
"Farah sudah bersamaku segera kacaukan jejak" kata Rose sambil menelpon seseorang
"baiklah serahkan semuanya pada kami...
Di rumah sakit...
"tuan nyonya...." panggil pengawal
"ada apa kenapa kalian terlihat panik" tanya Alvian
"nona Farah dan nona Rose tidak ada di ruangannya setelah kami cek cctv rumah sakit mereka sepertinya keluar diam-diam" kata pengawal
"sial Rose berhasil membawa Farah keluar, Bian hubungi uncle sekarang juga aku akan menghubungi pak Nico untuk meminta bantuan" kata Alvian
"baiklah" jawab Albian
Sementara itu di sebuah gudang tua yang berada di pinggiran kota...
"ikat mereka berdua"
"jangan kencang-kencang paman mereka akan kesakitan" kata Rose sambil memandang iba pada Jasmin dan Farah
"kenapa, apa kamu tidak tega melihat keluarga dari orang yang sudah membunuh anak paman atau cinta pertama mu Rose"
"paman jangan seperti itu...
"apa kamu menyesal sudah membantu paman membalas dendam kematian putra tunggal paman dan juga kekasih yang sangat kamu cintai itu"
__ADS_1
"bukan begitu paman tapi mereka tidak bersalah sama sekali apa lagi Jasmin dia tidak tau apa-apa jadi jangan sakiti dia paman" kata Rose
"kamu sudah membawanya kemari Jasmin jadi bukan salah paman jika terjadi sesuatu dengan gadis itu" katanya sambil tertawa sinis
"paman...
"aku akan menghubungi keluarga Daniel dulu, paman tidak sabar ingin bersenang-senang dengan keluarga mereka" katanya sambil tertawa jahat lalu pergi meninggalkan Rose begitu saja
"pamannnn" panggil Rose namun tidak di gubrisnya
"*ya Tuhan kenapa aku tiba-tiba menyesal melakukan ini, papa tolongin Rose" gumam Rose
Sementara itu di rumah sakit*...
"mas..." panggil Sarah yang langsung memeluk Reyhan yang baru tiba
"uncle kita akan ke kantor dulu melihat keadaan disana setelah itu kami akan membantu pencarian Farah" kata Alvian
"baiklah" jawap Reyhan dengan pandangan dinginnya
Di mobil...
"Vi siapa menurutmu pelakunya" tanya Albian
"entahlah Bian aku juga tidak tau" jawap Alvian sambil masih terus fokus mengemudi
"apa mungkin cewek secantik dan sekaya Rose mampu melakukan semua ini, sangat di sayangkan sekali" kata Albian sambil membayangkan wajah Rose
__ADS_1
"penampilan bisa menipu Bian kenapa kamu jadi sangat bodoh, aku jadi tidak yakin dengan perusahaan Daddy apa bisa sukses jika berada di tanganmu" cibir Alvian
"heyyyy kau ini, malas ngobrol denganmu" kata Albian lalu membuang muka keluar jendela
"apa Daddy sudah kamu beri tahu tentang hilangnya Farah" tanya Alvian
"dan sekarang kamu yang bodoh, tanpa kita beritahupun aku yakin anak buah Daddy sudah bergerak ikut mencari keberadaan Farah sekarang" sekarang ganti Albian yang mencibir Alvian
Sesampainya di kantor...
"kantor sudah agak sepi jam pulang kantor sudah stgh jam yang lalu apa masih ada orang di sini?" tanya Albian sambil terus mengikuti langkah Alvian yang akan menuju lift
"Ryo ada di sini, sudah ayo cepat" kata Alvian
Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di ruangan Ryo
"sore Ryo" sapa Alvian
"Vi keluarga nona Rose sepertinya tidak ada hubungannya dengan hilangnya nona Farah" kata Ryo
"benar tuan kami sudah memeriksanya dengan detail dan kami rasa ada campur tangan orang luar"
"benarkah lalu apa keberadaan Farah sudah di temukan?" tanya Alvian
"sepertinya mereka tidak jauh dari sini karena semua jalan keluar kota sudah kita awasi sejak sebelum kejadian dan tidak ada yang menginformasikan melihat nona Rose membawa nona Farah keluar kota ini"
"aku rasa aku tau siapa dalangnya" kata seseorang yang tiba-tiba muncul di dalam ruangan tersebut...
__ADS_1
Hallo apa kabar para reader tercinta udah lama gak nyapa semuanya. Author mau minta maaf karena sempat lama gak up karena authornya sakit trus pas masa pemulihan gantian hp nya author yang sakit. Untuk yang udah nungguin Alvian nanti bakal sama siapa nunggu konflik ini selesai ya nanti ceritanya bakal fokus ke cinta2an aja. Terimakasih yang udah setia nungguin up-nya author. Happy reading 🥰🥰🥰