
"bagaimana keadaan di dalam" tanya Alvian yang baru tiba di lokasi penculikan
"nona Farah sudah berhasil di selamatkan tuan jadi sekarang biar polisi yang melanjutkan menangkap komplotan penculik"
"lalu gadis yang satu lagi" tanya Albian
"biar saja di urus polisi yang penting sekarang itu keselamatan Farah, di mana Farah sekarang" tanya Alvian
"sudah di bawa menjauh dari sini tuan"
"Rose...
"mungkin nona Rose masih di dalam, beberapa anak buah kita juga ikut membantu menangkap mereka dan beberapa lagi berada di beberapa titik untuk jaga-jaga jika ada yang ingin kabur"
"apa kita perlu masuk ke dalam juga" tanya Albian
"untuk apa, bukan kah akan semakin merepotkan para pengawal kita karena harus melindungi kita juga" kata Alvian
"oke oke wajahnya tolong di kondisikan ya tidak perlu sampai melotot seperti itu" kata Albian
Setelah hampir 2jam...
"tuan penculik dan anak buahnya sudah berhasil di tangkap tapi ada beberapa anak buah mereka yang kabur namun masih dalam pengejaran"
"apa ada korban luka atau korban jiwa" tanya Albian
"untuk korban luka banyak tuan tapi untuk korban jiwa masih belum ada laporan"
"karena Farah sudah di selamatkan untuk apa lagi kita di sini" kata Alvian
"kamu tidak ingin melihat Rose?" tanya Albian
"aku takut tidak bisa menahan emosi saat bertemu dengannya nanti, pantang bagiku memukul wanita" kata Alvian lalu masuk ke dalam salah satu mobil yang ada di sana
__ADS_1
"bukankah itu bukan mobil yang kita naiki tadi" kata Albian dengan polosnya
"kalau kau masih mau menaiki mobil yang sudah ringsek tadi kamu naiki saja sendiri" kata Alvian dingin
Tiba-tiba...
Dor dor dor
"Rose..." teriak Albian yang tidak sengaja melihat Rose tengah berlari seperti di kejar sesuatu
"segera cari keberadaan Farah dan Jasmin, paman semakin menggila cepatlah paman ingin membunuh mereka untuk membalas dendam tentang kematian putranya" kata Rose panik sambil menangis
"Jasmin, apa kamu juga menculik Jasmin hahhh" kata Alvian yang terlihat emosi saat melihat Rose
"maafkan aku, tapi aku mohon temukan mereka segera sebelum paman yang menemukan mereka" kata Rose
"brengsek" kata Alvian yang langsung menarik paksa senjata yang di bawa oleh salah satu pengawal mereka
"Bian kamu urus Rose kalian ikut denganku masuk ke dalam" kata Alvian tak terbantahkan
Alvian dan pengawalnya langsung masuk untuk mencari keberadaan Jasmin sambil sesekali melepaskan tembakan jika ada yang menghalangi jalan mereka. Pandangan mata Alvian begitu awas mengamati keadaan sekitarnya.
"gadis bodoh jangan pernah keluar dari tempat persembunyianmu jika aku belum menemukan keberadaan mu" kata Alvian terus menerus di dalam hati
"tuan mohon maaf apa anda memiliki foto nona Jasmin"
"tidak" sambil terus berjalan mengendap-endap tapi dia tiba-tiba berhenti
"ada apa tuan, apa anda sudah menemukan nona Jasmin"
"jika kalian melihat gadis kurus dekil baju biasa saja dengan rambut di kuncir sembarang berarti itu Jasmin" kata Alvian yang membuat para pengawal yang ikut dengannya saling pandang karena bingung dengan jawapan Alvian
Tiba-tiba...
__ADS_1
"tuan muda awas" kata pengawal yang langsung mendorong Alvian sampai terjatuh
dor dor dor
"lindungi tuan muda yang lain terus lawan" kata salah satu pengawal hingga tanpa sengaja Alvian melihat Jasmin yang tengah bersembunyi dengan tubuh bergetar hebat karena ketakutan yang posisinya tidak begitu jauh darinya
"ikuti saya, keberadaan Jasmin tidak jauh dari sini" kata Alvian
"baik tuan" jawap pengawal yang berada paling dekat dengan Alvian
"Jasmin...
"tuan Vian..." yang langsung memeluk dengan Alvian dengan erat karena lega sudah ada orang yang akan menyelamatkannya
"jangan terlalu erat badanmu bau sekali" kata Alvian jutek
"anda saat ini juga bau tuan" kata Jasmin sambil melepaskan pelukannya
"ada seseorang yang menyekap Farah tadi dan nona Rose di kurung di ruangan pamannya yang jahat itu" kata Jasmin
"mereka sudah berada di tempat aman justru kamu yang masih belum aman" kata Alvian sambil menggandeng tangan Jasmin agar selalu berada di dekatnya
"tuan ikuti kami, kita keluar dari sini" kata pengawal
Namun saat berjalan keluar Jasmin melihat ada 2 titik sinar merah di tubuh bagian belakang Alvian dan Jasmin sangat tau sekali titik apa itu. Dan tanpa sepengetahuan Alvian dan pengawalnya...
Brugghhhhhh.....
"jasminnnn...
"nona......
"achhhh.......
__ADS_1