengan mantan kekasihku." Jawab Celline tanpa dosa.
plak
plak
bruk
Pria tampan itupun menampar kembali pipi Celline kanan dan kiri dengan sangat kencang membuat bibir Celline pecah dan mengeluarkan darah segar hingga Celline jatuh ke lantai.
" Kita bercerai sekarang dan mulai saat ini kamu pergi dari rumahku." Usir pria tampan itu
Celline berusaha bangun dan menatap tajam ke arah suaminya.
" Baik aku akan pergi dari sini buat apa aku tinggal dengan pria yang sudah miskin." Ucap Celline
Pemuda tampan itu sangat marah dan mengarahkan ke dua tangannya ke leher Celline.
" Kamu tahu, aku jadi miskin ini gara-gara kamu yang suka menghamburkan uang, dasar wanita sia**n aku sangat menyesal menikahi ular seperti dirimu." Ucap pemuda tampan tersebut.
__ADS_1
Celline memukul-mukul lengan suaminya karena lehernya di cekik oleh suaminya membuat dirinya tidak bisa bernafas. Wajah Celline mulai memucat karena kekurangan pasokan oksigen membuat suaminya melepaskan ke dua tangannya.
uhuk uhuk uhuk uhuk uhuk
Celline langsung terbatuk-batuk dan menghirup udara kemudian mengeluarkannya dengan cepat.
" Pergi dari sini tanpa membawa apapun." Usir suaminya sambil menarik tas milik Celline.
Suaminya langsung menarik tangan Celline dan berjalan ke arah pintu utama. Suaminya membuka pintu dengan menggunakan tangan satunya dan mendorong secara kasar tubuh Celline.
bruk
" Pergi dari sini dan mulai saat ini kita bercerai dan jangan pernah kembali lagi." Ucap suaminya
" Baik aku akan pergi dari sini." Ucap Celline sambil berusaha berdiri.
brak
Suaminya membanting pintu utama dengan kasar kemudian menguncinya. Celline berjalan di tengah malam hingga segerombolan preman datang dan mengganggu Celline.
" Pergi.... pergi..." Usir Celline
" Buat apa kami pergi, lumayan ada penghangat di tengah malam begini." Ucap salah satu preman.
" Ayo kita pesta." Ucap salah satu teman yang lainnya sambil menarik Celline.
" Ok." Jawab mereka serempak
Celline berusaha meminta tolong sambil memberontak tapi salah satu preman membekap mulut Celline dan tenaga Celline kalah jauh. Akhirnya Celline hanya bisa pasrah sambil menangis menahan rasa pedih. Setelah puas melakukan aksi bejatnya para preman pun pergi meninggalkan Celline dengan tubuh lebam-lebam.
Sebuah mobil lewat dan ketika melihat Celline tergeletak di jalan membuat mobil itu berhenti. Seorang wanita paruh baya dengan pakaian glamor turun dari mobil bersama bodyguardnya.
" Wanita itu lumayan cantik, bawa dan jadikan wanita itu sebagai wanita penghibur di tempatku." Ucap wanita paruh baya itu sambil tersenyum menyeringai.
" Baik nyonya." jawab bodyguard tersebut.
Bodyguard itupun berjalan mendekati Celline, Celline yang mendengar dirinya dijadikan wanita penghibur berusaha bangun tapi tenaganya masih lemas membuat dirinya pasrah ketika di gendong oleh bodyguard wanita itu ke arah mobil.
( " Jika tenagaku sudah pulih dan ada kesempatan kabur, aku akan kabur dan mencuri uang wanita itu, aku akan pulang ke negaraku." ucap Celline dalam hati ).
Mobil itupun melesat dengan cepat menuju ke tempat rumah khusus untuk melayani para pria hidung belang. Sepuluh menit kemudian mobil itu berhenti di sebuah mansion yang lumayan luas dan banyak para penjaga. Mereka keluar dari mobil dan berjalan ke arah pintu utama, banyak bodyguard menyapa dengan hormat ke arah wanita glamor tersebut.
" Kalian mandikan wanita itu dan obati, aku ingin tidur." Ucap wanita itu
" Baik nyonya." Jawab mereka serempak
__ADS_1
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Terima kasih banyak atas komentar yang positif. Author jadi semangat menulisnya, terima kasih juga yang telah memberikan vote, bunga, kopi, like dan hadiah lainnya karena itu berpengaruh pada pendapatan penulis. Semoga Tuhan membalas kebaikan para pembaca.