Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 76


__ADS_3

Ke esokan harinya...


"kalian hati-hati ya di sana, Vian jagain Jasmin ini pengalaman pertama kalian ke sana jadi jaga sikap kalian" pesan Sisil


"mom pingin ikut" rengek Kenzia


"nanti kita sekeluarga ke sana jadi jangan merengek terus" kata Dirga


"tau nih kayak anak kecil aja, paling tujuan ke sana cuma foto-foto pamer di sosmed gitu doang" kata Kenzo


"nah itu tau tumben pinter" kata Kenzia


"udah deh dari rumah ribut terus gak capek apa" omel Sisil


"jaga diri baik-baik jika perlu apa-apa bilang Daddy aja" pesan Dirga


"baik dad trimakasih, kami pergi dulu sampai jumpa lagi" pamit Alvian di ikuti oleh Jasmin


Di pesawat...


"boleh tanya gak?" tanya Jasmin


"tanya aja, ada apa sih!" jawap Alvian


"kenapa Cappadocia?" tanya Jasmin


"ya jaga-jaga aja takut kamu ikut trend saat ini" kata Alvian


"kamu mau selingkuh" tanya Jasmin


"berani mati sayang kalo Sampek itu terjadi" kata Alvian


"jangan bilang gitu ih gak baik, aku percaya kamu kok" kata Jasmin


"kamu istirahat saja dulu biar pas nyampe sama kita bisa main capek-capekan" kata Alvain


"maksudnya...?" tanya Jasmin bingung


"malam pertama m rasakan surga dunia sayang udah nahan banget ini" kata Alvian manja


"ih apaan sih di bahas di pesawat lagi udah aku tidur aja" kata Jasmin


"iya sayang selamat beristirahat ya?" kata Alvian lalu mencium kening istrinya


Beberapa saat kemudian...


"tuan sepuluh menit lagi pesawat akan mendarat siapkan bersiap" kata pramugari


"baiklah" jawap Alvian


"enak banget tidurnya, aku gendong aja kalo gitu" gumam Alvian


Beberapa saat kemudian...


"tuan apa perlu kami ambilkan kursi roda biar anda tidak lelah" tanya salah satu staf


" tidak perlu bantu bawa tasnya saja" kata Alvian


"baik tuan"

__ADS_1


"silakan masuk tuan hati-hati kepalanya nona" kata supir yang sedang membukakan pintu mobil untuk Alvian


"trimakasih" jawap Alvian


"eh maaf aku tidurnya nyenyak banget, yang bawa aku ke mobil siapa" tanya Jasmin


"menurutmu" kata Alvian sambil berpura-pura lelah dan memijit-mijit tangannya


"hehehe maaf ya? tapi terima kasih banyak" kata Jasmin sambil menyandarkan kepalanya di bahu Alvian


"gak gratis ya aku akan meminta bayaran ku nanti" kata Alvian


"ish kamu ini" kata Jasmin


"ini sudah sore nanti kita akan makan malam di mana?" tanya Jasmin


"kamu maunya di mana?" tanya balik Alvian


"ish kamu ini, kalo ini di Belanda aku pasti bisa jawab pertanyaan mu itu kamu lupa jika aku pertama kali ke sini" kata Jasmin sedikit jengkel dengan suaminya itu


"kita ke hotel dulu aja nanti kita cari di internet tempat-tempat yang bagus disini karena aku juga pertama kali kemari" kata Alvian


"baiklah, aku kira kamu ngajak aku kemari karena sudah tau tempat ini, ohya kamu tidak punya vila atau apartemen disini?" tanya Jasmin


"kenapa kamu mau membeli apartemen disini" tanya Alvian


"bukan begitu tiap ya mungkin saja kamu juga punya tempat tinggal di sinilah orang kaya kan biasanya rumahnya banyak di mana-mana ada" kata Jasmin dengan polosnya


