Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 73


__ADS_3

Ke esokan harinya...


"selamat pagi..." sapa Farah dan Rose


"pagi, sarapan dulu sini" kata Sisil


"iya aunty maaf ya semalam tidur laris bangunnya jadi kesiangan deh" kata Farah


"lihat BTS pasti tuh" kata Albian


"tau aja" jawab Rose lalu duduk di samping Albian


"pengantin barunya belum bangun" tanya Farah


"pasti nanti siang baru bangun" kata Ella


"pasti semalam mereka lembur habis-habisan tuh" kata Ello sambil tertawa


"tapi kan Jasmin datang bulan...


Byuuuurrrr hampir semua orang yang mendengarnya ada yang tersedang ada yang menyemburkan air yang di minum ada yang menjatuh kan sendok dan.... di tutup dengan tawa semua orang


"kasian banget si Vian padahal semalam udah bilang mau pamer ke aku sama Daniel" kata Albian


"bener banget itu dia belum kesini ada dua kemungkinan antara emang belum bangun atau malu mau gabung sarapan sama kita gara-gara malam pertamanya gagal total" kata Daniel


"kalian jahat banget nanti pas nikah ngalamin juga baru tau rasa tuh" kata Alfira


"cieeee yang mau nyusul si Vian, Ryo di kasih kode tuh" kata Daniel


"apaan sih kenal juga baru" kata Alfira


"ya udah nanti ajakin tuh Ryo keliling tempat ini karena lusa kita semua akan balik" kata Daniel


"apa kalian tidak bisa agak lama lagi di sini" tanya Sisil


"maaf aunty tapi pekerjaan kita udah numpuk di Belanda" jawab Daniel


"Vian dan Jasmin juga dong" kata Sisil

__ADS_1


"sementara waktu kita tukar posisi mom aku yang di Belanda Vian nglanjutin yang di Indonesia" kata Albian


"bisa apa kayak gitu" tanya Sisil


"kenapa gak bisa sayang kan anak-anak kita bibit unggul semua" kata Dirga sambil m ncium pipi Sisil


"dad jangan mulai ya ini lagi banyak orang" terus Alfira


"biasain aja lah" kata Albian yang sudah terbiasa dengan drama perbucinan orang tuanya


Di kamar Alvian dan Jasmin


"ya ampun Jasmin tidurnya gini amat benar-benar natural banget gak ada anggun anggunnya (Jasmin tidur dengan mulut terbuka dengan posisi terlentang dan salah satu kakinya menindih tubuh Alvian)"


"bangunin gak ya tapi lucu juga lihat posisi tidur dia kayak gini foto dulu ah tapi marah apa gak ya nanti, apa kata nanti saja lah" kata Alvian


"lebih baik aku mandi sekarang" gumam Alvian lalu pelan-pelan turun dari tempat tidurnya


Di kamar mandi...


"Farah dan Rose crita gak ya kalo Jasmin datang bulan, pasti crita lah mereka kan ember plastik. Kalo turun jam segini bisa habis di bully ntar" gumam Alvian yang semalaman sebenarnya kurang bisa tidur nyenyak karena memikirkan jawapan apa yang tepat untuk bully an saudara-saudaranya


"mas... kamu masih lama di kamar mandi" panggil Jasmin di balik pintu kamar mandi


"perut aku sakit, aku ke kamar mandi Farah aja ya?" kata Jasmin yang membuat Alvian menjadi panik


"eh ini kamu pakek aja dulu kamar mandinya" kata Alvian yang reflek keluar kamar mandi karena mendengar Jasmin akan ke kamar Farah


"masssssssss......."teriak Jasmin sambil menutup mukanya


"ada apa?" tanya Alvian khawatir sambil mendekat ke Jasmin namun Jasmin malah ke tempat tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut


"pakai handuk dulu kan bisa!" teriak Jasmin dari dalam selimut


"ishhhh maaf sayang lupa" kata Alvian dan langsung masuk kembali ke kamar mandi


"ya ampun lumayan juga body nya ukuran nya, aduh bqtqngin apaan sih Jasmin malu dikit dong" gumam Jasmin sambil memukul pipinya agar tidak berkhayal yang tidak-tidak


Setelah drama di kamar dan rengekan Jasmin yang ingin keluar hotel akhirnya Alvian mau tidak mau menuruti ke inginan Jasmin

__ADS_1


"kalo laper pesan makan aja deh biar di antar ke kamar" kata Alvian saat di lift


"kamu kenapa sih kok dari tadi kayak takut gitu keluar dari kamar" kata Jasmin


"siapa yang takut sih kan cuma malas aja aku tuh" kata Alvian beralasan


"udah jangan rewel kayak anak kecil aja, aku kan juga pingin kumpul-kumpul sama yang lain" omel Jasmin


"mental kamu sudah di persiapkan kan sayang" kata Alvian khawatir


"mental apa an emang kita mau kerumah hantu atau naik roller coaster" kata Jasmin


"ini sih lebih dari itu sayang" jawab Jasmin


"udah deh kayak anak kecil aja lift nya udah ke buka kalo masih mau disini terserah" kata Jasmin lalu Ergo meninggalkan Alvian begitu saja


"eh pengantin baru, kenapa kok cemberut, kurang porsinya atau suaminya kurang pinter servisnya atau...


"udah jangan pada cerewet" kata Alvian yang ada di belakang Jasmin


"kalian sudah sarapan?" tanya Jasmin


"sudah tadi" jawab Alfira


"tepatnya satu setengah jam yang lalu" kata Kenzo


"Gimana enak gak semalam" tanya Daniel


"lihat mukanya sih kayaknya gagal total" kata Farah cekikikan


"gak usah nyindir kalian kan udah tau semua, sayang makan di luar yuk sambil sekalian jalan-jalan biar kamu lebih tau Indonesia" kata Alvian sambil memeluk Jasmin dari belakang


"ide bagus tuh, beli seblak yuk kan kak Jasmin penasaran kan sama rasanya" kata Kenzia bersemangat


"masih pagi Zia jangan aneh-aneh kalo Jasmin sakit gimana" kata Alvian sambil memberi tatapan tajam pada adiknya Kenzia


"sarapannya di sini aja deh jalan-jalannya nanti aja sekalian makan siang, Zia kamu tau kan yang jual seblak Ama bakso yang enak di sini" tanya Jasmin bersemangat


"tenang aja kak, selama di sini kita akan wisata kuliner sepuas kak Jasmin pokoknya" kata Kenzia

__ADS_1


"trimakasih Zia sayang kamu adik ipar kesayangan pokoknya" kata Jasmin sambil memeluk Kenzia


"gawat harus mampir ke apotek dulu ini" kata Alvian dalam hati sambil memegang perutnya yang dulu pernah diare berat bahkan hampir di bawa kerumah sakit setelah di ajak Amel makan seblak


__ADS_2