Takut Jatuh Cinta (Alvian)

Takut Jatuh Cinta (Alvian)
Episode 61


__ADS_3

"selamat ya, sini sayang mulai sekarang jangan panggil aunty lagi ya tapi panggil mommy sama Daddy karena kamu juga akan menjadi anggota baru keluarga kamu" kata Sisil sambil memeluk Rose calon menantunya


"karena keluarga kalian ada gen kembar jadi aku harap cucu-cucuku nanti akan kembar semua jadi rumah kami akan sangat ramai" kata papa Rose


"papa ngomongin apa sih bikin Rose malu saja" kata Rose


"kamu akan jadi salah satu menantu kesayangan mommy sama Daddy" kata Sisil


"menantu kesayangan no 3 atau 4" kata Alfira yang ternyata sudah tiba di restauran bersama Albian


"apa maksud kalian jika Rose menantu kalian" kata Alvian yang terkejut saat akan berpamitan tapi dia malah mendengar jika Rose akan menjadi menantu mommy dan Daddy nya


"Vi kamu...


"tunggu di sini jangan kemana-mana aku akan membawa menantu yang tepat untuk kalian" kata Alvian yang langsung pergi begitu saja


"mom ada apa? kenapa dia seperti itu?" kata Albian


"kamu akan tau nanti" kata Sisil sambil tersenyum penuh arti


Sementara itu di tempat Jasmin...


hix hix hix


"dasar Jasmin tidak tau diri, dimana Jasmin yang dulu sekuat baja dimana Jasmin yang dulu tahan semoohan orang di mana Jasmin yang sekuat karang kenapa sekarang aku sangat lemah" gumam Jasmin sambil terus menangisi nasibnya yang ternyata baru dia sadari jika sebenarnya dia sudah mulai menyukai Alvian


tok tok tok


"ada apa pak?" tanya Jasmin setelah membuka pintunya


"bisa ikut saya sebentar"


"kemana?" tanya Jasmin


"kata nyonya di suruh ikut saja"

__ADS_1


"baiklah tunggu sebentar saya ambil tas dulu" kata Jasmin lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil tasnya


Beberapa saat kemudian...


tok tok tok


"Jasmin Jasmin apa kamu di dalam" panggil Alvian


"Jasmin aku mohon buka pintunya" kata Alvian lagi namun masih tidak ada tanggapan


"Jasmin..." panggilnya lagi


"maaf tuan tadi nona Jasmin pergi dengan seseorang" kata tetangga Jasmin


"apa dia laki-laki" tanya Alvian


"iya" jawap tetangga


"baiklah terimakasih" kata Alvian lalu segera mengambil hpnya untuk menghubungi seseorang


Di restoran...


"siapkan saja acara pertunangannya untuk pestanya sekalian saja nanti saat resepsi pernikahannya di gelar" kata Dirga santai


"bagaimana jika kak Vian tidak datang?" kata Rose khawatir


"tenang saja dia pasti akan datang rencana Daddy tidak akan gagal" kata Dirga percaya diri


"bukankah itu semua ideku kak" kata Reyhan meralat ucapan kakaknya


"iya ide kita bersama" jawab Dirga


"sambil menunggu persiapannya selesai kita istirahat dulu yuk mas aku capek banget" kata Sisil


"nanti jika Vian tiba-tiba kesini gimana" tanya Alfira

__ADS_1


"ya makin seru lah pastinya dan itu tugas kalian untuk menahan Vian sampai nanti acara pertunangan, jagain yang bener jangan sampai kabur" kata Dirga


"tuh anak kenapa ribet banget sih hatinya kalo ada laundry buat hati udah aku antar dari dulu dia biar sekalian di setrika biar gak kusut hidupnya" omel Albian


"tau tuk gak kayak kak Bagas yang to the points orangnya" kata Alfira


"kalian ini ngomong apa sih kalau semua orang kayak Bagas suami Ella, apa kabar nanti orang-orang kayak karyawan-karyawan kalian di Indonesia" kata Sisil


"kak Ella dan kak Ello gak kesini juga mom" tanya Alfira


"kamu tau kan Ella baru saja melahirkan dan istri Ello hamil besar mungkin saat pernikahan mereka baru bisa hadir" kata Sisil


"eh Fira kamu masih belum dapat juga kan seru tuh bisa bareng-bareng" goda Dirga


"Daddy apaan sih Fira masih menikmati masa indah Alfira yang bebas dan belum terkontaminasi sama cinta-cintaan" kata Alfira


"mohon maaf apa tuan Vian masih di sini" tanya Ryo asisten Alvian yang baru tiba di restoran


"eh Ryo duduk dulu kamu sudah makan apa belum makan dulu ya bentar lagi sampai" kata Albian


"maaf tapi saya hanya sebentar ini ada berkas yang harus di tandatangani hp tuan Vian dari tadi sibuk pesan saya hanya di baca" kata Ryo


"siapa kak" tanya Alfira


"asisten si Vian kenapa kamu mau, ambil deh dari pada jomblo akut" kata Albian dengan entengnya


"apaan sih" kata Alfira malu dan langsung pergi dari sana


"kebetulan banget kamu di sini, kamu tidak perlu kembali ke kantor kamu disini saja bantu acara di sini yang mungkin sebentar lagi akan di laksanakan" kata Dirga


"maaf tuan ada acara apa ya" tanya Ryo


"pertunangan Alvian dan...


"apa!!! tapi tuan Vian sudah memiliki orang yang di cintai tuan" kata Ryo kaget sambil melirik Rose yang sedang di rias yang tempatnya tidak jauh dari posisinya berdiri

__ADS_1


"sudah kamu bantu saja disini dan mana berkasnya biar saya periksa dulu" kata Dirga


"baik tuan" kata Ryo sedikit khawatir dengan keadaan bossnya nanti


__ADS_2