Tawanan Hati Sang Musuh

Tawanan Hati Sang Musuh
Bab 50 Cut Cut Cut


__ADS_3

Elizabeth mendekat dan menatap dua orang dihadapannya itu bergantian.


"Apa kamu belum mau memperkenalkan gadis cantik ini Black?" Black tersenyum tipis kemudian melirik gadis cantik berstatus janda yang sejak tadi diam saja.


"Saya guru privat nyonya muda, Nyonya. Perkenalkan nama saya adalah Devi Aldiva." Gadis itu dengan cepat memperkenalkan dirinya takutnya Black mengatakan sesuatu yang tidak-tidak. Ia pun mengulurkan tangannya ke arah perempuan itu dengan sopan untuk bersalaman.


"Oh, guru privat yang pernah kamu katakan itu ya Black?" Elizabeth menatap gadis cantik itu dengan senyum diwajahnya.


"Ah iya Onty. Inilah gurunya nyonya Prilya."


"Hem, senang berkenalan denganmu Devi. Silakan kalian istirahat di dalam kamar masing-masing," ujar Elizabeth kemudian segera berlalu dari tempat itu. Sungguh, ia juga ingin beristirahat karena masih sangat lelah dengan perjalanan panjang yang ia lalui beberapa hari ini.


"Dev, kamu cepat tidur ya," ujar Black saat mengantar gadis itu ke dalam kamar tamu.


"Ah iya Tuan. Kamu juga silahkan beristirahat." Devi menjawab seraya memandang ke arah pintu. Ia ingin orang itu segera keluar dari sana karena ia benar-benar sangat lelah dan mengantuk.


"Selamat malam Dev, sampai berjumpa lagi besok." Pria itu pun keluar dari kamar itu kemudian kembali lagi masuk dan mengecup pipi gadis itu.


Eh?


Devi bagaikan tersengat lebah. Ia merasa sangat kaget dengan apa yang dilakukan pria itu padanya.

__ADS_1


"Saya sangat suka padamu Devi Aldiva. Dan saya juga ingin menikah denganmu" ucap pria itu dengan wajah serius.


"A-Apa? Kamu tidak sedang bercanda 'kan?" tanya Devi dengan ekspresi kagetnya.


"Devi, lihat mataku. Saya sangat mencintaimu dan ingin menikahimu." Black langsung meraih bahu gadis itu dan mengikis jarak dengannya. Tangan besar pria itu merengkuh pinggang rampingnya hingga mereka berdua begitu sangat dekat.


"A-Apa? Eh, biarkan saya beristirahat Tuan. Ini sungguh sangat mengejutkan buatku. Jadi biarkan saya memikirkannya terlebih dahulu." Devi gugup. Ia berusaha mendorong tubuh besar pria itu tetapi ternyata tidak bisa ia lakukan.


Akhirnya ia hanya bisa tersenyum tipis dengan dada berdebar. Untuk pertama kalinya ia sangat dekat dengan pria seperti ini. Suaminya saja tidak pernah melakukan hal seperti ini padanya.


"Dev, katakan kalau kamu juga mempunyai perasaan padaku," ucap pria itu dengan tatapan lurus kedalam mata bening gadis itu. Devi semakin gugup. Ia masih sangat malu untuk mengatakan kalau ia juga sudah lama menyukai pria ini. Sejak iia lari dari rumah pelacuran karena ulah Rendra. Sejak itu pula ia menyukai Black.


"Iya Tuan. Saya menyukaimu. Sudah puas?" Black tersenyum kemudian mengecup bibir gadis itu sekilas. Rengkuhan tangannya akhirnya mengendur dan akhirnya terlepas.


"Tidurlah. Besok kamu akan ku buat kamu jadi istriku."


"A-Apa?" Devi melongo. Ia tidak tahu harus berkata apa saat ini. Semuanya begitu tiba-tiba.


🌻


Pagi pun datang menjelang. Semua pelayan di rumah mewah itu sudah bangun dan nampak sangat sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Yang tersisa di kamar-kamar adalah para penghuni rumah yang sepertinya masih bermalas-malasan di di atas ranjang empuk dengan selimut tebal mereka.

__ADS_1


Samuel Richard sejak tadi sudah bangun. Belalainya pun ikutan bangun dan tidak ingin terlelap lagi meskipun ia sudah membujuknya. Sungguh keadaan ini sangat menyiksa dirinya.


Sejak semalam sang belalai sudah mogok untuk diam dan malah semakin tegak menjulang karena ia dan Prilya tidur di dalam selimut yang sama. Sepanjang malam bergesekan kulit dengan tubuh istrinya yang hanya berpakaian ala kadarnya itu membuatnya hampir gila.


Ia ingin melakukan tugasnya tapi merasa kasihan karena istrinya itu masih dalam keadaan berkabung. Akhirnya ia hanya bisa menenangkan dirinya lagi dengan mencari minuman dingin.


Perlahan tangannya bergerak ke arah wajah manis isterinya. Ia mengelus wajah itu dengan penuh perasaan. Bibirnya pun sudah mulai bergerak menyentuh kelopak mata yang masih tertutup itu.


Cut


Cut


Puasa!!!


🌻🌻🌻


*Bersambung.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading ya gaess 😍

__ADS_1


__ADS_2