Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 39


__ADS_3

"sepertinya mereka tidak jauh dari sini karena semua jalan keluar kota sudah kita awasi sejak sebelum kejadian dan tidak ada yang menginformasikan melihat nona Rose membawa nona Farah keluar kota ini"


"aku rasa aku tau siapa dalangnya" kata seseorang yang tiba-tiba muncul di dalam ruangan tersebut...


"Daddy" panggil Alvian dan Alvian bersamaan


"Daddy kapan tiba di Belanda" tanya Albian


"baru saja, Daddy langsung ke kantor setelah Reyhan memberi tahu Daddy kalau kalian ada di sini" kata Dirga


"jadi menurut Daddy siapa dalang semua ini" tanya Alvian


"pemuda yang dulu di tabrak Daniel hingga tewas dan juga..." kata Dirga menggantung


"juga apa dad?" tanya Albian penasaran


"kekasih Rose" jawap Dirga


"apa...!!! Daddy tau dari mana berita ini kenapa sampai uncle Rey tidak tau" tanya Alvian


"itulah Rey sangat ceroboh tidak menyelidikinya sampai selesai, sebenarnya Daddy kesini hanya ingin menjenguk Daniel tidak taunya saat di pesawat juga mendengar Farah di culik" kata Dirga


"tuan keberadaan nona Rose sudah di temukan mungkin saat ini dia sedang mengaktifkan hp nya kembali dan lupa mematikan GPS nya"


"segera sebar ke semoga orang agar Farah segera di temukan, Vian Bian kalian tidak ikut mencari Farah?" tanya Dirga


"tentu saja dad, ayo Bian" ajak Alvian yang langsung di angguki Albian


"di bawah ada 2 mobil hitam naiklah ke salah satu mobil itu sudah ada pengawal juga di sana" kata Dirga

__ADS_1


"trimakasih Daddy, Daddy memang yang terbaik" kata Alvian yang langsung keluar dari ruangan tersebut


Sementara itu di tempat dimana Farah dan Jasmin di sekap...


"ughhh ya ampun di mana ini, di mana Rose kenapa aku di ikat" kata Farah panik karena saat ini berada di tempat sangat asing baginya


"eh siapa gadis ini sepertinya tidak asing tapi dia bukan Rose" gumam Farah yang juga melihat gadis lain yang di ikat namun karena ruangannya minim cahaya Farah kurang bisa melihat dengan jelas siapa gadis yang ada di sebelahnya


"ishhhh uchhhh....


"Jasmin kau kenapa ikut di sini juga" kata Farah yang sangat terkejut karena ternyata gadis itu adalah Jasmin


"Farah siapa yang tega melakukan ini kepada kita" tanya Jasmin


"apa mungkin Rose?" kata Farah sedikit ragu karena selama ini Rose merupakan sahabat terbaiknya


"sudahlah Jasmin sekarang kita harus cari cara bagaimanapun kita harus bisa segera kabur dari sini" kata Farah sambil terus melihat keadaan di sekitarnya


"kursiku menempel pada tiang apa kamu bisa menggeser kursimu ke arahku" kata Jasmin


"kursi ini sangat berat Jasmin" kata Farah sambil terus berusaha menggeser kursinya


"berusahalah Farah kamu pasti bisa" kata Jasmin sambil terus memberikan semangat


Beberapa menit kemudian...


"ya ampun kursi ini sangat berat aku haus sekali Jasmin" tahanlah kita fokus untuk kabur dari sini dulu" kata Jasmin sambil mulai saling membuka tali yang mengikat tangan mereka


"ahhh... akhirnya lepas juga dasar bodoh seharusnya mereka memakai borgol bukannya tali seperti ini" kata Farah

__ADS_1


"kamu yang bodoh, jika mereka menggunakan borgol kita tidak akan bisa lepas seperti ini" omel Jasmin


"bagaimana Jasmin apa ada jalan untuk keluar" tanya Farah sambil mulai memperhatikan keadaan di sekitar mereka


"di luar penjagaannya sangat ketat dan di luar ruangan ini juga, apa kamu punya ide Farah" tanya Jasmin


"kita sembunyi dulu saja di sini bukankah tempat ini sedikit gelap dan banyak barang jadi akan sedikit mendukung persembunyian kita" kata Farah


"kita menyebar saja dan cari sesuatu yang bisa kita buat sebagai senjata" kata Jasmin


"oke ayo kita cari persembunyian kita masing-masing tapi cari tempat yang kita tetap bisa memberi kode nanti" kata Farah


"oke ayo cepat sebelum ada yang kesini" kata Jasmin yang langsung mencari tempat persembunyian dan sebuah kayu yang cukup kuat menurutnya


Beberapa saat kemudian...


"Farah Jasmin" panggil Rose yang yang saat masuk ternyata tidak mendapati mereka lagi


"Rose kemari, kita harus bersembunyi agar kita bisa keluar dari sini kita tunggu waktu yang tepat nanti kamu jangan khawatir" kata Farah yang langsung menarik Rose ketempat persembunyiannya


"Farah maafkan aku" kata Rose yang langsung memeluk Farah sambil menangis


"plok plok plok wah wah wah m mengharukan sekali yang satu musuh dalam selimut yang satu gadis lugu penuh kasih"


"cukup paman yang kita lakukan ini benar-benar salah Rose tidak mau melanjutkannya lagi" teriak Rose sambil menangis


"sudah terlambat sayang, kalian semua jangan melihat saja ikat mereka berdua kembali ke kursinya dan kamu Rose bersantailah dulu biar om yang melakukan sisanya" katanya sambil tertawa jahat lalu meninggalkan mereka berdua yang di ikat oleh para pengawal


"Jasmin" bisik Farah sedangkan Jasmin hanya mengangguk pelan karena ternyata para pengawal itu mengikat Farah dan Rose bukan Jasmin karena saat itu hanya Rose dan Farah yang nampak

__ADS_1


__ADS_2