
Ke esokan harinya...
"selamat pagi tuan ini jadwal anda hari ini ada rapat nanti jam 11 di restaurant sekalian kita nanti akan makan siang bersama di sana" kata Ryo
"apa yang akan kita bahas di sana?" tanya Alvian sambil melepas jas nya
"pembangunan hotel di daerah Limburg" kata Ryo
"letakkan berkasnya di sini dulu nanti biar aku pelajari" kata Alvian
"baik tuan saya permisi dulu" pamit Ryo
"tunggu... panggil Jasmin kemari" kata Alvian
"nona Jasmin tidak datang perusahaan tuan, sepertinya dia tidak tertarik kerja di sini, kemarin saja nona Jasmin sudah merobek berkas yang anda suruh pelajari bahkan sepertinya dia juga belum sempat membacanya" kata Ryo
"bawa kemari data-data nya sekarang juga" perintah Alvian
"baik tuan saya permisi" pamit Ryo namun dia terdiam sebentar di pintu
"ada apa, apa kamu melupakan sesuatu yang penting" tanya Alvian
"boleh tidak aku sekarang bicara denganmu sebagai teman" tanya Ryo
"bukankah kau bisa melakukannya kapan saja kau mau?" tanya balik Alvian
"jangan terlalu keras padanya, dia itu seorang wanita. Tidak akan pernah ada wanita yang nyaman dan betah berdekatan dengan laki-laki dingin berbicara tanpa memikirkan perasaan orang lain dan juga....
"sudahlah kau cerewet sekali, suruh HRD mengirim data-datanya kemari" potong Alvian sedangkan Ryo hanya bisa menarik nafas panjang saja
__ADS_1
Beberapa saat kemudian...
" Ryo aku pergi dulu ingatkan aku miting nanti siang 30menit sebelumnya kita akan langsung bertemu di sana jangan lupa berkas yang di butuhkan kamu bawa semua" kata Alvian
"mau kemana?" tanya Ryo
"bukan urusanmu, aku pergi dulu" kata Alvian yang langsung pergi begitu saja dari kantornya
Di alun-alun kota...
"jadi badut lagi, semoga hari ini banyak yang minta foto dan memberi tips banyak dan saya mohon ya Tuhan mataharinya di bikin malu-malu saja biar tidak terlalu panas aamiin, Semangat" kata Jasmin
Tulalit tulalit tulalit... (anggap suara hp jadulnya jasmin ya)
"Farah ngapain nelpon pasti mau marahin aku gara-gara gak nrima kerjaan di tempatnya manusia kutup" gumam Jasmin namun langsung mengangkat telponnya
"hallo Farah ada apa?" tanya Jasmin
"nyari duit" jawap Jasmin singkat
"iya dimana nyari duitnya" tanya Farah
"dimana lagi Farah yang gak jauh dari pusat keramaian lah lebih tepatnya lagi di alun-alun, kenapa? mau ngajak makan kalo aku sih oke oke saja" kata Jasmin
"kamu pakek kostum apa sekarang?" tanya Farah lagi
"aku lagi jadi chimmy sekarang, kenapa takut salah orang" tanya Jasmin
"oh ya udah trimakasih" jawap Farah yang langsung mematikan sambungan telponnya
__ADS_1
"nih anak kenapa coba main matiin begitu saja, jadi apa gak sih makan-makannya" gumam Jasmin
10menit kemudian...
"ya ampun sudah hampir siang masih dapat dikit, semangat Jasmin semangat demi mengisi tabungan hari tua mu...." gumam Jasmin sambil menghitung penghasilannya
"eh eh eh kok di tarik" kata Jasmin yang kaget karena tiba-tiba ada yang menarik kerah kostum bajunya dari belakang dan saat dia melihat pelakunya...
"tu... tuannnn Vian mau foto bareng sama chimmy 50euro saja" kata Jasmin gugup
"kenapa tidak ke kantor" tanya Alvian dingin
"emmm enak kerja kayak gini aja lebih bebas he he he" kata Jasmin menutupi kegugupannya
"oke karena datamu sudah masuk ke perusahaan dan kamu tidak melakukan pekerjaanmu dengan baik maka kamu ke HDR perusahaan saya sekarang juga bayar denda sebesar 500.000 euro baru kamu bisa bebas dan berbuat semaumu di manapun" gertak Alvian
"eh apa-apaan saya kan belum tandatangan kontrak jadi saya masih belum resmi ya jadi pegawai di sana" kata Jasmin
"bayar hari ini atau kamu saya laporkan polisi sekarang juga karena sudah melanggar aturan di tempat kerja" gertak Alvian yang membuat nyali Jasmin langsung menciut
"apa tidak ada jalan keluar lain?" tanya Jasmin yang merasa sudah tidak ada jalan lain
"kerja mulai besok datang tepat waktu pukul 7 kamu kerja di lantai yang sama dengan saya karena kamu akan menjadi OG pribadi saya dan karena kamu sudah membuat saya marah hari ini selama 1bulan ke depan tiap pulang kerja kamu pergi ke apartemen saya bersihkan apartemen saya sebersih-bersihnya" kata Alvian penuh penekanan
"apa itu namanya lembur tuan muda jadi harus ada gaji tambahan" protes Jasmin karena menurutnya itu sangat merugikannya
"terima atau ke kantor polisi sekarang!" kata Alvian tak terbantahkan
"kenapa ada manusia batu sepertimu sih...!!!!!" teriak Jasmin yang sudah tidak bisa menahan emosinya lagi
__ADS_1
"terserah, saya pergi" kata Alvian yang sudah tidak peduli dengan makian Jasmin dan langsung menuju mobilnya dan meninggalkan Jasmin begitu saja
"aacccchhhhhhhh dasar tak punya perasaannnnnn..."