Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 63


__ADS_3

"tuan... tuan... bangun tuan..."


"achhhh ada apa, eh dimana saya" kata Alvian sambil berusaha mengumpulkan seluruh kesadarannya


"apa anda tidak apa-apa ini ada air anda minumlah dulu anda terlihat kacau saat ini"


"trimakasih" dan Alvian pun langsung meminum habis air mineral yang di berikan orang tersebut


"apa anda tidak apa-apa, apa ada yang bisa saya bantu"


"sepertinya itu hanya mimpi" kata Alvian


"maksudnya...


"ah tidak pak trimakasih airnya ini ada sedikit uang bisa untuk anda gunakan membeli sarapan" kata Alvian memberikan beberapa lembar uang kepada orang yang membangunkannya yaitu petugas kebersihan


"tidak perlu tuan saya sudah membawa makanan dari rumah masakan istri saya" kata petugas kebersihan


"terima saja pak mungkin bisa untuk membelikan istri anda sesuatu nanti" kata Alvian


"baiklah tuan trimakasih banyak saya permisi dulu" kata petugas kebersihan


"ya ampun untung itu hanya mimpi, ternyata aku semalam tertidur di bangku taman, sebaiknya aku pulang membersihkan diri lalu pergi mencari Jasmin lagi karena aku tidak mau apa yang aku alami di mimpi itu sampai terjadi di dunia nyata" gumam Alvian lalu pergi menuju mobilnya yang di parkir


Di kediaman Reyhan


"gimana Alvian apa bisa dilakukan hubungi" tanya Dirga


"gak tau dad semalam Bian ke apartemennya tapi dia gak ada" kata Albian


"dia mau Sampek kapan sih kayak gitu terus gemes akunya" kata Alfira


"pakek gemes segala buruan nyari jodoh sana jangan keasikan jomblo jadi prawan tua baru tau rasa" ejek Daniel


"hallah kak Daniel juga jomblo" balas Alfira


"udah ngapain ribut terus sih Farah sama Jasmin mana?" tanya Sisil


"masih tidur kayaknya, mereka habis nobar semalam laptop nya aja masih nyala" kata Alfira


"bener tuh aku ratusan kali nelfon Rose juga gak diangkat mereka bertiga itu benar-benar ya" keluh Albian

__ADS_1


"Fira gimana sama Ryo oke gak" tanya Daniel


"apaan sih, gak ah mau nyari sendiri aja siapa tau dapat kayak kak Bagas" kata Alfira


"ich sejak kapan anak mommy jadi matre mentingin duit" kata Sisil


"bukan duitnya mom tapi kak Bagas itu kan sosok yang terlihat dingin tapi sebenarnya sangat hangat selalu menomor satukan kak Ella pokoknya kak Bagas itu pria idaman banget deh" kata Alfira


"terlalu selektif memilih pasangan itu juga gak baik tau, nanti malah jodoh sama penjual mi ayam lagi" ejek Albian


"ya gak apa-apa penjual mi ayam yang cabangnya di mana-mana bahkan sampek luar negri juga hebat gak tuh" kata Alfira


"udah jangan ribut aja kalian gak pingin jalan-jalan gitu mumpung disini" kata Dirga


"pingin sih tapi males ah kalo sendiri, mau ngajak Fira pasti perginya ke toko kain kalo gak keluar masuk butik cuma survei model baju terkini mau ngajak Vian pasti endingnya mager sedangkan Rose udah pasti masih tidur dia" kata Albian


"kok bisa sih si Rose itu jadian sama kamu kayak gak ada pilihan lain aja" kata Fira


"sebenarnya pilihan lain ada tapi berhubung Rose tau kalo si Vian sukanya sama Jasmin jadi ya sama aku lah, kalo jodoh emang gak kemana ya" kata Albian


"yah itu namanya si Rose kasian sama kamu jadi mau gak mau terpaksa deh nrima jadi pacar wkwkwkwkkkk" kata Alfira sambil tertawa lepas


