Sudah Ditakdirkan

Sudah Ditakdirkan
Waktu


__ADS_3

"Bagaimana, ada seseorang di sana" tanya Novi saat melihat Viola tersenyum dengan mata tertutup.


Viola mengangguk


"Siapa" tanyanya penasaran.


"Angga" jawabnya dengan mata terpejam.


"Kamu masih mencintainya" tanya Novi lagi.


Viola mengangguk. Novi tersenyum mendengarnya.


"Sekarang buka mata kamu"


Viola menurut.


"Gimana Hmm..." Tanya Novi.


"Aku ngga tau Nov, aku juga bingung, namun apa bisa aku kembali bersama dengan dia"


"Viola, rasa cinta kamu ngga salah, cuma waktu itu ngga tepat Vi, akan ada waktu yang tepat hingga kalian bahagia kalau kalian itu sudah di takdirkan, jadi jangan pernah menyerah ya, jika takdirmu bersama nya, dia tidak akan kemana-mana Vi, dia akan terus muncul di hadapan mu" sambil memegang kedua pundak Viola.


Di saat mereka berdua asik bercerita, tiba-tiba ponsel Viola berbunyi.


"Hallo mom" ucap pembuka Viola.


"Hallo, Vi, besok siang mama pulang, acaranya selesai lebih cepat" Ucap mama.


"Bagus deh kalau gitu, kita sekeluarga bisa dateng ke acara ulang tahun Kesya"


"Wah kebetulan sekali, kalau begitu mommy akan membawakan hadiah dari sini saja"


"Iya terserah mommy, aku akan belanja di sini saja, ya udah ya mom" ucap Viola.


"Iya bye" mommy Desya menutup telfonnya.


"Nov, besok kita belanja bareng ya, kamu juga boleh belanja sesuka kamu dan ini aku yang traktir karena di suruh mommy kamu jangan nolak, kamu cuma bayar hadiah untuk Kesya"

__ADS_1


"Siap kalau begitu" ucap Novi dengan semangat.


Merekapun turun ke bawah untuk makan malam seperti biasa.


*****


"Nih ada undangan dari ponakanku Kesya, kalian semua harus dateng ya, dan kalau kalian mau kalian juga boleh ajak keluarga kalian, tapi aku bilang ke Kesya si itu ngga mungkin" ucap Angga sambil memberikan undangannya satu satu kepada teman satu gengnya.


"Kamu ngga di undang Vi" tanya Cintya yang tidak melihat Angga memberikan undangan padanya.


"Ngga perlu, Kesya sendiri yang sudah memberikan undangannya secara langsung" ucapnya sambil makan makanan di depannya.


"Ohh istimewa ya" ucap Arifin.


"Iya bahkan kejadian menarik terjadi kemarin siang" ucap Novi yang membuat mereka penasaran.


"Maksudnya Vi" tanya Shanti yang tidak paham.


"Kalian akan tau suatu saat nanti" ucap Novi sambil melirik ke arah Viola yang diam diam berpandangan dengan Angga.


Tatapan mereka lurus mencerna apa yang dikatakan oleh Novita tadi. Entahlah pandangan cinta atau kebencian aku tidak tau. Mereka masih belum yakin dengan apa yang ada di dalam hati mereka.


Angga yang dari tadi fokus makan ia meletakkan sendoknya dan berbicara kepada Viola.


"Dia menyukai princess dan juga Boneka beruang. Dia juga menyukai hiasan rambut" ucap Angga.


"Benda yang tidak ia suka apakah ada" tanya Viola penasaran.


"Jam.. dia sangat tidak suka jam,karna menurut nya berisik dan juga membuatnya harus terpisah dengan sesuatu hal yang menyenangkan. Ia selalu ingin bermain tanpa ada waktu yang membatasinya. Jam harus membuatnya menunggu lebih lama, makannya dia tidak sabaran" ucap Angga.


"Oh seperti itu rupanya, terimakasih" ucapnya lalu memberinya sebuah ide.


"Sedangkan kamu Vi, kamu ada benda favorit" tanya Vellicia penasaran.


