
leo hanya mengusap wajah kasarnya,yah karna dia tlah mengakui kecantikan wanita itu,
saat uun hendak pergi,leo menghentikanya,dan mengancam untuk tidak di katakan pada siapa siapa tentang barusan termasuk vani sendiri,uun hanya mengangguk lalu pergi,..
"tuan tuan,mbok nak seneng kuwi ngomong,jujur wae,wong yow tuan bagos sugih,mbak vani yo ayu koyone yo pendidikane duwor,kok yo mulangi wedi ngungkapne,wong yow wes ketok serasi kikikiki."
("tuan tuan,kalo suka itu ya bicara,jujur aja,tuan aja cakep,kaya,kak vani ya cantik kayanya berpendidikan tinggi,kok harus takut ngungkapin,orang udah terlihat serasi kikikiki.")uun tidak sadar ketika dia saat menuju dapur dan tertawa di lihat vani saat turun tangga,.
Vani memilih untuk menghampiri leo untuk mempertanyakan tentang uun yang terlihat aneh.
"ehem.."deheman vani,setelah duduk di kursi makan
"Ehem juga,,"balas leo.Vani mengerutkan keningnya,
"eh tuan es balok,obat kamu abis yah,"vani pun mengejek leo,sambil menyondongkan kepalanya,tapi sayangnya leo malah tidak tau maksud dari celotehan vani yang membikin geram vani,
"obat??,,aku gak sakit,bukanya kamu yang sakit,sepertinya perut kamu lagi kembung bukan,sampe sampe buang angin trus,,"
Vani hanya melongo A I U E O,..bahkan mulutnya sampe tidak bisa ber kata2 karna malu,iya memang membenarkan,sebelum sampe pun dia udah sering buang angin di dalam mobil mewah itu,
sebenarnya karna dia sering telat makan,bahkan siang sebelum leo datang dia jg blom makan,mandipun sering malam,sepertiny dia sengaja agar sakit,agar bisa pergi ke Rumah sakit trus bisa kabur,.
tapi bukan rencananya yang berhasil malah membuat malu dia,,uhhh kasian banget gk kebayang deh pergi dengan cowok naik mobil mewah abis itu buang angin trus di mobil,AISSSSTT pasti udah ku tutup topeng mukaku hehehe..
wajah vani yang memerah,membuat leo tertawa kecil,.
"Don't worry about it, my girl.,lagian ku anggap itu hadiah perkenalan kita,,"
"Dasar cowok aneh,apa kamu gak merasa ilfil sama aku hah,...kayaknya kamu seneng banget,dapat bom dari aku,berasa dapat piala gitu,.."vani yang mulai bersungut sungut karna kejailan leo,sepertinya dia merasa dapat mainan baru buat meledek vani..
"haha...haha.....you are cute my girl,apa kau lupa aku mendapat 2 penghargaan dalam sekejap,,"
"Maksudnya,.."vani padalah sudah berusaha agar tidak di bahas soal ciuman itu,ciuman pertamanya.
"hummm hum..."leo memonyongkan bibirnya,sambil telunjuknya menunjuk bibirnya leo yang memang termasuk bibir sexy untuk seorang pria..
"ha..haha...ha.."tepat saat leo ketawa
"Dasar es balok
,..nih nih rasain nih,,"!
vani menaruh satu sendok sambal tomat dan tepat masuk di mulut leo,..
Seketika leo yang memang gak suka pedas,bahkan memiliki alergi dengan tomat bikin leo kalang kabut di buatnya,.
Di pertengahan makan malam mereka kacau karna ulah leo yang selalu menggoda vani hingga insiden itu terjadi..
"Air air mana air....."leo hanya teriak teriak air,bahkan air yang ada di depanyapun sengaja di ambil vani,
kepala pelayan bahkan para bodyguard yang mendengar datang menghampiri,tapi fani mengasih kode agar mereka pergi,'
pelayan juga bodyguard yang menganggap mereka sedang bergurau pun pergi meninggalkan mereka berdua.
"air...girl,.please girl give me that water,"
"NO, and no water for you!!!!!!."
vani tetap menjailinya,,"itu pelajaran buat cowok yang berani menyentuh bibirku tanpa permisi,.huh.,kasian deh rasain tuh sambal tomatnya,,".
