Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 33


__ADS_3

"Jasmin...!!!" teriak Farah


"Farah, sudah beberapa hari kita gak ketemu" kata Jasmin


"itu karena kamu sangat sibuk" kata Farah sambil cemberut


"kalau aku tidak bekerja keras dari sekarang aku tidak akan bisa menikmati masa tuaku nanti dengan baik, kamu enak masih ada keluarga sedangkan aku mungkin akan berakhir di panti jompo" kata Jasmin yang membuat Farah menatap dalam kepadanya


"ahhh sudah lah ohya di kantor kak Daniel ada lowongan kerja gak, aku capek kerja srabutan terus mana sekarang hasil ngamenku semakin sedikit lagi" kata Jasmin


"dulu di tawarin kak Daniel gak mau?" kata Farah


"ya iya lah masak aku mau di jadiin asisten, sadar diri kali Farah akunya, kakakmu mungkin lupa kalo aku hanya lulusan SMA dengan nilai pas pasan" kata Jasmin yang langsung membuat Farah tertawa


"trus kamu maunya nanti jadi apa prok prok prok" kata Farah (anggap aja pak Tarno lagi nyasar ke Belanda ya gaeesss🤭)


"OG atau cleaning servis kayaknya pas banget itu dari pada di kasih jabatan nanti malah malu-maluin" kata Jasmin


" nanti deh pulangnya aku mau tanyain ke kak Daniel atau kak Vian siapa tau bisa bantu" kata Farah


"eh ke tuan Daniel aja kalo ke tuan Vian serem" kata Jasmin


"serem kenapa?" tanya Farah heran


"ya serem aja bakal punya atasan angkuh dan sombongnya minta ampun bisa tekanan lahir batin aku entar" kata Jasmin


"Farah..." tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Farah hingga ke duanya menoleh ke sumber suara


"Rose, ngapain di sini" tanya Farah


"kebetulan lewat aja trus lihat kamu ya udah aku samperin" kata Rose


"ohya ini kenalin Jasmin dia temen aku juga" kata Farah

__ADS_1


"Hay Jasmin aku Rose teman kampus Farah" kata Rose sambil memperhatikan penampilan Jasmin yang berantakan


"Hay aku Jasmin senang bisa mengenal teman Farah lainnya" kata Jasmin sambil tersenyum manis


"bagaimana kalau kita makan siang bersama bukankah sebentar lagi waktunya makan siang" kata Farah


"maaf aku tidak bisa ikut karena aku harus mengangkat barang-barang itu nanti saat mobil angkutnya datang" kata Jasmin sambil menunjuk tumpukan kardus di depan toko dekat tempat mereka ngobrol


"aku akan menunggumu tidak apa-apa kan Rose" tanya Farah


"tentu saja bagaimana jika kita menunggu di cafe itu" tunjuk Rose sambil menunjuk cafe yang letaknya tidak jauh dari tempat kerja Jasmin


"baiklah kalian tunggu aku ya, karena aku sudah sangat lapar sekali saat ini" kata Jasmin sambil mengelus perut rata cenderung cekung karena terlalu kurus


"iya aku tau, kita tinggal dulu ya?" kata Farah sambil melambaikan tangannya


Setelah sampai di cafe...


"kamu pesan minuman apa Rose" tanya Farah


"kalian disini?" tanya Alvian yang langsung mengagetkan Farah dan Rose


"kak Vian sedang apa di sini" tanya Farah


"kebetulan tadi Daniel menyuruh kakak ke suatu tempat karena ini mendekati makan siang jadi kakak ingin ngopi sebentar di sini" kata Alvian lalu duduk di dekat Rose


"nanti kita makan siang bareng aja, gimana kalo sekarang aja biar agak santai makanannya" kata Rose senang karena ada Alvian


"boleh juga, minuman kalian biar kak Vian saja yang bayar" kata Alvian


"bukankah kita sedang menunggu Jasmin menyelesaikan pekerjaannya" kata Farah yang membuat Rose yang tadi semangat menjadi sedikit lemas


"apa dia di sini" tanya Alvian yang langsung melihat sekitarnya namun tidak melihat keberadaan Jasmin

__ADS_1


"dia sedang menunggu mobil yang akan mengangkut barang, tuh dua tempat dari sini" kata Farah


"apakah tidak lama" kata Alvian


"entahlah tapi Farah sudah berjanji tadi, gimana kalo kak Vian dan kamu Rose pergi duluan aja nanti aku nyusul sama Jasmin kalian tinggal sharelok aja nanti" kata Farah


"apa tidak apa-apa" kata Alvian


"hey maaf apa aku lama" kata Jasmin yang ternyata sudah muncul di belakang Alvian dengan badan yang penuh keringat dan tanpa make up pastinya


"hahhh kamu sudah datang kalau gitu ayo kita makan siang sama-sama" kata Farah bersemangat


"dengan kondisi dia yang seperti ini kita akan makan di mana Farah" tanya Alvian karena melihat Farah yang hanya memakai kaos oblong celana komprang dan sepatu yang kotor


Mendengar itu Jasmin yang tadinya bersemangat karena akan makan enak gratis sedikit minder karena panampilannya yang sangat berbanding terbalik dengan 3orang di depannya


"kalo gitu aku akan makan siang di tempat kerjaku saja dan kau Farah bungkusin aku makanan enak ya wkwkwkkk maaf bercanda kalo gitu sampai jumpa lagi" kata Jasmin yang langsung balik badan dan berjalan cepat kembali ke tempat kerjanya


"kak Vi..." kata Rose


"sudahlah kita bungkusin aja seperti yang di mintanya tadi yang banyak" kata Alvian


"tapi dia pasti tersinggung dengan kata-kata kak Vian tadi, kita kan bisa makan di tempat terbuka yang nyaman" kata Farah sedikit marah


"sudahlah kan sudah terlanjur juga, kita makan siang sekarang ya bukankah kak Vian harus segera kembali ke kantor" kata Rose


"kayak Rose dong pengertian ayo kita ke restoran dekat sini saja" kata Alvian yang langsung pergi dari cafe tersebut di ikuti Farah dan Rose


Sementara itu ditempat lain...


"bagaimana...?


"maaf, nona Farah sedang bersama seseorang...

__ADS_1


"kalian awasi terus...


"baik...


__ADS_2