"Aku kebalikan dari Kesya, aku sangat menyukai Jam" ucapnya


"Benar, dia mengoleksi berbagai arloji dan juga Jam dinding di setiap ruangan rumahnya" sambung Novi.

__ADS_1


"Alasannya" Tanya penasaran Arifin.


"Aku suka waktu walaupun terkadang menyebalkan, memang benar harus terpisah dengan sesuatu hal yang menyenangkan, tetapi waktu itulah yang membuat kenangan pahit dan manis itu terjadi. Waktu juga yang membuat segalanya tidak mungkin menjadi mungkin bahkan sebaliknya. Waktu selalu di putar dengan suatu rencana yang telah dibuat oleh takdir dalam kehidupan manusia. Dengan waktu pula, kita mendapatkan sebuah pengalaman yang pahit agar kita menjadi lebih baik kedepannya dan membuat kita jauh lebih baik dengan apa yang terjadi di waktu sebelumnya. Itulah alasan ku menyukai jam. Karna aku juga menghargai sebuah kenangan dan pengalaman yang pernah terjadi sebelumnya. Contohnya.. kita dapat bertemu karna waktu dan waktu pula yang memisahkan kita nanti saat kita menemukan takdir lain dalam diri kita, namun kita dapat bertemu kembali seiring dengan berjalannya waktu, entah itu hanya sekedar berpapasan ataupun yang lainnya" ucap Viola panjang lebar.


"Dapat dari mana kamu kata kata itu" tanya Zaenal karena kagum akan perkataan Viola.


"Dari diri sendiri, ini menurut pemikiran ku sendiri" ucap Viola santai.


Angga hanya tersenyum mendengar perkataan Viola, karna dia juga pernah bercerita tentang hal ini, bahwa dia menyukai jam.


"memang benar yang kau katakan Viola, waktu pula yang memisahkan kita, tapi waktu juga mempertemukan kita kembali dan menciptakan kenangan baru dalam diri kita, terimakasih telah hadir, semoga waktu menyatukan kita kembali setelah pertemuan ini" gumam Batin Angga.


"Bagaimana kalau nanti kita belanja bersama, sekali kali lah membuat kenangan yang indah, tapi jangan hanya sekali, sesering mungkin" ucap Vellicia.


"Iya udah, nanti ya pulang ngampus, langsung pergi sekalian makan siang" ucap Viola.


"Oke" ucap semuanya semangat dan kompak.


Mereka kembali ke kelas bersama dan masuk kelas masing-masing. Mereka berjalan sambil tertawa hingga membuat pandangan para mahasiswa/i tertuju kepada mereka, sehingga membuat mereka iri. Banyak yang ingin mengelak, tetapi karna mereka keturunan keturunan orang yang di bilang sempurna, membuat mereka cukup takut untuk melawan dan lebih baik merelakan mereka yang tidak sepantasnya berada di sisi mereka.


Patut saja jika mereka membuat grup Wedhingston Limelight, karena memang benar merekalah yang membuat para mahasiswa/i di kampus mereka selalu heboh dengan keakraban mereka. Banyak yang barsaing dengan harta, uang dan kecantikan. Namun mereka berbeda, mereka malah menyatukan nya dalam bentuk persahabatan.


"Seiring berjalannya waktu, kau akan tau dan mengerti betapa berharganya waktu. Mungkin sebagian sudah menyadari dan mungkin ada yang belum, dan yang perlu kalian tau, kenangan tidak akan tercipta tanpa adanya waktu. Terimakasih telah hadir mengunjungi kenangan ku yang berlalu dengan seiring waktu." Gumam Viola sambil tertawa bersama teman temannya itu.


//**//


Note:


Jadi itu author ngarang sendiri. Author bikin pukul 01.40 sampai 02.00 dini hari. Author ngarang karena memang author juga suka waktu. Author bahkan tidak melepas arlojinya kecuali jika mandi dan wudhu.


itu bener bener karangan author sendiri, jika kalian setuju kalian komen ya, vote juga jangan lupa.


Makasih yang udah setia baca dari awal sampe di bab sekarang....


semoga kita bisa bertemu walaupun hanya sebagai angin lalu. hehehe....


salamku

__ADS_1


Dewi M


__ADS_2