Surya Tenggelam

Surya Tenggelam
Bab 32. Female baby


__ADS_3

...🌸🌸🌸...


Megan mencari alasan untuk pulang terlebih dahulu sebab ia tentu juga harus menuju ke rumah sakit yang digunakan Kinar untuk melahirkan, sebab ia harus menyamakan kondisi serta persepsi khalayak ramai.


Ia mendarat di bandara nyaris dini hari. Kendra yang sedari tadi ia coba hubungi, bahkan hingga kini ganti tak jua menjawab telepon darinya.


Meski begitu, Megan tak kesulitan dengan permasalahan akomodasi, atau memikirkan dengan apa dia harus menuju ke rumah sakit. Menjadi istri Kendra tentu membuat semua orang segan kepadanya.


" Segera pindahkan wanita itu ke ruangan lain!" titahnya kepada seseorang melalui sambungan telepon dengan wajah penuh arti.


" Siapkan aku ruangan bersama bayi itu. Aku ingin semua kau urus sesuai rencana!" katanya lagi kepada seseorang yang berbeda.


Megan bahkan sudah merencanakan semua hal ini jauh-jauh hari. Tentang ia yang akan memproklamirkan diri bila telah melahirkan. Citra itu penting.


Namun saat ia tiba di ruangan dimana Kendra berada bersama bayi itu, Megan seketika membelalakkan matanya sebab membaca deskripsi yang ada di luar box bayi itu dengan wajah terkejut setengah mati.


Name : Baby Mrs. Arion


Gender : Female


weight : 3,4 kg

__ADS_1


height : 52 cm


Mature


Maka Megan seketika merasa kecewa dengan apa yang ia lihat itu.


" Ken?"


" Sayang kau sudah datang? Lihatlah, ini anak kita!"


Megan begitu terkejut saat melihat Kendra yang malah terlihat sangat bahagia meskipun dia telah mengetahui bila jenis ini anaknya merupakan seorang wanita.


" Ken, apa benar dia perempuan?" tanya Megan dengan wajah ketar-ketir.


Namun alih-alih turut senang, Megan justru terlihat begitu kecewa. Sangat berbeda dengan Kendra yang nampak begitu bahagia kala menimang darah dagingnya itu.


" Cepat pindahkan perempuan itu, aku ingin segera menemuinya!"


Dan pesan yang terkirim itu, tanpa Kendra sadari akan membuat Kinar dalam bahaya


...ΩΩΩ...

__ADS_1


PLAK!


Kinar seketika membelalakkan matanya manakala ia yang kini sudah berada di ruang lain, tiba-tiba di tampar oleh Megan.


" Nyonya, apa salah saya?" tanya Kinar seraya memegang pipinya yang pedih dan kebas.


" Aku sudah menggelontorkan uang yang tak sedikit buatmu. Tapi kenapa kau malah melahirkan bayi perempuan, hah?


Mata Kinar sontak terbelalak. Apa maksud Megan mengatakan hal itu? Apakah dia harus mendahului kehendak Tuhan?


" Nyonya, saya sudah bersusah payah melahirkan anak itu dengan selamat, tapi kenapa anda masih menyalahkan saya sedangkan semua itu adalah hal mutlak Tuhan!" sela Kinar yang tentu tak terima saat Megan mendakwanya sinis.


" Pinter ngomong kamu sekarang ya?" geram Megan yang kini mencengkram wajah Kinar.


" Ambil ini dan pergi dari sini. Yos, cepat bawa perempuan ini pergi!"


Seorang pria yang menjadi orang suruhan Megan, kini terlihat hendak membawa Kinar pergi dengan bukti transfer yang baru saja di lempar Megan kepadanya.


Entah mengapa, Kinar yang kini diminta pergi menjadi tidak terima. Ia ingin bertemu anak itu untuk terakhir kalinya.


" Nyonya tunggu dulu, bolehkah saya bertem...

__ADS_1


" Tidak, tugasmu sudah selesai dan aku sudah mentransfer uang ke rekening yang aku berikan kepadamu. Pergi dan jangan pernah kembali!" kata Megan yang terlihat kecewa.


Kinar langsung tertegun. Kenapa rasanya sangat sulit sekali saat ini? Bukannya dia dulu sangat menantikan hari ini? Lantas kenapa ia menjadi tak rela meninggalkan bayi itu juga Kendra?


__ADS_2