Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 72


__ADS_3

Setelah beberapa saat akhirnya resepsi pernikahan Alvian dan Jasmin selesai. Karena lelah semua keluarga menginap di hotel.


"Vi buatin ponakan kembar yang lucu ya?" goda Albian


"tenang aja kalo nanti jadinya tunggal kan bisa coba lagi" jawap Alvian


"waduh belum juga buat udah mau coba lagi aja" kata Daniel


"di Belanda sana emang pernah di DP?" tanya Alfira


"enak aja gak pernah macam-macam ya kita kalo pacaran" kata Alvian


"iya deh percaya udah buruan sana masuk kandang" kata Albian


"emang kita apaan masuk kandang" kata Alvian


"tau nih Bian kalo ngomong" kata Alfira


"pengantin ceweknya udah tegang tuh maunya slow aja kak Vi takut trauma nanti" kata Daniel sambil tertawa


"kayak udah pernah aja" kata Albian


" emang kak Daniel pernah, Farah bilangin mama ya?" ancam Farah


"enak aja kakak kamu ini laki-laki baik-baik ya jangan mikir aneh-aneh" kata Daniel


"Farah aku capek banget ayo masuk kamar deh aku mau tidur sama kamu aja gak mau sendiri" kata Rose


"iya, ayo aku juga capek banget" kata Farah


"selamat malam semuanya"


Di kamar Alvian dan Jasmin


"kamu apa aku dulu yang mandi" tanya Alvian


"aku aja deh tapi emmm gaunnya pakek tali di belakang, bisa bantu bukain kan" kata Jasmin sedikit malu-malu


"dengan senang hati sayang" kata Alvian


"bisa cepet gak bukanya udah gak sabar mau mandi nih" kata Jasmin


"minta cepat-cepat udah gak sabar ya?" goda Alvian


"apaan sih ayo?" protes Jasmin


"mandi bareng mau gak?" tanya Alvian


"gak ah takut lama" kata Jasmin


"emang tau dari mana kalo bakal lama" goda Alvian

__ADS_1


"gak deh malu" jawap Jasmin yang sudah tidak tahan dengan kelakuan Alvian


"bareng deh?" kata Alvian memelas


"kapan-kapan aja kan bisa" kata Jasmin


"ayo dong nolak suami dosa lho" kata Alvian


"ya tapi ini pengalaman pertama aku, lain kali aja gak apa-apa kan please" kata Jasmin sedikit memohon


"oke tapi kamar mandinya jangan di kunci ya, nanti kalo ada apa-apa di kamar mandi kan aku bisa cepet nolongnya" kata Alvain modus


"ntar ngintip lagi" kata Jasmin


"ya ampun gak deh sayang beneran gak bohong untuk kali ini aku nurut sama kamu" kata Alvian


"beneran ya, udah belum buka talinya" tanya Jasmin


"satu ciuman sebelum mandi" kata Alvian dan saat Jasmin berbalik Alvian langsung mencium dalam bibir Jasmin


"trimakasih, mandilah aku tunggu" kata Alvian setelah menyudahi ciumannya pada Jasmin yang membuat Jasmin langsung masuk kamar mandi tanpa melihat lagi ke arah Alvian karena malu


"juniornya bang Vian sabar ya bentar lagi main perang-perangnya tidur dulu jangan bangun pusing ini kepala" gumam Alvian


"mas Vian" panggil Jasmin


"ada apa kenapa?" tanya Alvian panik


"hemmm kamu mulai nakal ya tadi aja gak mau" kata Alvian dengan senangnya


"sini cepet" kata Jasmin


"sabar dong?" kata Alvian sambil mendekati kamar mandi


"bukanya yang lebar sayang gimana aku bisa masuk" kata Alvian


"yang nyuruh masuk siapa?" kata Jasmin jengkel


"trus manggil tadi ada apa!" tanya Alvian bingung


"bisa bilang ke Farah gak suruh dia ngirim beberapa pembalut kesini" kata Jasmin malu


"kamu habis jatuh mana yang sakit mana yang perlu di balut aku telpon dokter sekarang ya?" kata Alvain panik


"bisa tenang dulu gak sih aku gak apa-apa" kata Jasmin jengkel dengan kelakuan suaminya itu


"kalo tidak apa-apa kenapa mesti di balut" tanya Alvian bingung


"aku bocor" jawap Jasmin


"air kamar mandi bocor aku panggil petugas hotel ya Farah gak mungkin ngerti" kata Alvian

__ADS_1


"ya Tuhan kenapa suamiku jadi bodoh banget sih" kata Jasmin dalam hati


"suamiku tercinta bisa minta tolong gak suruh Farah ngirim beberapa pembalut ke sini karena istri tercintamu lagi datang bulan" kata Jasmin


Jeduarrrrr😨😨😨


"sayang jadi....


"jadi panggilin Farah ya please dia juga lagi datang bulan soalnya kalo beli pasti lebih lama lagi kan" kata Jasmin


"gak ada malam pertama" kata Alvian


"malam pertamanya bobok bareng sambil pelukan aja kan bisa" kata Jasmin sambil tersenyum


"oke deh aku telpon Farah dulu" kata Alvian lemas


"maaf ya?" kata Jasmin yang hanya di jawab oleh anggukan kepala Alvian


Sementara itu di kamar Farah


"kak Vian nelpon ada apa ya?" kata Farah


"angkat aja siapa tau penting" kata Rose


"halo kak ada apa nelpon" tanya Farah


"kamu lagi datang bulan ya?" tanya Alvian


"kok tau, ngintip ya?" tanya Farah curiga


"tembus kali tadi coba cek baju kamu tadi" kata Rose yang juga mendengar pertanyaan Alvian


"Jasmin yang bilang, lagian kurang kerjaan apa ngintip kamu" kata Alvian


"trus kenapa emang kalo Farah datang bulan" tanya Farah


"Jasmin minta pembalut kamu beberapa saja buat di pakek malam ini" kata Alvian


"wkwkwkkkkk malam pertamanya gagal ya kak kasian banget" kata Farah sambil tertawa terbahak bahak


"udah buruan kesini kasian Jasmin dari tadi di kamar mandi" kata Alvian


"iya, ini aku kesana sekarang" kata Farah lalu segera pergi kekamar Jasmin yang letaknya tidak jauh dari tempatnya


Di kamar Alvian


"besok alamat di bully ini, pasrah aja deh" gumam Alvian


"sudah belum" tanya Jasmin


"lagi otw sayang" jawab Alvian

__ADS_1


__ADS_2