
"Vi penggemar kamu datang lagi tuh" kata Albian saudara kembar Alvian
"gadis ini benar-benar bikin pusing kepala saja" keluh Alvian
"Hay Vi nih ada parfum aku pesan khusus dari luar negri lho wangi banget kamu pasti suka jangan lupa di pakai ya biar inget aku terus" kata Amel sambil menyerahkan tas kecil parfum kepada Alvian
"udah kan kenapa gak pergi" kata Alvian ketus
"hahhh oh oke deh jangan lupa di pakai ya bye..." kata Amel yang langsung pergi meninggalkan Alvian
"gitu amat ama cewek ntar di tinggal pas lagi sayang-sayangnya baru nyesel tuh" kata Albian
"bodoh amatlah ke kelas yok kuliahnya mau mulai" kata Alvian
"kok aku males ya, bolos aja gimana?" kata Albian
"ya gak apa-apa tapi ijin mommy dulu gimana?" kata Alvian sambil menahan tawanya
"aduh gak usah deh mending masuk kuliah aja dari pada kena omel mommy, ayo deh" kata Albian yang langsung berjalan meninggalkan Alvian yang tertawa melihat kembarannya itu
Di tempat lain...
"eh anak pelakor masih kekeh aja deketin Vian gak malu tuh punya nyokap pelakor tukang kuras harta orang" kata Marta
"eh tuli ya lagian ya ngaca dulu sana pantes gak cewek kayak loe yang asal usulnya gak jelas bapaknya gak jelas emaknya tukang gonta ganti pasangan plus hobi ngrebut laki orang ya ampun bisa langsung rusak nama baiknya Vian dan keluarganya" ejek Nadin
"itu bukan urusan kalian ya!" teriak Amel yang langsung mendorong kedua gadis di depannya sampai jatuh
"rasakan itu" kata Amel lalu pergi begitu saja meninggalkan Marta dan Nadin yang sedang menahan amarahnya begitu saja
__ADS_1
"kenapa mama jadi wanita seperti itu sih, apa salah Amel ma, semua orang selalu menganggap Amel gadis yang buruk ma, tolong kasihani Amel ma" kata Amel dalam hati sambil terus meratapi nasib
"pak Amel mau pulang ke apartemen" kata Amel pada supirnya
"baik nona" jawap supir
Ke esokan harinya di apartemen Amel
"huaammm udah pagi ternyata" gumam Amel yang baru bangun dari tidurnya
"3hari lagi ulang tahun nih duit dari mama enaknya buat apa ya? gumam Amel lagi sambil berfikir
"pikirin di jalan aja deh mau mandi biar wangi jadi kalo ketemu Vian sayang gak malu maluin" kata Amel yang langsung pergi ke kamar mandi
Di kampus...
"nah pangeran aku datang juga, makin ganteng aja si Vian semoga dia suka sama hadiah aku, cogan kayak dia memang harus selalu dapat barang kwalitas nomer 1" kata Amel semangat lalu berjalan cepat menuju Vian
"Vi penggemarnya mau nyamperin tuh bawa hadiah lagi kayaknya" kata Albian namun hanya di tanggapi dingin oleh Alvian
"Hay Vi apa kabar nih kaos keluaran terbaru di pakek ya biar tambah ganteng" kata Amel sambil cengar-cengir
"udah aku terima ya jadi bisa pergi jauh-jauh kan dari sini" kata Alvian dingin
"oh baiklah maaf ya ganggu waktunya sampai jumpa besok" kata Amel sedikit kecewa dengan tanggapan Alvian tentang hadiahnya meskipun selama ini Vian memang selalu seperti itu kepadanya
"kejam banget bos Amel itu cewek lho dia itu juga manusia yang punya perasaan" kata Albian
"tapi gak punya urat malu, ayo deh ke kelas aja ngapain ngurusin cewek gatel kayak dia sih" kata Alvian yang pergi begitu saja meninggalkan Albian
__ADS_1
"kadonya..." tanya Albian
"terserah" jawap Alvian singkat
"simpen di mobil aja lah siapa tau nanti berguna" setelah Albian memasukkan kado Amel dia segera menyusul Alvian menuju kelasnya
Sesampainya di kelas...
"Vi nanti muter-muter naik motor yuk" kata Albian
"males ajak aja Zia dia pasti seneng kamu ajak naik motor" jawap Alvian
"iya tapi habis itu musnah uang jajan dan di cabut deh fasilitas kita sama mommy" kata Albian
"kalo gitu ajak temen kamu yang anak motor itukan bisa" kata Alvian
"di pikirin nanti deh" jawap Albian lalu duduk di tempatnya, namun pandangannya langsung terfokus pada Amel yang sepertinya tengah di bully teman-temannya di halaman
"Vi itu Amel kan" tanya Albian
"biarin" jawap Alvian pendek tanpa melihat ke arah yang di tujuk Albian
"dia kayaknya lagi di bully tuh sama temen-temennya gak ada rencana nolongin gitu" kata Albian
"kamu aja kalo mau" kata Alvian
"ya ampun, ah sudah lah" kata Albian yang sudah tidak lagi melihat ke arah Amel
...Hay Hay Hay para reader tercinta sesuai permintaan cerita tentang Alvian author bikinin sendiri. Tapi mungkin alurnya sedikit berbeda dengan yang di Di kejar om duda tapi secara garis besar masih sama. Apakah Alvian akan mendapatkan jodohnya di sini. Jangan lupa dukung terus karya author ya dengan cara meninggalkan jejak tiap habis baca. Happy reading 🥰🥰🥰...
__ADS_1