Sudah Ditakdirkan

Sudah Ditakdirkan
Video Call


__ADS_3

"Eh.. kok kuping aku panas yah" ucap Angga tiba-tiba sambil memegang telinganya.


"Yang mana yang panas, kanan atau kiri" Tanya Bobby.


"Aku denger sih, kalo yang panas itu telinga kanan, ada yang biacarain kamu tentang hal baik , kalo yang kiri sebaliknya" Ucap Arifin sambil menyangga dagunya.


"Terus yang panas yang mana" lanjutnya.


"Dua duanya" ucap Angga.


"Wah ada yang ngefans berat sama kamu secara diam diam Ngga" ucap Zaenal.


"Tentu ada banyak, dia kan raja utama kita, pasti banyak yang mengagumi secara diam diam padanya" ucap Bobby.


"Diam kalian" bentak Angga.


Dua jam yang lalu, Angga memutuskan untuk mengajak teman-temannya ke rumah nya karena merasa bosan di rumah nya.


"Tuan muda, makan malam sudah siap" teriak Bi Inah, yang merupakan salah satu pembantu di rumah Angga.


"Ayo turun makan" ucap Angga dan beranjak dari tempat duduknya.


Mereka berlima turun dan makan malam bersama.


"Ngga, kamu punya mantan berapa? dan Veronica bagaimana?" tanya Rendy.


"Aku sudah lama tidak dengannya lagi, dan dia di luar negri sekarang" ucap Angga lalu melahap makanannya.


"Ka Angga..." teriak Kesya dan berlari menuju meja makannya lalu duduk di pangkuannya.


"Kamu sudah makan, kenapa kamu ke sini, dengan siapa" tanyanya.


"Wow... ada pesta makan malam di sini" ucap paman Alex.


"Iya, om apa kabar" tanya Bobby.


"Om baik, kalian"


"baik" ucap Bobby.


Yang lainnya hanya mengangguk.


"Paman mari makan bersama" ucap Angga.


"Ah tidak, paman sudah makan malam tadi, kalian makanlah" ucap paman Alex.


"Aku sudah selesai om, aku pamit duluan, soalnya udah malem, soalnya ngga boleh kemaleman" ucap Rendy saat selesai dengan makanannya dan berdiri.


"Oh ya sudah hati-hati ya" ucapnya.


"Angga Om, kami juga pamit" ucap Bobby dan yang lainnya.


"Iya sudah, kalian hati hati ya" ucap Paman Alex.


Mereka pun membungkuk dan pergi meninggalkan kediaman Angga.


"Angga, paman sedang terburu-buru, dan paman nitip Kesya ya, Bibi sedang menghadiri arisan ibu ibu komplek, dia tidak mau sendirian jadi paman bawa ke sini, kamu ngga papa kan" ucap paman Alex terburu buru.


"Iya paman, paman mau ke mana"


"Paman mau ke perusahaan, dan menyelesaikan beberapa berkas di sana, dan sampaikan Bibi saat Bibi menjemput Kesya, paman tidak bisa pulang, karna untuk rapat penting besok untuk menggantikan papa kamu yang sedang di Bali"


"Iya baik Paman, aku akan menjaga Kesya" ucap Angga sambil mengelus kepala Kesya.


"Papa pamit ya, Kesya jangan nakal ya" ucapnya kemudian pergi.


"Kesya bawa buku dongeng?" tanya Angga.

__ADS_1


"Ngga ka, ngga bawa, Kaka bacakan dongeng buatan Kaka sendiri bisa kan?" tanyanya.


"Kesya dah ngantuk belum"


Kesya menggelengkan kepalanya.


"Tapi ini udah waktunya Kesya tidur, sekali kali tidur sama Kaka ya"


"Tapi ada satu syarat" ucap Kesya sambil memandang Angga.


Angga berjongkok di depan Kesya.


"Apa"


"Ayo kita ke kamar dulu, baru aku kasih tau" ucap Kesya sambil menarik tangan Angga untuk ke kamarnya.


Angga tidur setengah duduk di samping Kesya yang sudah berbaring di ranjangnya.


"Kaka"


"Kenapa, sebentar ya Kaka download aplikasi dongeng dulu"


"Ngga Kaka, bukan itu, aku mau Kaka langsung yang cerita"


"Kaka ngga bisa Kesya"


"Kalau begitu Syarat Kesya adalah VC Ka Vivi, biar ka Vivi yang baca dongeng untuk Kesya, pasti mau" ucapnya yang sangat menggemaskan.


