Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 50


__ADS_3

"uchhh ya ampun kepalaku sakit banget, enak nih kalo makan yang pedas-pedas" gumam Jasmin sambil meregangkan otot


"tempat tidur ini sangat nyaman empuk dan hangat, saat sudah tua nanti aku akan membeli tempat tidur seperti ini agar punggungku tidak sakit setiap bangun tidur" gumam Jasmin lagi


"sudah bangun, cepat minum obatmu lalu pulang" kata Alvian tanpa melihat ke arah Jasmin


"eh ya ampun" gumam Jasmin yang baru sadar jika dia sedang berada di ruang kerja Alvian


"apa yang di meja ini adalah obat yang harus saya minum" tanya Jasmin


"menurutmu?" tanya balik Jasmin


"obat mana saja yang harus di minum karena ada 4jenis obat disini" tanya Jasminnnn bingung


"kamu ini merepotkan sekali" kata Alvian lalu berjalan menuju Jasmin


"kamu bisa baca kan" tanya Alvian


"tentu saja aku kan....


"sudah diam" kata Alvian sambil menulis sesuatu pada kertas yang di bawanya


"ini baca, jika faham lakukan seperti yang ku tulis itu waktu dan obat apa saja yang harus di minum, jangan ada yang terlewat atau hukuman akan menantimu nanti" kata Alvian


"kamu sudah makan kan?" tanya Alvian


"aku akan makan bekalku dulu di pantry baru akan aku minum obatnya" kata Jasmin


"lakukan semuanya di sini" kata Alvian


"tapi bekalku di pantry" kata Jasmin


"itu tas mu kan!" kata Alvian sambil menunjuk meja di samping Jasmin

__ADS_1


"oh iya sebentar" kata Jasmin yang langsung mengambil bekal di dalam tas nya


"whoooaaaahhhhh roti mentega ku berubah menjadi makanan enak, apa tuan mau ini sangat enak lho" kata Jasmin yang takjup karena bekal seadanya yang di bawanya berubah menjadi makanan bergizi dan enak


"makanlah aku menyuruh Ryo yang menggantinya tadi" kata Alvian


"roti mentega ku!" tanya Jasmin


"ada di tempat sampah jika kamu ingin memakannya juga" kata Alvian malas


"ya ampun kenapa di buang, aku kan bisa membawanya pulang nanti bisa di panaskan untuk makan malam" kata Jasmin


"ya ambil lagi saja di tempat sampah" kata Alvian yang langsung membuat Jasmin memanyunkan bibirnya


kriiinnggg kriiinnggg kriiinnggg (anggap suara hp alvian)


"hallo...!" kata Alvian


"apa kabar? apa kamu merindukanku"


"Rose..." jawab Rose


"bagaimana kabarmu di sana" tanya Alvian


"baik tapi aku merindukan kak Vian Farah kak Daniel dan semuanya" kata Rose


"tuan saya pergi ke pantry saja ya permisi" pamit Jasmin yang tidak enak karena mengira Alvian sedang di telpon kekasihnya


"apa aku mengganggu!" tanya Rose


"tidak, tapi aku ada miting sebentar lagi" kata Alvian


"baiklah kak aku tutup telponnya nanti aku akan menghubungi kak Vian lagi jangan lupa makan" kata Rose

__ADS_1


"trimakasih kamu juga" kata Alvian sambil mematikan telponnya


"Rose... hahhhh" kata Alvian sambil menghela nafas panjang


"Ryo aku keluar dulu jika ada sesuatu yang mendesak langsung hubungi aku saja" kata Alvian menghampiri ruangan Ryo


"baiklah" jawap Ryo


Sementara itu di pantry...


"Jasmin kamu sebaiknya pulang saja wajahmu sangat pucat" kata Dio


"dengan keadaan seperti ini mana mungkin aku bisa mengendarai sepeda butut kesayangan ku itu, aku akan tidur lagi sebentar jika agak lebih baik aku akan ijin untuk pulang" kata Jasmin yang kembali tertidur di kursi pantry setelah meminum obatnya


"tu...


"ssstttt..." kata Alvian sambil memberi kode agar Ryo tidak bersuara


"tuan apa saya bisa meminta ijin untuk mengantarnya pulang kasihan dia tidurnya sangat tidak nyaman" kata Dio sambil berbisik


"ada supir kantor yang menunggunya di bawah, dia yang akan mengantar" kata Alvian


"kalau begitu biar saya mengantarnya sampai mobil" kata Dio


"apa dia tidak bisa pergi sendiri" kata Alvian


"dia tadi mengeluh sangat pusing dan badannya lemas makanya dia memutuskan untuk tidur sebentar agar dia bisa ijin pulang sendiri nanti" kata Dio


"merepotkan sekali" kata Alvian


"baik tuan saya akan mengantar Jasmin sebentar setelah itu saya akan segera kembali nanti" kata Dio


"bagaimana kamu akan membawanya?" tanya Alvian

__ADS_1


"saya akan menggendongnya saja, saya tidak tega jika menyuruhnya berjalan" kata Dio


"kalau begitu biar saya saja kamu lanjutkan lagi pekerjaan mu" kata Alvian yang langsung menggendong Jasmin tanpa memperdulikan pandangan orang nantinya terhadapnya


__ADS_2