
" Hiks ... hiks... hiks... kenapa sayangku berubah dulu sayangku tidak pernah memperlakukan aku seperti ini." Ucap Celline dengan mengeluarkan air mata buayanya sambil berusaha berdiri.
Tuan muda David berjalan mendekati Celline kemudian menarik rambut Celline dengan kasar membuat Celline meringis menahan rasa sakit.
" Dulu aku buta mencintai wanita ular sepertimu jadi jangan berharap aku mau kembali padamu." Ucap tuan muda David sarkas.
bruk
Tuan muda David melepaskan tangannya kemudian mendorong tubuh Celline hingga terjatuh kemudian berjalan ke arah ruangannya hingga sampai di depan pintu ruangannya dirinya berhenti.
" Perasaanku padamu sudah lama mati sejak kamu memintaku untuk berpisah. Aku sangat mencintai istriku dan aku akan selalu setia pada istriku." Ucap tuan muda David.
" Usir wanita ular itu dan ingat mulai hari ini dan seterusnya di larang keras wanita ular ini masuk ke perusahaan milikku. Bagi yang melanggar bersiaplah menerima hukumanku." Ucap tuan muda David
Setelah berkata demikian tuan muda David membuka pintu ruangannya dan masuk ke dalam untuk menyelesaikan pekerjaannya.
" Lepaskan, aku bisa jalan sendiri." Ucap Celline
( " *Si*l ini pasti gara-gara wanita murahan itu karena David tidak pernah menolak pesonaku. Tunggu saja aku akan membalas perlakuanmu dan kamu David aku sangat yakin kamu pasti menjadi milikku selamanya." Ucap Celline dalam hati* ).
Celline berjalan ke luar dari perusahaan tersebut yang awalnya wajahnya sangat cantik kini berubah drastis wajahnya lebam-lebam bekas tamparan tuan muda David dan rambutnya acak-acakan.
Banyak orang yang bekerja di kantor milik tuan muda David berbisik-bisik membicarakan Celline.
" Tadi datang saja angkuh katanya calon nyonya bos tapi sekarang pulang seperti ini, sungguh mengenaskan." Ucap karyawati pertama.
" Wanita ini memang dulu calon istrinya tapi sudah lama putus sejak CEO kita mengalami kecelakaan tapi tanpa punya rasa malu mau kembali ke sisi CEO kita." Ucap karyawati ke dua yang mengenal hubungan mereka.
" Yang aku dengar CEO kita sangat mencintai istrinya begitu pula sebaliknya jadi wanita itu hanya bisa bermimpi mendapatkan cintanya kembali." Ucap karyawati ke tiga
Begitu banyak orang yang mencibir Celline membuat Celline semakin membenci Karen yang tidak tahu apa-apa.
" Pergi dan jangan kembali lagi." Usir security.
" Awas kalian jika aku sudah menjadi nyonya David aku akan memecat kalian semua." Ancam Celline.
__ADS_1
" Huuuuuu..." Teriak para karyawan perusahaan tersebut
" Mimpi di siang hari." Ledek salah satu dari mereka
" Hahahaha... M I M P I..." Ucap mereka serempak dengan mengeja kata mimpi
Sambil menahan kesal Celline pergi meninggalkan tempat tersebut menuju ke arah rumahnya.
Sepeninggalan Celline, tuan muda David duduk di kursi kebesaran miliknya sambil menahan rasa kesal, marah dan benci terhadap Celline mantan kekasihnya.
brak
" Huh... mau kembali padaku... mimpi... Dulu di saat aku sangat terpuruk kamu memutuskan aku tanpa punya rasa iba sedikitpun padahal selama kami berhubungan aku selalu baik dan perhatian tapi apa balasannya?" Ucap tuan muda David sambil memukul meja kerjanya.
Tidak berapa lama ponselnya berdering dan tuan muda David mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang menghubungi dirinya ternyata istri tercintanya. Tuan muda David menggeser tombol berwarna hijau kemudian menempelkan ponselnya ke telinganya.