"tapi apa mungkin harus memiliki rumah di tiap negara gak juga kan" kata Alvian


"iya juga sih" jawap Jasmin sambil cengengesan


"sebentar lagi sudah sampai" jawap Alvian


"oh oke" kata Jasmin


Setelah menempuh perjalanan hampir 1jam akhirnya mereka sampai juga di hotel


"tuan mari saya antar ke kamar" sambut pegawai hotel


"trimakasih" kata Alvian


"koper dan tas kita" tanya Jasmin


"sudah ada yang bawa, ayo aku ingin segera beristirahat setelah ini" kata Alvian


"gara-gara gendong aku tadi ya?" kata Jasmin sedikit kasihan pada Alvain


"nyonya Alvian memang kamu tidak capek setelah naik pesawat beberapa jam langsung naik mobil tanpa jeda bahkan kita juga belum makan, apa kamu tidak ingin istirahat dan apa perutmu juga tidak lapar hemmm" kata Alvian sambil menarik hidung mancung Jasmin


"iya juga ya punggungku agak sakit sepertinya tidur beberapa menit boleh juga" kata Jasmin


"dasar putri tidur" gumam Alvian


Sesampainya di kamar hotel...


"wooaaahhhhh indah sekali menghadap langsung ke laut plus kolam renang di dalam lagi" kata Jasmin yang langsung pergi melihat-lihat kamar yang akan di tempatinya


"kamu suka!" tanya Alvian

__ADS_1


"suka banget ini bahkan seperti apartemen isinya sangat lengkap" kata Jasmin


"mau mandi dulu biar segar" tanya Alvian


"berenang boleh gak" tanya Jasmin


"ini sudah hampir malam besok saja oke" kata Alvian sambil memeluk pinggang Jasmin


"baiklah, aku akan membersihkan diri dulu" kata Jasmin sedikit kecewa


"boleh aku ikut" goda Alvian


"hahhhh terserah saja" kata Jasmin


Di kamar mandi...


"Aapaaaa kamu kenapa ikut masuk ke kamar mandi sih" protes Jasmin karena saat ini dia sudah menanggalkan baju bagian atasnya


"bukankah katamu tadi terserah ya sudah aku ikut saja" kata Alvian sambil mulai menanggalkan baju yang ia kenakan


"stoooop celananya gak usah di lepas" kata Jasmin


"jadi aku harus mandi pakai celana?" kata Alvian pura-pura bodoh


"ya gak gitu juga, aku keluar aja deh kamu mandi saja dulu" kata Jasmin namun saat dia akan mengambil handuk untuk menutupi tubuh bagian atasnya Alvian dengan cepat menarik salah satu tangan Jasmin hingga dia langsung berada di pelukan Alvian


"kenapa hemmm kok gugup" tanya Alvian


"gak kok, emmm kamu mandi dulu saja aku mau memasukkan baju-baju kita ke lemari" kata Jasmin


"kenapa?" tanya Alvian


"apanya?" tanya Jasmin


"masih belum siap?" tanya Alvian


"tapi aku sangat gugup saat ini" kata Jasmin


"kamu kira aku tidak" kata Alvian


"ini pengalaman pertama bagiku" kata Jasmin


"aku juga" kata Alvian


"jadi...


"biar aku yang mulai" kata Alvian yang langsung mencium bibir Jasmin dengan lembut


"kita teruskan" kata Alvian dan Jasmin hanya bisa mengangguk menuruti keinginan suaminya itu


Akhirnya mereka memulai pengalaman pertama mereka yang di mulai dengan ciuman lembut di bibir di wajah di leher dengan tangan Alvian yang mulai bergerilya mencari sesuatu yang dapat di genggam di mainkan hingga...


"apa kita akan melakukannya di sini?" tanya Jasmin di sela kesibukan Alvian menikmati setiap lekukan tubuhnya


"di tempat tidur saja" kata Alvian yang langsung menggendong Jasmin yang saat ini sudah tidak ada satu helaipun benang yang menutupi tubuhnya


"pelan-pelan oke" kata Jasmin


"kita lihat saja nanti" kata Alvian yang langsung dengan buasnya menyergap istri tercintanya dan acara bercocok tanam pun terjadi (maaf segitu saja perut author merinding🤭)

__ADS_1


__ADS_2