Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 25


__ADS_3

"selamat malam uncle" sapa Alvian setelah tiba di rumah Reyhan


"kenapa terlambat kami kira kamu tidak jadi kesini, bagaimana pekerjaanmu?" tanya Reyhan


"di jalan sempat bertemu teman dan soal pekerjaan aman-aman saja. Dimana aunty dan lainnya" tanya Alvian


"Daniel dan Farah masih di kamar sebentar lagi juga turun kalau aunty mu sedang memasak makanan spesial untukmu katanya" kata Reyhan


"Hay kak Vi baru tiba?" tanya Daniel


"iya" jawap Daniel singkat


"lebih baik kak Vian membersihkan diri dulu karena sepertinya kak Vian masih memakai pakaian kerja" kata Daniel


"benar sesuai janjiku tadi pulang kerja aku langsung ke mari" kata Alvian


"Vi kamu sudah tiba ayo kita makan saja sekarang semuanya sudah siap" kata Sarah


"kak Vian akan membersihkan diri dulu ma" kata Daniel


"oh baiklah kami akan menunggu pergilah kekamar yang kemarin kamu pakai disana ada beberapa baju baru yang sengaja aunty siapkan untukmu" kata Sarah


"baiklah aunty Vian membersihkan diri dulu" kata Alvian yang langsung pergi ke kamarnya di lantai 2


30menit kemudian...


"Vi aunty memasak makanan khusus buat kamu lho bahkan aunty sampai menelpon mommy kamu buat tanya resepnya" kata Sarah


"aunty seharusnya jangan seperti itu bukankah aunty tau jika Vian bukan pemilih dalam hal makanan" kata Alvian sambil melihat masakan ayam kecap kesukaannya


"Farah kenapa belum turun" tanya Daniel


"mungkin sebentar lagi, dia kalo sudah sama Rose suka lupa waktu" kata Sarah


"Rose ada di sini ma sudah lama tidak bertemu dengannya" kata Daniel


"kamu menyukainya" tanya Alvian


"tidak kak, hanya saja saat disini suasana rumah seketika akan ramai, jika kak Vian bertemu dengannya kak Vian pasti juga akan senang dia asik banget di ajak ngobrol" kata Daniel


"malam ma pa kak Daniel kak Vian maaf ya terlambat habis lihat rekaman konser online nya BTS" kata Farah


"bener banget mana makin lama tuh cowok makin ganteng banget lagi kalo boleh ambil satu siapa aja deh membernya gak bakal nolak aku" kata Rose


"Rose kenalkan ini kak Vian dia adalah....

__ADS_1


"anak supir saudaranya uncle Rey dari Indonesia" kata Alvian yang langsung memotong kata-kata Farah


"Hay aku Rose sahabat Farah" kata rose sambil menjabat tangan Alvian sambil tersenyum manis


"gadis ini cantik banget dan terlihat ramah" kata Alvian dalam hati


"hey apakah kak Vian bisa melepaskan tanganku karena kita akan makan malam" kata Rose yang membuat Alvian reflek melepaskan tangannya


"ma.. maaf" kata Alvian sedikit gugup


"Rose masih belum punya pacar lho?" celetuk Farah hingga membuat Alvian dan Rose malu


"apaan sih Farah" kata Rose


"sudah ayo di makan makanannya, Rose itu ada ayam kecap kamu pasti baru pertama kali memakannya cobalah" kata Sarah


"sepertinya sangat enak aku akan mencobanya" kata Rose sambil mulai mengambil makanannya


Setelah menyelesaikan makan malamnya dan mengobrol sedikit Alvian dan Rose memutuskan untuk pulang.


"kak, apa aku boleh menitipkan sahabatku untuk di antar pulang" kata Farah


"Farah bukankah saat di kampus tadi kamu berjanji akan mengantarkan aku pulang" protes Rose


"kalau kak Vian gak bisa biar aku aja deh yang ngantar" kata Daniel


"tidak apa-apa ayo aku antar pulang" kata Alvian


"trimakasih kak, Rose hati-hati di jalan jangan lupa meneleponku saat sudah sampai rumah" pesan Farah


"iya cerewet banget uncle aunty Rose pulang dulu ya jangan lupa masakin Rose ayam kecap lagi karena rasanya sangat enak tadi" kata Rose


"iya, kalian berdua hati-hati ya" kata Sarah


"Bey....


"Bey....


Di dalam mobil mereka hanya bisa saling terdiam kaku karena mereka yang baru pertama bertemu dan sekarang malah hanya mereka berdua yang ada di mobil. Karena berasa jenuh Rose yang sifatnya memang sedikit cerewet akhirnya memberanikan diri untuk memulai percakapan.


"kak Vian tinggal di mana?" tanya Rose


"di dekat kantor tempat aku kerja, disana di sediakan kamar khusus karyawan dari luar kota" jawap Alvian


"kak Alvian terlihat seperti keluarga sendiri saat di rumah aunty Sarah tadi" kata Rose

__ADS_1


"iya meskipun aku hanya anak supir tapi mereka selalu memperlakukanku seperti keluarga sendiri" kata Alvian


"keluarga Farah emang baik banget aku sangat beruntung bisa mengenal mereka, jarang lho sekarang ini ada orang seperti mereka" kata Rose


"benar" jawap Alvian singkat


"kak gak pingin tanya di mana aku tinggal" tanya Rose


"ketik disini alamat kamu" kata Alvian sambil menunjuk hp canggihnya


"woaahhh hp kak Vian adalah hp mahal ini, jarang lho ada orang yang memiliki hp seperti ini" kata Rose


"sudah ketik aja alamatnya" kata Alvian dan langsung di turuti Rose


Saat di lampu merah lagi-lagi Alvian bertemu dengan Jasmin yang sedang mengamen. Alvian sempat tertegun dengan Jasmin yang sangat bekerja keras untuk mencukupi hidupnya. Ada sedikit rasa kagum pada diri Alvian melihat perjuangan Jasmin hidup sendiri di kota besar.


" kak... kak Vian lihat apa lampunya udah hijau lho" kata Rose


"ah maaf tadi sepetinya aku melihat orang yang ku kenal" kata Alvian sambil melajukan mobilnya kembali


"cewek apa cowok?" tanya Rose


"kenapa tanya cewek apa cowok?" tanya Alvian bingung


"ya gak apa-apa kan cuma tanya aja habis kak Vian dari tadi diem terus" kata Rose sedikit cemberut


"manis juga" gumam Alvian


"apa kak..." tanya Rose yang kurang jelas dengan apa yang di katakan Alvian


"tidak apa-apa, rumah kamu masuk perumahan elit ternyata" kata Alvian saat memasuki komplek rumah Rose


"papa rekan kerja om Reyhan makanya aku sama Farah bisa deket" kata Rose yang hanya di angguki Alvian


"ini rumahku kak, kak Vian mau masuk dulu" tanya Rose


"aku langsung pulang saja sudah sangat capek belum istirahat" kata Alvian


"maaf ya kak jadi merepotkan" kata Rose merasa bersalah


"tidak apa-apa kok, aku pulang dulu Bey..." kata Vian


"sampai jumpa lagi" kata Rose


"ganteng dan baik banget sih mau dong kak Vian jadi pacarnya" kata Rose gemas sambil masuk kedalam rumahnya yang tidak kalah mewah dengan rumah Reyhan

__ADS_1


__ADS_2