" Hallo daddy ku yang sangat tampan, yang membuat mommy tidak pernah bosan memandangi wajah tampan suaminya." Ucap Karen
" Pffftttt hahahaha... kamu memujiku atau meledekku?" Tanya tuan muda David sambil tertawa bahagia karena istrinya berhasil merubah moodnya.
" Aish... daddy... kok meledek sih? Aku bicara benar kok kalau daddy itu sangat tampan sekali. Seandainya mommy bisa membuat topeng yang bisa mirip wajah manusia mommy akan minta daddy memakainya." Ucap Karen
" Daddy pakai topeng agar wajah tampannya hanya mommy seorang yang melihatnya dan kalau bisa mommy ingin membuat topeng wajah kakek-kakek agar para wanita tidak menggoda daddy." Ucap Karen dengan nada jujur.
" Pffftttt hahahaha.... kamu lucu sekali... Tenang saja sayang cintaku, kesetianku dan rasa sayangku hanya untukmu seorang. Walau banyak gadis yang mengejar daddy, daddy tidak akan pernah memandangnya karena di hati daddy hanya mommy seorang." Ucap tuan muda David dengan nada serius.
" Terima kasih daddy, begitu pula dengan mommy. Daddy jangan lupa makan siang di rumah ya?" Pinta Karen
" Ok." Jawab tuan muda David singkat.
" Selamat bekerja daddy yang sangat tampan, bye." Ucap Karen
" Terima kasih mommy cantik, bye." Ucap tuan muda David
tut tut tut tut
__ADS_1
Sambungan komunikasi langsung terputus dan tuan muda David menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku jasnya.
" Aku sangat bersyukur bisa menikah dengan Karen, benar kata Han kalau istriku berbeda dengan wanita lain karena selama ini istriku tidak pernah sedikitpun belanja barang-barang branded." Ucap tuan muda David
Tuan muda David melanjutkan kembali pekerjaannya dan sudah melupakan kejadian tersebut.
xxxxxxx
Di tempat yang berbeda ibunya Celline masuk ke dalam cafe dan tanpa sengaja bertemu dengan mantan suaminya.
" Mas Toni." Panggil ibunya Celline
Toni yang merasa namanya dipanggil langsung menengok ke arah samping.
" Tini." Panggil Toni dengan nada terkejut.
Toni berjalan mendekati Tini kemudian menarik tangannya untuk duduk.
" Duduk." Perintah Toni dengan nada dingin.
Tini terpaksa duduk dalam hatinya menyesali kenapa dirinya memanggil nama pria yang sangat dibencinya sekaligus mantan suaminya. Toni ikut duduk bersebelahan dengan Tini.
" Kemana aja kamu? Aku cari-cari hilang tanpa jejak." Tanya Toni
" Aku pergi dari rumah karena menikah dengan pria kaya. Aku sudah bosan hidup miskin karena itulah aku kabur dari rumahmu." Ucap Tini tanpa punya rasa dosa sedikitpun.
" Dulu kamu mengejar-ngejar aku sampai aku bercerai dengan istriku dan setelah bercerai kita menikah tapi apa yang kamu lakukan setelah tiga hari kita menikah kamu pergi dan menikah dengan pria lain." Ucap Toni
" Itu karena aku benci dengan sahabatku yang selalu hidup bahagia denganmu karena itulah aku sengaja merebutmu dari sisiku." Ucap Tini tanpa punya rasa bersalah sedikitpun.
" Tapi setelah kita menikah kamu ternyata hidup miskin dan aku tidak bisa hidup denganmu dan mencari pria kaya karena misiku sudah berhasil menikah denganmu dan menendang mantan istrimu." sambung Tini
plak
" Dasar wanita tidak tahu diri, aku sangat menyesal telah menikah denganmu." Ucap Toni sambil menampar Tini dengan kencang.
__ADS_1
" Breng**k kamu berani menamparku!!" Bentak Tini sambil berdiri begitu pula dengan Toni.
" Maaf tuan dan nyonya jika berantem harap keluar karena mengganggu pengunjung yang lain." Ucap kepala pelayan