Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 34


__ADS_3

Di rumah sakit...


"tuan kondisi tuan Daniel semakin mengkhawatirkan jadi kita tidak bisa menunggu lagi, kami akan langsung melakukan operasi pada kepala tuan Daniel dan kami membutuhkan banyak darah apa ada keluarga yang memiliki golongan darah yang sama dengan tuan Daniel" tanya dokter


"saya dan adiknya sama dok, saya akan segera menghubungi putri saya agar segera kemari" kata Reyhan


"baik lah, segera hubungi bank darah agar prosesnya bisa lebih di percepat" kata dokter


"baik dok" jawap Reyhan


"mas biar aku yang menelpon Farah, kamu segera cek darah kamu biar segera di proses" kata sarah


"oke jangan jauh-jauh dari sini, akan ada beberapa pengawal yang akan melindungi kamu" kata Reyhan


"iya jangan khawatir" jawap Sarah


Sementara itu di tempat Alvian Farah dan Rose makan siang...


"kak mama nelpon ada apa ya?" tanya Farah


"angkat dulu nanti juga tau" kata Alvian


"hallo ma ada apa?" tanya Farah


"segera kerumah sakit kakakmu mengalami kecelakaan butuh tambahan darah" kata Sarah


"oke ma" jawap Farah singkat


"kak antar Farah ke rumah sakit kak Daniel kecelakaan butuh darah Farah" kata Farah panik


"baiklah ayo" kata Alvian yang sebenarnya sudah tau jika Daniel mengalami kecelakaan


"apa boleh aku ikut" kata Rose


"tentu saja kamu harus ikut ayo kita segera ke rumah sakit" kata Alvian


"*kamu memang harus ikut agar kamu tetap dalam pengawasanku" kata Alvian dalam hati


Sesampainya di rumah sakit Farah langsung menuju keruangan di mana Reyhan berada agar dokter bisa segera mengambil darahnya sedangkan Rose dan Alvian menuju ke tempat Sarah*.


"Aunty apa operasinya sudah di mulai" tanya Alvian


"Daniel baru masuk ruang operasi, kenapa ada orang yang tega menyakiti keluarga kita ya Vi" kata Sarah sambil menangis di pelukan Alvian

__ADS_1


"semua akan baik-baik saja aunty, Daniel lelaki yang kuat dia pasti mampu melewatinya" kata Alvian sambil terus memeluk Farah


"Rose kamu mau ke mana?" tanya Alvian yang melihat Rose seperti akan pergi


"aku ingin menelpon papa mama ingin mengabarkan jika kak Daniel masuk rumah sakit" kata Rose sedikit gugup


"kenapa tidak di sini saja, bukankah tidak perlu menjauh jika hanya untuk menelpon orang tuamu" kata Alvian


"aku hanya tidak mau mengganggu Tante Sarah" kata Rose


"kamu tidak menggangu sayang kamu di sini saja bersama kami" kata Sarah


"baiklah jika demikian" kata Rose kembali duduk di samping Alvian


"kenapa? tidak jadi menelpon orang tuamu" tanya Alvian


"aku akan mengirim pesan saja" kata Rose yang langsung mengambil hp di tasnya dan mengetikkan sesuatu di hp nya


"apa kamu sejahat itu Rose" kata Alvian yang masih tidak percaya jika Rose bisa melakukan kajahatan seperti itu


"kak aku ingin membeli sesuatu apa kalian membutuhkan sesuatu atau ingin makan atau minum sesuatu?" tanya Rose pada Alvian dan Sarah


"memang apa yang akan kamu beli" tanya Alvian


"katakan apa yang ingin kamu beli biar pengawal di sini yang membelikannya untuk mu" kata Alvian


"tapi itu akan merepotkan sekali" elak Rose


"tidak katakan saja biar aku yang menghubungi mereka" kata Alvian


"baiklah" jawab Rose akhirnya


Setelah menunggu hampir 1jam akhirnya pesanan mereka datang


"maaf sedikit lama" kata Jasmin


"Jasmin kamu yang membeli?" tanya Sarah


"iya nyonya silahkan di nikmati, apa operasinya belum selesai" tanya Jasmin


"belum, kata dokter mungkin akan menghabiskan waktu sedikit lama" jawap Sarah


"makan sandwich ini juga, aku sengaja memesan lebih tadi" kata Alvian sambil memberi satu kantong makanannya pada Jasmin

__ADS_1


"tidak perlu tuan saya sudah makan tadi sambil menunggu pesanannya datang" kata Jasmin


"apa isi tas besarmu itu" tanya Rose sambil menunjuk tas punggung milik Jasmin


"baju dan beberapa makanan masakanku dari rumah" jawap Jasmin


"kamu bawa baju juga untuk apa?" tanya Rose


"memang kenapa jika ada baju di dalam tasnya" kata Alvian yang melihat Jasmin merasa tidak nyaman dengan pertanyaan Rose


"ya tidak apa-apa sih kan biar ada topik buat ngobrol" kata Rose


"tuan Alvian" kata Ryo yang tiba-tiba ada di rumah sakit


"ada apa Ryo?" kata Alvian


"CEO kita yang asli sedang dalam perjalanan ke sini dengan pesawat pribadinya" kata Ryo


"kondisinya sedang tidak memungkinkan kenapa mereka membiarkan nya ke Belanda" kata Alvian


"kita akan tau setelah bertemu dengan CEO kita" kata Ryo


"apa kita ke kantor sekarang?" tanya Alvian


"kita langsung ke bandara saja untuk menjemputnya, dan kita akan langsung melakukan rapat perusahaan di bandara, tuan Reyhan sudah menyewa tempat di dekat bandara" kata Ryo


"baiklah" jawap Alvian


"apa aku bisa ikut" tanya Rose tiba-tiba


"bukankah sebaiknya kamu menemani aunty Sarah disini? kata Alvian


"em tapi...


"ya sudah ayo" kata Alvian


"aunty kami pergi dulu, aunty tidak apa-apa kan disini sendiri dulu kata perawat uncle Rey dan Farah sedang dalam perjalanan ke mari dan di sini juga ada Jasmin" kata Alvian


"kalian pergilah dan hati-hati jika selesai segera kembali" kata Sarah


"baik aunty kami pergi dulu" kata Alvian yang hanya di balas anggukan oleh Sarah


"permainan di mulai....

__ADS_1


__ADS_2