
Brugghhhhhh.....
"Jasminnnn...
"nona......
"achhhh.......
"kamu...
"anda tidak apa-apa kan tuan, maaf saya mendorong Anda sampai jatuh karena ada yang mau menembak anda tuan" kata Jasmin yang juga ikut jatuh
"segera keluar dari sini, maaf kami terlambat biar pelakunya kami yang kejar" kata polisi yang baru tiba di tempat Alvian dan yang lain berada
"kamu bawa temanmu yang tertembak dengan hati-hati, Jasmin ayo segera keluar dari sini situasinya sudah aman" kata Alvian sambil menarik tangan Jasmin agar mengikutinya
Sesampainya di luar sudah banyak polisi dan ambulans yang sedang membawa korban jiwa maupun luka. Di sana juga sudah ada Reyhan dan Dirga yang menunggu dengan cemas kedatangan mereka.
"Daddy uncle kalian disini?" kata Alvian sambil memeluk Dirga dan Reyhan
"Daddy senang kalian baik-baik saja" kata Dirga
"Albian ikut ke kantor polisi mendampingi Rose, uncle tidak menyangka jika dia mampu berbuat seperti itu" kata Reyhan
__ADS_1
"nona Rose orang yang baik tuan dia....
"sudah kamu lebih baik diam saja ini bukan urusan kamu lagi, pengawal antar dia pulang kerumahnya dengan aman" kata Alvian tak terbantahkan
"siapa gadis cantik itu?" tanya Dirga
"bukan siapa-siapa dad ayo kita pulang aku ingin segera beristirahat" kata Alvian yang langsung memasuki mobil milik uncle nya
"kenapa Vian sekarang jadi seperti itu sih" keluh Reyhan
"aku harap dia bisa segera menemukan pengganti Amel yang akan membawa keceriaan kembali pada kehidupan Vian" kata Dirga
Di kantor polisi...
"maafkan Rose pa, Rose terpengaruh oleh hasutan Paman, dimana mama sekarang?" tanya Rose
"mamamu sangat kaget dan terus menangis di rumah dokter sudah memberikan obat penenang kepada mamamu" kata papa Rose
"Rose takut pa, Rose tidak mau di penjara?" kata Rose sambil terus menangis
"itu tergantung keluarga Reyhan sayang, kamu sudah membuat Daniel koma sekarang dan kamu juga hampir mencelakai Farah. kamu berdoa saja agar terjadi keajaiban" kata papa Rose sedih
"apa paman sudah tertangkap?" tanya Rose
__ADS_1
"papa dengar tadi sudah, tapi dia langsung di larikan ke rumah sakit karena terkena beberapa tembakan karena melawan saat akan di tangkap" kata papa Rose
"kak Albian aku mohon maafkan aku, aku menyesal" kata Rose
"itu bukan wewenang ku Rose" jawap Albian
"apa ada kabar tentang kak Daniel" tanya Rose
"Daniel masih belum sadarkan diri sampai sekarang" jawap Albian
"Jasmin dan Farah....? tanya Rose
"kalau Farah sudah berhasil di selamatkan sekarang di bawa ke rumah sakit untuk di periksa keadaannya, kalau Jasmin aku masih belum tau" jawab Albian
"Jasmin... hix hix hix dia tidak tau apa-apa dia tidak bersalah tapi aku sudah menyeretnya ke dalam bahaya" kata Rose sambil menangis
"sayang berjanjilah kepada papa kamu akan menjadi gadis yang kuat dan papa akan selalu berada di sampingmu apapun yang terjadi" kata papa Rose sambil memeluk putri tunggalnya itu dengan erat
"trimakasih pa trimakasih" jawap Rose kata Rose sambil terus menangis dipelukan papanya
Sementara itu di dalam mobil yang di naiki Jasmin...
"ya ampun si Vian itu benar-benar keterlaluan, apa dia sudah lupa jika aku adalah korban, setidaknya dia memberiku makan atau minum dulu lah sebelum mengusirku begitu saja. Dasar manusia kutup kulkas 4pintu manusia berhati batu. Aku bersumpah tidak akan mau lagi berhubungan dengan keluarga kalian lagi, menyebalkannnnnnnnnnnnmnnnnn" omel Jasmin di sepanjang perjalanannya pulang
__ADS_1
Hay Hay Hay para reader adegan culik culiknya udah selesai nih, episode selanjutnya akan fokus fokus ke cinta2an nya Alvian aja jadi selalu tungguin updatenya author ya meskipun waktu up nya gak tentu🙏. Terimakasih buat jejak dan vote nya happy reading 🥰🥰🥰