
Saat makan malam bersama di rumah Dirga...
"Vi kamu gila ya dari tadi senyum-senyum gak jelas gitu" tegur Dirga yang heran dengan tingkah Alvian
"tau nih, kak Jasmin marahin kak Vian nya kayak gimana sih kok bisa Sampek jadi kayak orang gila sekarang" kata Kenzo
"mungkin gara-gara kepalanya habis di pukul tas tadi waktu di bandara" kata Kezia
"eh Maimunah tadi itu justru kak Vian yang mukul kak Bian, bisa-bisanya gak bisa bedain sodara sendiri" kata Kenzo
"tau nih perasaan tadi kamu Zia yang tertawanya paling kenceng" kata Sisil
"iya juga ya" jawap Kenzia dengan polosnya
"mom aku dan Jasmin memutuskan akan berangkat bulan madu besok" kata Alvian tiba-tiba
Uhuk uhuk uhuk
"Jasmin kamu kenapa kayak kaget gitu sih, Vi kasih Jasmin minum tuh kasihan" kata Sisil
"kalian akan kemana kok mendadak banget, kemarin di kasih gratis reyhan ke Jepang gak mau" tanya Reyhan
"mas kapan kita ngomongin soal bulan madu sih" tanya Jasmin sambil berbisik
"udah ikutin aja" jawap Alvian
"kenapa malah bisik-bisik sih" tanya Kenzia
"kita rencananya mau ke Cappadocia mom dad" jawap Alvian
__ADS_1
"ikut boleh gak sih" kata Kenzia antusias setelah mendengar tujuan bulan madu Alvian
"hadewww korban nya it's my dream ya neng" sindir Kenzo
"ya kan biar gak ketinggalan jaman gitu lagian kak Jasmin gak bakalan keberatan kan" tanya Kenzia pada Jasmin
"tentu saja....
"tidak Zia kamu jangan aneh-aneh deh kakak itu mau bulan madu bukan wisata keluarga, kakak itu perlu pengenalan lebih mendalam dengan Jasmin jadi jangan ganggu deh me time kakak sama istri kakak" kata Alvian yang memotong perkataan Jasmin yang sebenarnya tidak keberatan jika Kenzia ikut dengannya
"mom dad kak Vian gak ngijinin Zia ikut" rengek Kenzia pada Dirga dan Sisil
"pergi ketempat lain aja jangan ganggu kakak mu Zia" kata Sisil
"tapi Zia pingin ke sana soalnya...
"it's my dream mom dad not her" sindir Kenzo lagi
"ke India aja gimana mau gak Daddy semua yang tanggung" kata Dirga mencoba menenangkan Kenzia
"dad Zia lagi gak pingin nyanyi nari sambil hujan-hujanan ya?" protes Kenzia
"lha kalo mau gitu tinggal nunggu hujan aja di halaman ngapain jauh-jauh ke India segala" kata Kenzo
"Kenzo udah aku bilang diem ya diem, ahhhh gak ada yang ngerti perasaan Zia" kata Kenzia ngambek sambil pergi ke kamarnya
"nah lho kalo udah gini Daddy harus tanggung jawap" kata Sisil
"kok aku yang tanggung jawap, Kenzo tuh yang dari tadi ngolok-ngolok Zia" kata Dirga
__ADS_1
"udah deh mom dad Vian pakek pesawatnya Daddy ya" kata Alvian
"kamu sudah mengurus semuanya kan" tanya Sisil memastikan
"sudah beres semua mom tenang aja" kata Alvian
"berapa lama kalian di sana?" tanya Sisil
"paling sebentar 1minggu mom" jawap Alvian
"what sebentar trus paling lama... trus perusahaan gimana?" tanya Dirga
"cuma 1minggu dad gak lebih" jawap cepat Jasmin sebelum Alvian mengatakan yang tidak-tidak lagi
"tapi nanti kalo kamu masih betah di sana gimana?" tanya Alvian sok polos
" kan ada lain waktu... zayankkk" kata Jasmin penuh penekanan
"oke jam berapa besok berangkat?" tanya Dirga
"pagi dad jadi mungkin kita akan sarapan di pesawat aja, gak apa-apa kan mom" tanya Alvian
"iya gak apa-apa mommy tunggu kabar baik dari kalian nanti selepas bulan madu" goda Sisil
"Vian akan berusaha keras siang malam mom jadi mommy tenang aja" jawap Alvian yang langsung mendapat tatapan tajam dari Jasmin
"nanti malam tidur sendiri- sendiri" bisik Jasmin
"gak apa-apa yang masih ada satu Minggu saat di Cappadocia" jawab Alvain
__ADS_1
"ya ampunnnnnn.....