
Operasi berjalan dengan lancar. Perban mata Viola pun di buka sekitar 3-4 minggu setelah pasca operasi.
"Mari kita buka perbannya ya" ucap Dokter.
"Viola mengangguk"
Beberapa menit kemudian dokter menyuruh Viola untuk membuka matanya dan perlahan Viola pun membuka matanya.
"Angga.. "Panggil Viola sambil menatap nya.
" Viola" ucapnya bahagia.
Angga langsung memeluknya setelah namanya di panggil pertama setelah Viola benar-benar bisa melihat. Viola melepaskan pelukannya lalu memeluk keluarga nya dan Keluarga Angga. Di sambut pelukan dari teman-teman nya juga yang setia menunggu kabar baik darinya.
"Syukurlah operasi berjalan dengan baik, kalau begitu saya pamit. Nona Viola anda di perbolehkan pulang besok"
"Iya dok baik, terimakasih banyak ya dok"
"Sama-sama, mari"
Setelah dokter keluar, Kesya dan Monica juga datang untuk menjenguk Viola.
"Kaka" teriak mereka.
"Hai" sambil memeluknya.
"Akhirnya kakak bisa melihat kita lagi, aku seneng banget setelah sekian lama menunggu akhirnya kakak bisa melihat lagi" ucap Kesya semangat.
"Iya kak, Monica juga seneng banget, andai saja kak Veronica ada di sini"
"Kamu jangan sedih ya, kak Veronica selalu ada di hati Monica pasti di juga ikut seneng"
"Akhirnya kamu bisa melihat lagi" ucap bibi Clara.
"Iya bi, terimakasih banyak. "
"Viola.." teriak Cintya, Vellicia, dan Shanti sambil memeluk Viola.
"Kami kangen banget sama kamu." ucap Cintya.
"Aku juga kangen, makasih ya kalian udah setia menunggu. "
" Selamat ya nona Viola, sekarang udah bisa ngeliat bos lagi" ucap Alex.
"Sekarang hanya kebahagiaan yang ada di sekeliling nona. Nona jaga diri baik-baik ya, saya pamit karena tugas saya sudah selesai" ucap Kenzo.
"Belum kok, kamu akan tetap menjadi sahabat kami" ucap Zaenal.
"Iya benar, jangan lupa mampir ke kantor ku ya" ucap Angga.
"Iya, kalau begitu saya pamit"
"Tunggu dulu Kenzo" ucap Rendy.
"Aku juga ada kabar baik nih" lanjut nya.
"Lusa kalian datang ya ke acara 4 bulannya Novita."
__ADS_1
"Waaaaahhhhh.... ".
Semua orang saling memandang dengan penuh senyuman dan juga tepuk tangan. Viola sangat bahagia mendengar kabar bahwa sahabat nya itu sedang mengandung dan dia langsung turun dari keranjang nya dan memeluknya.
" Selamat udah mau jadi ibu. Pantesan aja sekarang gendutan. Kenapa baru kasih tau"
"Kata ibu mertua nggak boleh di kasih tau sama orang lain sebelum umur kandungan nya 3 bulan, pamali katanya. Ya udah deh jadi nya aku memutuskan untuk sekalian memberitahukan udah umur 4 bulan"
"Ooo gitu.. Yang terpenting sehat sehat ya"
"Oiya Vi, ada surat dari almarhum Harum" ucap Angga.
"Harum, mana"
Angga memberikan nya lalu Viola membacanya dan langsung duduk di ranjangnya.
..."Mba Viola ini aku Harum. Selamat ya pasti sekarang kamu udah bisa melihat, dan sekarang juga aku udah tenang. Terimakasih juga atas pembangunan masjid, dan itu udah langsung di urus oleh tuan Angga dengan desain yang indah. Terimakasih banyak ya atas bantuannya di dunia. Semoga kebahagiaan selalu datang di sekitar mba. Aku pikir mba udah nikah, ternyata belum. Maaf ya mba, saya tidak bisa menghadiri pernikahan mba, namun saya bisa melihat nya dari atas suatu saat. Semoga mba langgeng sampai kakek nenek. Terimakasih banyak ya mba."...
Viola membuka foto yang ada di lembar kedua kertas itu dan dia langsung menitikkan air matanya.
"Sangat cantik, walaupun dia terlihat pucat namun pandangan dan senyum yang tulus terpancar dari matanya. Hiks.. Hiks.. Mba Harum terimakasih banyak, dengan mata ini aku bisa melihat kebahagiaan lagi"
"Sungguh beruntung nak, dia pasti anak yang baik dan murah hati" ucap mama Desya.
"Iya mah"
Semua orang yang ada di sana sangat senang dan bahagia. Viola juga sesekali menitikkan air matanya melihat kebahagiaan yang bertubi-tubi di hari itu.
