
*****
"Rupanya kalian sedang bersenang-senang"
Vero melihat kembang api dari kejauhan lalu tersenyum licik.
*****
"Viola" panggil Cintya.
"Kenapa"
"Plis dong, kalian nyanyi yah" pinta Shanti.
"Loh, kok minta aku nyanyi" Viola bingung dengan sikap teman-temannya.
"Iya sama Angga" tambah Bobby.
"Kenapa harus aku sama Viola" Angga bingung.
"Nostalgia lah, kalian kan pernah ngisi tuh waktu acara ulang tahun sekolah, sampai pada gempar gitu, sekarang lagi deh" ucap Cintya.
"Kenapa pada semangat gitu si" Viola yang berusaha mencegah teman-temannya untuk membujuknya.
Saat mereka sedang membujuk Viola, Angga sudah berada di panggung dengan memegang sebuah gitar. Dia memulai memetik gitarnya
..."Lirik Lagu Di Antara Bintang - Hello Band"...
...Maafkan aku yang selalu menyakitimu...
...Mengecewakanmu dan meragukanmu...
...Tersadar aku bila kamu yang terbaik...
...Terima aku, mencintaiku apa adanya...
...Di antara beribu bintang hanya kaulah yang paling terang...
...Di antara beribu cinta pilihanku hanya kau sayang...
...Takkan ada selain kamu dalam segala keadaanku...
...Cuma kamu ya hanya kamu yang selalu ada untukku...
Setelah menyanyikan lagu itu, semua yang datang bertepuk tangan, air mata kebahagiaan juga muncul di wajah Viola. Viola langsung berlari dan memeluknya
"Uwooww" teriak Bobby.
"Nostalgia lagi..." teriak Arifin.
Viola juga meminta microfon nya lagi dan membisikkan sebuah lagu kepada Angga. Angga mengangguk dan tersenyum, lalu memetik gitarnya lagi.
"Chen EXO x Punch – Everytime"
Oh every time I see you
(Oh setiap kali aku melihatmu)
geudae nuneul *** ttaemyeon
(Ketika aku menatap matamu)
jakku gaseumi tto seolleyeowa
(Hatiku terus berdebar keras)
nae unmyeongijyo
(Kamulah takdirku)
sesang kkeutirado jikyeojugo sipeun dan han saram
(Satu-satunya orang yang ingin ku lindungi sampai berakhirnya dunia)
Baby OhOhOhOh
OhOhOhOh
Baby OhOhOhOh
Oh every time I see you
(Oh setiap kali aku melihatmu)
geudae nuneul *** ttaemyeon
(Ketika aku menatap matamu)
jakku gaseumi tto seolleyeowa
(Hatiku terus berdebar keras)
nae unmyeongijyo
(Kamulah takdirku)
sesang kkeutirado jikyeojugo sipeun dan han saram
(Satu-satunya orang yang ingin ku lindungi sampai berakhirnya dunia)
__ADS_1
geudae nareul barabol ttae
(Ketika kamu melihat diriku)
nareul bomyeo miso jil ttae
(Ketika kamu melihatku dan tersenyum)
nan simjangi meomchul geot gatayo nan
(Rasanya hatiku seperti akan berhenti)
geudaen eotteongayo
(Bagaimana denganmu?)
nan jeongmal gamdanghagi himdeungeol
(Sungguh sulit bagiku untuk mengatasinya)
onjongil geudae saenggakhae
(Sepanjang hari, aku memikirkanmu)
jogeum meolli uri dorawattjiman
(Kita selalu melakukan hal yang sama sejak lama)
jigeumirado nan gwaenchanha
(Tapi sekarang bahkan aku baik-baik saja)
Oh every time I see you
(Oh setiap kali aku melihatmu)
geudae nuneul *** ttaemyeon
(Ketika aku menatap matamu)
jakku gaseumi tto seolleyeowa
(Hatiku terus berdebar keras)
nae unmyeongijyo
(Kamulah takdirku)
sesang kkeutirado jikyeojugo sipeun dan han saram
(Satu-satunya orang yang ingin ku lindungi sampai berakhirnya dunia)
(Jangan tinggalkanku)
gakkeumeun al su eoptneun miraera haedo
(Bahkan jika kita tidak dapat melihat masa depan kita)
nal mitgo gidaryeojullaeyo
(Maukah kamu percaya padaku dan menungguku?)