"gak apa-apa dari pada jomblo akut" balas Albian


"pagi ayo sarapan dulu, semalam tidur jam berapa emang kata Fira laptop nya sampai lupa di matikan" tanya Sisil


"gak tau gak lihat jam" jawap Farah


"Jasmin tidurnya nyenyak" tanya Sarah


"sangat nyenyak nyonya eh maaf maksudnya aunty" kata Jasmin yang sudah di suruh Sarah dan Sisil untuk tidak lagi memanggil mereka dengan sebutan nyonya


"bagus deh, kalian sarapan dulu ya kami semua udah selesai dari tadi nikmati makanannya gak usah malu-malu oke" kata Sisil sambil menepuk pelan bahu Jasmin lalu meninggalkan meja makan begitu juga dengan yang lain


"trimakasih" jawab Jasmin


"Jasmin gimana udah siap belum" goda Alfira


"siap apa emangnya" tanya Farah


"kamu ini Farah masih lemot aja ya sama si Vian lah" kata Alfira

__ADS_1


"ohya ngomong-ngomong kak Vian di mana sekarang" tanya Farah


"tau tuh, kalo gak bisa nemuin Jasmin paling-paling nanti bakal ke Daddy minta tolong bantu nyariin" kata Alfira


"iya juga ya jadi penasaran gimana reaksinya kak Vian kalo tau orang yang dia cari lagi makan semeja sama kita" kata Farah sambil cekikikan


"tapi kasihan kan dia pasti kebingungan di luar sana" kata Jasmin


"ngapain kasihan siapa suruh ngegantung perasaan kamu emang enak di tempel terus tapi gak di kasih kepastian gak kapok apa di tinggalin pas sayang-sayangnya" kata Alfira


"Jasmin..." kata Alvian yang terkejut melihat keberadaan Jasmin di rumah uncle nya dan langsung memeluk Jasmin dari belakang


uhuk uhuk uhuk


"kak lepasin Jasmin dia bisa mati tersedak" kata Farah yang melihat Jasmin terbatuk-batuk karena Alvian memeluknya saat dia baru saja memasukkan makanan kedalam mulutnya


"Vi, Jasmin bisa mati tuh" kata Alfira


"belum muhrim boss" kata Albian


"kamu kemana aja sih aku nyariin kita pulang sekarang kamu gak usah kemana-mana mulai saat ini kamu tinggal di apartemen ku" kata Alvian sambil akan menarik tangan Jasmin namun di tahan Albian


"eh main ngajak tinggal bareng dikawinin dulu Jasmin nya" kata Albian


"nikah bukan kawin" protes Alfira


"eh iya juga" kata Albian cengengesan


"tapi Jasmin nya mau gak sama kak Vian" goda Farah


"eh iya juga kan katanya Jasmin lagi suka sama temen OB nya" goda Albian


"Jasmin tidak akan bersama laki-laki manapun sekarang juga kita ke catatan sipil kalau begitu" kata Alvian yang membuat yang lain terkejut dengan jawapannya


"tunggu..." kata Jasmin


"apa?"


"apa anda mencintai saya" tanya Jasmin ingin mencari kepastian tentang perasaan Alvian padanya dan tanpa permisi tiba-tiba Alvian langsung mencium bibir Jasmin di depan seluruh saudaranya


"mommm buruan nikahin Vian" teriak Alfira

__ADS_1


Selamat pagi menjelang siang para reader tercinta maaf Episode kemarin sempat bikin kecewa karena author ngerasa gak seru aja kalo alurnya udah bisa di tebak jadi author mainin dikit deh biar gak lurus-lurus aja ceritanya, hayuk ditunggu lagi komentar nya siapa tau dari komentar para reader author bisa punya ide baru di next episodenya. Terimakasih atas dukungan para reader semua happy reading🥰🥰🥰


__ADS_2