*****
Keesokan harinya Viola pun pulang dan memutuskan untuk mengunjungi makam Harum bersama dengan keluarga nya. Viola membawa rangkaian bunga lalu menaruh nya di atas makamnya.
Viola dan Keluarganya pun meninggalkan pemakaman. Setelah dari pemakaman Viola dan Angga mengunjungi Veronica. Veronica kaget saat yang di menemuinya adalah Viola.
"Viola, kamu sudah sembuh" sambil memeluknya.
"Sudah kok Ver. Kamu baik-baik kan"
"Aku baik kok"
"Aku senang kamu udah bisa ngeliat lagi. Sekarang kalian bahagia ya, di tunggu kabar baiknya."
"Iya, kami akan menikah 2 minggu lagi dan ini undangan nya" ucap Angga sambil memberikan sebuah undangan.
"Secepat ini, tapi apakah boleh seorang tahanan menghadiri sebuah pesta pernikahan"
"Kami sudah ijin dengan ketua di sini dan diperbolehkan"
"Kalau begitu selamat ya untuk kalian berdua."
"Iya, terimakasih. Kalau begitu kami langsung pamit ya, masih banyak yang harus kami persiapkan"
"Iya semoga semua lancar"
*****
2 minggu berlalu dan keesokan harinya Viola dan Angga memutuskan untuk berbulan madu di Busan, Korea Selatan. Mereka menginap di vila yang dulu mereka pernah rencanakan.
__ADS_1
Mereka berdua duduk bersama pada malam hari sambil menikmati indahnya langit malam bertabur bintang di kota Busan. Viola sungguh menikmati malam itu di tepi pantai.
"Angga "panggil nya.
" Masuk"
"Nggak, bukan itu"
"Tapi udah dingin" keluh Angga.
"Bentar, kamu tunggu sini bentar"
"Mau kemana"
Viola meninggalkan Angga lalu mengambil jaket dan juga coklat hangat di sebuah meja yang tidak jauh dari mereka. Viola memberikan coklat hangat dan juga jaket yang dibawanya. Angga langsung memakai nya dan menyeruput coklat panasnya. Viola juga terduduk di sampingnya lalu meletakkan coklat nya di atas pasir.
"Sayang" panggil Viola.
Seketika Angga menatapnya lalu meletakkan coklat hangat nya di atas pasir.
"Kamu panggil apa tadi"
"Nggak ada pengulangan"
"Pelit"
"Sayang aku mau ngomong"
"Nah gitu dong, mau ngomong apa"
Viola menghela nafas panjang sambil melihat bintang bintang.
"Aku tuh seneng banget akhirnya bisa melihat bintang seindah malam ini. Aku tidak pernah berfikir bahwa takdir ku akan seperti ini. Dari perjalanan cinta kita, waktu kita ketemu di wedhingston, jalan bareng sama Kesya di perpustakaan terus ngumpul sama Wedhingston Limelight, terus ada Veronica jadi ini itu, itu sungguh membuat ku merasa seperti ada di dalam dunia novel. Aku nggak pernah nyangka bahwa jodoh aku itu kamu, sungguh aku nggak nyangka banget, berasa ini semua tuh mimpi"
"Aku juga seperti itu, aku juga nggak nyangka bahwa kita akan balikan lagi karena cinta monyet kita dulu. Memang benar ka pepatah kalau udah jodoh nggak bakal kemana. Kita Sudah Ditakdirkan untuk bersama, kita juga harus belajar dari masa lalu bahwa lika-liku kehidupan itu selalu muncul dan benar adanya"
"Iya, kebahagiaan kita mungkin ada sekarang, tetapi kita juga harus tetap ingat bahwa perjalanan kita masih panjang. Makasih ya udah ada selalu untuk ku"
"Kau juga pelengkap tulang rusukku jadi tidak perlu berterima kasih. Sekarang ayo kita masuk"
"Tidak, biarkan malam ini kita melihat bintang di atas sana. Aku ingin tetap di sini"
"Asal kau bahagia aku akan menurutimu tapi hanya untuk malam ini"
"Terimakasih atas perhatian mu"
"Aku sungguh beruntung mendapatkan kamu Angga, yang selalu ada buat aku di saat aku susah senang, suka maupun duka. Aku berharap kita tidak akan memiliki masalah lagi setelah ini. Semoga kita bahagia bersama hingga akhir khayat kita" gumam Viola.
Viola bersender di bahu Angga dan Angga pun merangkul nya sambil melihat pemandangan indah langit malam di tepi pantai.
TAMAT
//**//
Apa pendapat mu? Like komen, vote selalu aku tunggu. Terimakasih banyak sudah setia menunggu hingga akhir. Jangan lupa mampir juga di karya kedua aku yang berjudul "Murid Kesayangan Guru Agama". Aku tunggu ya.. Terimakasih.
Salamku
__ADS_1
Dewi M