Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 59


__ADS_3

"Mommy Daddy apa yang kalian lakukan di sini...!!!" kata Alvian yang sangat terkejut dengan kedatangan kedua orangtuanya


"dasar anak durhaka bukannya memberi salam malah bertanya apa yang kami lakukan disini, kami akan menikahkan mu hari ini apa kamu puas" kata Dirga yang membuat Jasmin mereaksi melepas tangannya dari Alvian namun ditahan oleh Alvian


"mas udah deh ohya siapa gadis cantik di sampingmu ini" tanya Sisil


"dia adalah...


"Jasmin kamu di sini wahhhh seneng banget" kata Farah


"kamu hari ini juga sangat cantik Jasmin" sambung Rose


"aunty uncle ini teman kami namanya Jasmin dia bekerja di tempat kak Vian" kata Farah memperkenalkan Jasmin pada keluarga Alvian


"Hay Jasmin salam kenal kenapa kamu tegang sekali, ayo kita duduk makanannya akan segera di hidangkan" kata Sisil


"Sil di mana Bian dan Fira?" tanya Sarah


"bentar lagi juga datang katanya mereka sedang membeli kado buat yang mau di satuin" kata Sisil sambil melirik sepintas Alvian


"benar saya juga sudah tidak sabar menyaksikannya" kata mama Rose


"memang mau ada apa mom" tanya Alvian yang mulai curiga dengan gerak gerik keluarganya


"udah nanti juga tau ayo kita makan dulu" kata Sisil


"Jasmin kamu duduk di samping saya" kata Alvian


"kamu duduk di samping kiri kak Vian ya aku akan duduk di samping kanan kak Vian" kata Rose


"terserah" kata Alvian malas


"Jasmin bagaimana keadaanmu, kamu harus selalu menjaga pola makan dan gak jajan sembarangan lagi biar gak sakit" kata Sarah


"iya nyonya" jawap Jasmin


"kau ini berapa kali harus kubilang untuk memanggilku aunty bukan nyonya karena kamu tidak pernah bekerja padaku" protes Sarah


"baik nyo... eh aunty Sarah maafkan saya" kata Jasmin agak kikuk karena ternyata acara makan siang yang di maksud Alvian adalah pertemuan keluarganya bahkan orangtuanya yang dari Indonesia pun ada

__ADS_1


"tuan kenapa gak bilang kalo ini acara keluarga sih" tanya Jasmin sambil berbisik


"aku sendiri juga tidak tau sudah nikmati saja makananmu kapan lagi kamu bisa makan enak seperti ini, dan jangan memanggilku tuan ingat itu" bisik Alvian


"iya iya maaf" bisik Jasmin


"kak Vian ini ayam kecap kesukaan kak Vian makan yang banyak ya" kata Rose sambil menaruh 1potong ayam di piring Alvian


"trimakasih" jawab Alvian singkat


"cieee perhatian banget pasti ada maunya" goda Farah


"apaan sih gak usah gitu juga kali pasti kak Vian juga udah tau maksudnya" canda Rose sedangkan Alvian dan Jasmin yang dari tadi sedikit tidak nyaman dengan situasinya hanya bisa diam


"nyonya Sisil, seperti tahun ini anda akan membuat acara besar" kata mama Rose


"benar aku harap juga begitu karena aku sudah tidak sabar mendapatkan tambahan anggota keluarga baru" jawap Sisil


"jadi sepakat dong" kata papa Rose


"boleh juga" jawap Dirga kemudian tertawa sambil di ikuti yang lain dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang tengah menahan tangisnya dengan sekuat tenaga yaitu Jasmi


"Jasmin kenapa hanya makan nasi saja, jika kamu tidak suka makanan disini biar aunty pesankan makanan yang lainnya" kata Sarah


"Jasmin kamu tau gak jika Alvian itu kembar" kata Sisil


"iya dan satu lagi adalah tuan Albian" jawap Jasmin


"kamu benar tapi kurang 1lagi yang belum kamu sebutkan" kata Sisil


"siapa?" tanya Jasmin


"Vian itu kembar tiga Alvian Albian dan Alfira" jawap Sisil


"benarkah, menyenangkan sekali punya banyak saudara" kata Jasmin


"kalo kamu sih anaknya emang kembar semua yang pertama Ella dan Ello yang ke dua Alvian Albian Alfira dan yang ke tiga Kenzo dan Kenzia" kata Sarah


"coba kita kenal dari dulu aku pasti sudah belajar dari anda nyonya Sisil jadi aku tidak hanya punya 1putri tunggal yaitu Rose" kata mama Rose sambil tertawa

__ADS_1


"tidak perlu seperti itu kita tinggal nikahkan saja anak kita siapa tau anda nanti punya anak kembar seperti saya" kata Sisil bercanda


Uhuk uhuk uhuk...


"kalian berdua kenapa bisa tersedak bareng sih ini minum dulu" kata Farah sambil memberikan minum pada Jasmin sedangkan Rose memberi minum pada Alvian


"maksud mommy apa?" tanya Alvian


"yang mana?" tanya Sisil pura-pura tidak tau


"ya yang akan menikahkan anak mommy" kata Alvian memperjelas


"memang kamu gak mau nikah" tanya balik Sisil


"ya tapi tidak jika itu di jodohkan mom" kata Alvian


"maaf sepertinya ini pembicaraan pribadi keluarga saya lebih baik pergi saja permisi" kata Jasmin yang langsung pergi begitu saja dari sana


"mommy membuat Jasmin pergi kan?" kata Alvian panik dan akan mengejar Jasmin namun di tahan Dirga


"duduk" kata Dirga


"tapi dad...


"Du...duk" kata Dirga lagi yang langsung di turuti ya


"memang gadis itu siapa, kekasihmu" tanya Dirga serius


"bukan tapi dia...


"jika bukan, kenapa harus di kejar" kata Dirga


"tapi Vian yang sudah membawanya ke sini" kata Alvian frustasi


"dia orang asli sini kan, dia pasti bisa pulang sendiri" kata Dirga


"Vi habiskan makananmu dulu" kata Sisil lembut


"tapi mom...

__ADS_1


"habiskan dulu" kata Sisil yang langsung di turuti Alvian


Hay Hay Hay para reader apa kabar? ceritanya Alvian mungkin bakal gak sepanjang novel author sebelumnya dan mungkin tinggal beberapa episode lagi. Tapi jangan khawatir author juga udah nyiapin judul baru tapi nanti ya di kasih taunya. Happy reading 🥰🥰🥰


__ADS_2