Suamiku Cacat Dan Lumpuh

Suamiku Cacat Dan Lumpuh
Mana Garamnya


__ADS_3

Tuan muda David menatap tajam ke arah manager kantin.


" Kenapa kamu lakukan itu?" Tanya tuan muda David


" Karena wanita itu tidak pantas menjadi istrimu! Akulah yang pantas menjadi istrimu, lepas... sakit." Ucap manager kantin.


bruk


Tuan muda David mendorong manager kantin hingga terjatuh ke lantai. Tuan muda David mendekati manager kantin kemudian jongkok agar sejajar dengan manager kantin sambil jari telunjuknya di arahkan ke kening manager kantin.


" Orang yang pantas menjadi istriku adalah Karen karena aku sangat mencintainya, justru kamulah yang tidak pantas untuk menjadi istriku." Ucap tuan muda David sarkas.


plak


" Kesalahanmu sangat fatal karena selain kamu sengaja mencelakai istri yang aku cintai juga kamu sengaja mencelakai anakku yang masih dalam kandungan istriku." Ucap tuan muda David sambil menampar manager kantin.


Tuan muda David berdiri dan menghubungi asisten Han untuk datang ke ruangan milik manager kantin yang kedap suara sambil membawa bungkusan garam, lakban dan tali. Setelah selesai menghubungi ponselnya di simpan kembali ke dalam saku jasnya.


" Tuan, maafkan aku, aku sungguh menyesal." Ucap manager kantin sambil berlutut


" Tidak ada kata maaf darimu karena kesalahanmu sangat fatal. Kamu sudah melukai ke dua orang yang sangat kucintai jadi terimalah hukumannya." Ucap tuan muda David.


" Tuan, aku tahu kesalahanku sangat fatal tapi aku mohon beri kesempatan ke dua untukku." Ucap manager kantin sambil berdiri dan menarik dress nya hingga memperlihatkan bungkusan dua gunung kembar dan segitiga bermuda.


" Aku rasa tubuhku lebih indah dan seksi dari pada tubuh istri tuan." Ucap manager kantin dengan suara menggoda dan berjalan mendekati tuan muda David


Plak


bruk


akhhhhh


" Sekalipun kamu tidak menggunakan sehelai benang pun aku tidak tertarik dengan tubuh mulusmu karena bagiku tubuh istriku yang lebih indah dan seksi." Ucap tuan muda David sambil menampar kembali dengan kencang membuat wanita itu berteriak kesakitan karena sudut bibirnya pecah dan mengeluarkan darah segar hingga wanita itu terjatuh kembali.


ceklek


Asisten Han masuk ke dalam dan matanya langsung membulat sempurna melihat pemandangan tersebut terlebih dirinya tidak tahu apa yang terjadi.


" Han, mana garamnya?" Tanya tuan muda David sambil berjalan ke arah wanita itu dan jongkok agar sejajar dengan wanita itu.


" Ini tuan." Jawab asisten Han memberikan bungkusan garam.

__ADS_1


Tuan muda David menerima bungkusan garam tersebut kemudian mengembalikan ke arah asisten Han.


" Buka bungkusannya." Perintah tuan muda David


" Baik tuan." Jawab asisten Han sambil membuka bungkusan.


" Ini tuan." Ucap asisten Han dan diberikan lagi ke arah tuan muda David.


Tangan kiri tuan muda David menjepit mulut wanita itu agar terbuka kemudian tangan kanannya menerima garam pemberian garam dari asisten Han.


" Makan atau telan." Perintah tuan muda David sambil memasukkan garam ke mulut wanita itu.


uhuk uhuk uhuk uhuk


Wanita itu terbatuk-batuk ketika garam itu masuk ke dalam mulutnya sedangkan asisten Han masih bingung apa yang sebenarnya terjadi.


" Kamu tahu itu yang kami rasakan sampai terbatuk-batuk ketika kami memakan kwetiaw goreng rasa garam." Ucap tuan muda David


Wanita itu menggelengkan kepalanya karena dirinya tidak mau memakan garam.


" Kamu tahu, demi menghargai masakan buatanku, istriku berusaha menghabiskan kwetiaw goreng hingga menyisakan sedikit. Ketika aku mencobanya sampai aku terbatuk-batuk jadi kamu harus menerima hukumanku." Ucap tuan muda David


" Han, buka mulutnya dengan lebar aku ingin memasukkan garam ini ke dalam mulutnya." Perintah tuan muda David.