"Tapi..."


"Ayolah ka"


"Ka Vivi pasti sudah tidur"


"Ka Angga aja belum tidur pasti Ka Vivi juga belum"


"Kalo ngga mau, Kesya aduin ke papa sama Mama nanti" ancam Kesya.


Angga pasrah dengan bocah kecil itu dan dia menurutinya.


"Kamu tunggu sebentar ya, Kaka Cek dulu"


Angga segera memencet software WhatsApp di ponselnya dan mencari grup Wedhingston Limelight, lalu mencari nomor Viola lalu memencetnya.


^^^Diangga^^^


^^^Vi, apakah kamu sudah tidur, maaf mengganggu malam malam begini.^^^


Viola


Angga Yah?


^^^Diangga^^^


^^^Iya^^^


Viola


Ada apa Ngga?


^^^Diangga^^^


^^^Maaf sebelumnya aku ganggu kamu^^^


^^^Diangga^^^


^^^Aku minta waktunya, Kesya di rumah aku sekarang, dan dia minta untuk di dongengin namun aku ngga tau cerita dongeng karna aku ngga suka.^^^

__ADS_1


^^^Diangga^^^


^^^Aku mau download aplikasi tapi Kesya tetep ngga mau dan dia minta kamu buat dongengin^^^


^^^Diangga^^^


^^^Gimana bisa kan?^^^


Viola


Iya ngga papa kok


^^^Diangga^^^


^^^Aku ijin VC yah^^^


Mereka berduapun Vc.


"Selamat malam kak, aku ganggu ya" ucap Kesya.


"Selamat malam adik manis, kenapa kamu belum tidur, mau Kaka dongengin" tanya Viola.


Kesya mengangguk.


"Bentar Vi, aku ambil sesuatu dulu, tangan aku pegel nih" ucap Angga lalu pergi mengambil stand handphone nya kemudian ia tempelkan di kepala ranjangnya.


Viola mulai bercerita. Kesya semangat dengan cerita Viola. Viola sesekali tersenyum saat melihat Angga terkantuk-kantuk saat mendengar dongengan Viola dan memejamkan matanya penuh karena sangat ngantuk.


"Kamu ngga tidur" ucap Viola yang masih memandang Kesya yang masih bangun.


"Kesya ngga ngantuk ka, masih nunggu Mama, Kaka udah ngantuk belum" tanyanya.


"Belum"


"tok..tok.. tok..Angga" ucap seseorang dari luar lalu membuka pintunya.


"Kaka, sepertinya mama datang, aku pamit dulu ya ka, aku ngga tau cara matiin nya gimana Kaka bisa tutup VC nya kan" ucapnya lirih takut Angga terbangun.


Viola mengangguk.


"Kamu tidak tertidur Kesya" ucap Bibi Clara lirih yang masih berdiri di ambang pintu namun suaranya masih terdengar oleh Kesya.


"Sssttt" jawabnya sambil meletakkan jari telunjuknya di bibirnya.


"Oiya ka, tolong kirimkan pesan pada ka Angga bahwa aku sudah pulang nanti. Ya udah ka, selamat malam dadah" sambil Melambaikan tangannya lalu beranjak dari tempat tidurnya.


Viola diam diam menatap Angga yang tertidur dengan pulasnya dan Viola tidak sadar bahwa dia tersenyum padanya.


"Selamat malam" Ucap Viola dengan sadar ataupun tidak sadar.


Dia kaget saat Angga terbangun dan mendapati Kesya sudah tidak di sampingnya, dan ia menatap ponselnya yang masih terhubung dengan Viola.


"emm.. Angga baru saja Kesya turun dan mungkin sudah pulang bersama mamanya, kau lanjutkan tidurmu saja" Ucap Viola sedikit canggung.


"Iya Vi, sekali lagi makasih ya, dan maaf sudah mengganggu mu malam malam"


"Iya, ngga papa kok, aku tutup ya, selamat malam, selamat beristirahat" .


Percakapan mereka pun berakhir. Angga kembali melanjutkan tidurnya.


"Terimakasih banyak, walaupun hubungan kita telah berakhir, namun kau selalu berbaik hati dan tidak sombong kepadaku, tidak seperti yang lain, terimakasih banyak, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan agar bisa membalas semua kebaikanmu" Gumam Angga dengan mata terpejam.


//**//


Tinggalkan jejak kalian...


Salamku

__ADS_1


Dewi M


__ADS_2