Tawanan Hati Sang Musuh

Tawanan Hati Sang Musuh
Bab 69 Salahkah?


__ADS_3

Prilya langsung melompat dari ranjangnya dan segera berlari keluar. Ia tidak ingin melihat wajah suaminya. Rasa benci dan jijik semakin menyeruak dari dalam hatinya.


"Pril, tunggu aku sayang. Dengarkan aku dulu!" Samuel Richard memburu istrinya berusaha untuk menahan langkahnya. Akan tetapi perempuan itu begitu cepat larinya.


"Sialan kamu Martha. Bisa-bisanya aku hampir saja tertipu olehnya." Samuel Richard mengepalkan tangannya dikedua sisi tubuhnya. Ia pun ikut keluar dari kamar itu untuk menyelesaikan masalah ini dengan perempuan yang sangat ia cintai itu.


"Sam? Ada apa? Kok kamu panik begitu?" tanya Elizabeth saat bertemu dengan putranya di dalam ruang keluarga sendirian.


"Prilya Ma, dimana dia?"


"Heh, mama kan baru datang. Jadi Mama juga gak tahu. Memangnya ada apa sih?"


"Prilya marah sama aku Ma."


"Kenapa?" tanya perempuan itu pura-pura tidak tahu. Ia yakin ini pasti karena ulah di Martha itu. Apalagi ada cetakan gincu merah pada kemeja sang putra.


"Karena ini Ma," jawab Samuel seraya menunjuk tanda merah itu pada kemejanya.


"Oh, kirain itu tanda merah dari istrimu. Ya pantas saja sih kalau dia marah. Mama aja marah. Sekarang katakan pada Mama. Kamu dapat cap bibir itu dari siapa hah?!"


"Ini dari Martha Ma."

__ADS_1


"Oh ya ampun. Jadi kamu masih bertemu dengan siluman ular itu?" Tatapan Elizabeth begitu tajam pada putranya sampai serasa ingin mengiris-irisnya.


"Mama, itu karena kebetulan saja. Kami tak sengaja bertemu di Mall tempat meeting kami."


"Lalu?"


"Ya, aku mengantarnya pulang karena kakinya cedera."


"Lalu?"


"Ya, kami tidak melakukan apapun."


"Bohong Ma. Mana mungkin Mas Sam tidak melakukan apapun sedangkan buktinya saja bisa kita lihat!" Prilya yang ternyata ada di sana langsung ikut menimpali dengan kemarahan yang meluap-luap. Airmatanya rupanya belum kering juga dari pelupuk matanya.


"Prilya sayang, dengarkan aku. Apa yang kamu pikirkan itu tidak benar. Ini hanya intrik yang sangat memuakkan. Ini tipuan sayang."


"Tidak. Saya tidak percaya. Kamu menikmati waktu bersama dengannya Mas. Dan ya ampun itu sangat menjijikkan, hiks." Prilya kembali terisak. Ia menepis tangan suaminya dengan keras karena tidak mau disentuh olehnya.


"Prilya plis. Dengarkan aku sayang," bujuk pria itu lagi tapi Prilya malah menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Saya ingin pergi dari rumah ini Mas."

__ADS_1


Samuel Richard tersentak kaget. Ia tidak menyangka kalau hanya insiden cetakan bibir ini, istrinya langsung ingin berpisah dan meninggalkannya.


"Tidak Prilya. Dengarkan aku baik-baik. Seumur hidupmu, kamu hanya akan bersama denganku! Jadi jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku dan pergi dari sini. Mengerti kamu?!"


"Tak ada bantahan karena kamu pasti tahu kedudukanmu di sini, di rumah ini, dan di dalam hatiku!" tegas pria itu dengan nada yang mulai meninggi. Sungguh ia tidak suka mendengar istrinya mengatakan hal yang seperti itu.


Prilya tidak menjawab, ia mulai sadar diri kalau ia dinikahi hanya sebagai penebus utang dari almarhum ayahnya. Ia lupa diri karena selama beberapa hari ini ia mulai dimanjakan oleh suaminya. Dan sebenarnya tak punya hak untuk marah dan menuntut macam-macam. Harusnya ia bersyukur saja karena diberikan tempat yang nyaman di rumah ini.


Perempuan itu pun menyusut air matanya kemudian berdiri dari duduknya. Ia kembali ke kamarnya dengan langkah gontai. Hatinya sangat sakit dan ia tak punya hak untuk marah ataupun menuntut haknya. Ia bukanlah siapa-siapa disana.


Samuel Richard terpaku. Ia bingung. Apa ia salah bicara hingga Prilya tak lagi menantang ataupun marah padanya?


"Mama..." Pria itu memanggil mamanya meminta pertolongan. Elizabeth hanya mengangkat kedua bahunya dan meninggalkan pria itu sendiri dengan perasaan nelangsa.


"Astagfirullah, apa yang terjadi?" tanyanya dengan tangan meraup wajahnya kasar. Ia pun mengikuti langkah istrinya ke dalam kamar.


🌻🌻🌻


*Bersambung.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?

__ADS_1


Nikmati alurnya dan happy reading 😍


__ADS_2