Asisten Han yang mendengar ucapan tuan muda David yang awalnya tidak tega menjadi lebih tega karena berani mengusik Karen yang tidak bersalah. Asisten Han berjalan mendekati wanita itu dan membuka mulut wanita itu agak lebar kemudian tuan muda David mulai memasukkan garam kemudian langsung menutup mulut wanita itu dengan tangan bersamaan asisten Han melepaskan ke dua tangannya kemudian menekan mulut wanita itu agar tertutup rapat dan menahannya.


Wanita itu berusaha menggelengkan kepalanya dan berusaha melepaskan tangan asisten Han yang sedang menahan mulutnya yang terasa asin sekali tapi tenaganya kalah jauh.


" Sebelum melakukan hal itu pikirkan terlebih dahulu." Ucap tuan muda David sambil berjalan ke arah wastafel untuk mencuci tangannya.


" Han, mana selotipnya?" Tanya tuan muda David


" Maaf tuan ada di saku jasnya sebelah kanan." Ucap asisten Han


Tuan muda David langsung mengambil selotip di saku jas milik asisten Han kemudian melakban mulut manager kantin bersamaan asisten Han melepaskan tangannya kemudian asisten Han mengeluarkan tali dari saku jasnya dan mengikat wanita itu yang ingin membuka lakban yang menempel di mulutnya.


" Tuan lalu diapakan wanita ini?" Tanya asisten Han setelah selesai mengikat wanita itu


" Bawa dia ke markas dan berikan ke anak buahku setelah mereka puas bermain berikan wanita ini ke kandang buaya." Ucap tuan muda David sambil membalikkan badannya meninggalkan mereka berdua.


" Baik tuan." Jawab asisten Han sambil membuka jasnya dan menutupi dalaman wanita itu.

__ADS_1


Asisten Han memeluk dari arah samping wanita itu kemudian berjalan keluar meninggalkan rumah sakit. Semua orang tidak ada yang berani menegur apa yang dilakukan asisten Han karena mereka tahu siapa asisten Han sedangkan tuan muda David berjalan menuju ke ruang perawatan VVIP.


ceklek


Tuan muda David membuka pintu dan melihat istrinya sedang duduk di sofa sambil menatap wajah tampan suaminya. Tuan muda David tersenyum dan berjalan mendekati istrinya.


" Kenapa memandangku seperti itu?" Tanya tuan muda David


" Sayang boleh aku duduk di pangkuanmu?" Tanya Karen tanpa menjawab pertanyaan suaminya


" Boleh." Jawab tuan muda David dengan nada bingung


Karen berdiri dan duduk di pangkuan suaminya sambil menatap wajah tampan suaminya.


" Kenapa memandangku seperti itu?" Tanya ulang tuan muda David.


" Suamiku sangat tampan, pasti banyak wanita yang tergila-gila pada suamiku." ucap Karen sambil membelai wajah suaminya.


cup


" Aku tahu tapi hatiku hanya milikmu." Ucap tuan muda David sambil mengecup bibir istrinya kemudian memeluk istrinya.


" Sayang, sebelum pulang tengokin anak kita ya." Bisik istrinya


" Kenapa sekarang kamu yang mesum?" Tanya tuan muda David sambil tersenyum


" Aku tidak tahu mungkin anak kita yang sangat mencintai daddynya." Ucap Karen beralasan


" Memangnya istriku tidak?" Tanya tuan muda David


" Tentu saja aku sangat sangat dan sangat mencintai suamiku yang paling tampan." Ucap Karen


" Selain mesum istriku juga pandai menggombal." Goda tuan muda David sambil mendorong perlahan tubuh istrinya kemudian menarik perlahan hidung mancung istrinya.


" Siapa dulu gurunya." Ucap Karen


" Memang siapa gurunya?" Tanya tuan muda David penasaran.


" Suamiku." Jawab Karen sambil tersenyum manis.


cup

__ADS_1


" Terima kasih sayang, kamu mencintaiku dengan sangat tulus." Ucap tuan muda David kemudian mengecup bibir istrinya singkat.


__ADS_2