(wo namanui geudaeyeo
Satu-satunya bagiku)
naegen jeonburaneun mal
(Pernahkah aku memberitahumu)
gobaekhan jeogi isseottnayo
(Bahwa kamu segalanya bagiku?)
nae unmyeongijyo
(Kamu adalah takdirku)
sesang kkeutirado jikyeojugo sipeun neo
(Aku ingin melindungimu sampai akhirnya dunia)
Baby OhOhOhOh
saranghallaeyo
(Aku ingin mencintaimu)
OhOhOhOh
ni nunbiccgwa ni misowa
(Matamu, senyummu)
geu hyanggikkajido
(bahkan wangimu)
Baby OhOhOhOh
__ADS_1
gieokhaejwoyo
(Ingatlah)
OhOhOhOh
eonjena uri hamkke isseumeul
(Kita selalu bersama-sama)
I Love You
(Aku mencintai mu)
"Aku juga mencintaimu" ucap Angga setelah mereka menyelesaikan nyanyiannya.
Semuanya terharu saat mendengarkan mereka bernyanyi dengan penuh ketulusan. Mereka bahkan meminta mereka untuk bernyanyi lagi. Namun Viola dan Angga menolak karena sudah lelah.
Suasana mulai pagi, banyak orang yang pulang, datang dan kembali ke acara tersebut. Ada juga yang hanya sekedar mampir untuk mengucapkan selamat juga memberikan hadiah.
"Mungkin aku akan mandi 5 hari dalam waktu 24 jam ini" keluh Viola yang sudah tidak nyaman memakai gaunnya.
"Benar Vi, untung saja aku membawa 10 gaun dan 3 setelan, kalau tidak bisa apa aku" keluh Cintya juga.
"Aku mau mengganti bajuku dulu, kalian kalau mau ikut juga ayo" Ajak Viola.
"Mandi bareng, ngga ah" tolak Shanti.
"Kamu lupa ini rumah siapa, kamar mandi di sini ngga cuma 1" ucap Cintya.
"Oiya, aku lupa" jawab Shanti sambil menepuk jidatnya.
"Ada berapa kamar mandi Vi di sini" tanya Vellicia.
"Ada 5, ada di kamar aku, sebelah perpus, kamar tamu, kamar mandi untuk tamu yang ada di deket dapur, sama di kamar orang tua aku" ucap Viola.
"Ngga enak Vi, kalau mandi di kamar orang tua kamu" ucap Vellicia.
"Kita kan cuma 4, Novita sama Rendy kan balik dulu ya udah ngga masalah kan" jawab Viola.
"Oiya aku lupa, seingetku masih di sini. Kebiasaan sering ngumpul jadi ngga berasa" ucap Cintya.
"Ya udah yuk"
Setelah mengajak mereka untuk mandi, Viola ijin sekaligus meminta tolong kepada Angga untuk menerima para tamunya sementara. Angga menyetujui nya dan segera bergegas melaksanakan perintah Viola.
Setelah mandi dan berganti baju, Angga memasuki kamar Viola, tanpa mengetuk pintu. Beruntung Viola sudah memakai bajunya.
"Kebiasaan banget ngga ketuk pintu"
Angga cemberut lalu keluar lagi.
"Hei apakah dia marah" ucapnya sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"tok..tok..tok" Angga mengetuk pintu.
"Siapa" teriak Viola.
"Calon suami" jawab Angga.
"Masuk"
Setelah itu Angga langsung masuk dan membaringkan tubuhnya ke kasur Viola.
"Hei mandi dulu"
Angga tidak berkutik.
"Kebiasaan banget si" gerutunya saat melihat Angga dari cerminannya.
Viola berjalan ke arah Angga lalu mengguncangkan tubuhnya.
"Mandi sana, aku tau kamu lelah, mandi dulu isshh"
Angga tidak berkutik tetapi dia malah menariknya dalam pelukannya.
"Aku sudah mandi Angga, kau itu jorok semalaman ngga mandi, minggir Angga aku perlu bersiap"
Viola mencoba bangun. Usahanya berhasil. Angga juga membuka matanya lalu segera beranjak dari duduknya. Dia berjalan malas ke kamar mandi.
Viola menyiapkan jas yang sudah di bawa oleh Angga di kopernya. Dia memilih warna yang senada dengan baju yang ia pakai.
Setelah semua beres. Viola kembali merias wajahnya sambil menunggu Angga keluar dari kamar mandi.
Setelah semua selesai, semua kumpul di teras rumah Viola yang meriah itu untuk makan pagi bersama.
"Couple lan teroooossss" ucap Bobby dari meja seberang.
"Brisik Bobby, orang lagi makan juga" gerutu Zaenal.
"Kalau ngga mau iri cari pacar makannya" tambah Arifin.
Bobby menggelengkan kepalanya lalu melanjutkan sarapannya sesekali berbicara dengan teman-temannya.
//**//
Terimakasih sudah membaca ya... Like dan komen, aku tunggu...
salamku
__ADS_1
Dewi M