"Ha ha ha.. haa,".tawa penuh kemenangan,
"Please girl,uhuuk uhuuk uhuuk,,"
Wajahny bahkan hampir semua badanya bentol2 memerah karna alerginya,
badanyapun mulai melemah,bibir pucat.
Vani menyadari perubahan tubuh leo yang semakin memucat dan memerah,.
"eh es balok,eh emm leo...,kak kamu kenapa,,"
__ADS_1
vani panik,dia memberi minum leo dan,
BRUKKK
badan leo terjatuh menimpa tubuh mungil vani,karna dengan sigap vani meraih leo yang hampir terjatuh,tapi masih dengan kesadaranya,di sandarkanya kepala leo di dada vani...
"Bikkkk,bibikkk!!!!!....uunnn,toloooongg tuan es,eh tuan leo sakit,..."
*kondisi kayak gini masih aja ceplas ceplos,dasar my girl,tapi aku sika karna bisa melihatmu mengkhawatirkanku girl,..*
batin leo,dengan senyuman manisnya di tengah badanya yang lunglai..,
vani menyadari senyuman leo,vani mengerutkan keningnya,,
"Apaan sih sakit masih aja cengengesan,."Geram vani,tiba tiba
Vani membulatkan matanya.
"Jangan bilang kamu lagi mikir jorok ya,atau kamu lupa ingatan,,"
"Hem dasar gadis unik,apa gak ada pikiran yang baik tentang aku hem.."
"Nona tuan kenapa,.."kepala pelayan dan beberapa bodyguard,juga uun menghampiri mereka berdua.
"Tolong bawa tuan kekamar,dan tolong panggilkan dokter,.."
"Iya Non.."
beberapa bodyguard membawa leo kekamar,
setelah sampai vani menanyakan riwayat penyakit atau adakah alergi pada tuan mereka,
kepala pelayanpun mengatakan klo ada alergi dengan tomat,seketika vani merasa bersalah,
vani menyuruh uun mengambilkan tas yang ada di meja,.
Karna dia seorang asisten juga calon dokter,dia selalu membawa beberapa obat di tasnya buat jaga2,yang tentunya sudah mengantongi ijin dari atasan,
"Ini kak,.."uun memberikan tasnya,
ucapan kepala pelayan,uun mengangguk dan dia sudah mengerti maksutnya dari kepala pelayan itu memanggilnya,.
Didalam mansion sudah tertera peraturan,dilarang memasak untuk tuanya yang berhubungan dengan tomat,.
"Ini cepat minum,..",Vani memberikan obat alergi untuk leo.
"Kamu gak lagi ngeracuni aku kan girl,..."sebenarnya pertanyaan leo bukan untuk menyelidiki vani,tapi untuk menjaili vani,
"Isshtt,...masih aja yah,lagi sakit juga masihhh ajah bikin jengkel,kayaknya masa kecilmu kurang bahagya deh,,hahhhh..."Vani jengah dengan kelakuan leo,
leo yang mendengar kata2 vani tentang masa kecilnya seketika terlihat murung,
!tok tok tok
suara ketukan pintu terdengar,
"Masuk,,."
Salah satu pelayan masuk bersama dokter daniel,
dokter Daniel mulai memeriksa tekanan darah,tes denyut nadi,dan lainya dokter memberikan infus,karna leo tidak mau di bawa ke Rumah sakit,
"Ee maaf sebelum saya datang apakah ada yang mengobati tuan,.."Tanya dokter penasaran.
"Iy,Dia kekasihku..,".Leo melempar pandangan ke arah vani,vani langsung mengernyitkan keningnya,sambil cemberut.
Leo masih kepikiran kata kata vani sebelumnya,tapi dia juga tidak bisa jauh ataupun marah sama vani,
Daniel masih tertegun melihat Vani,tidak hanya cantik tapi juga pintar,
*cantik pintar,tapi sayang milik tuan leo,beruntungnya dia,andai dia jadi ke...
__ADS_1
Batin dokter Daniel dengan senyumnya,leo yang melihatnya membuat hatinya tak tenang,..
"Ehem....,"Deheman leo membuyarkan lamunan dokter Daniel.
"ehhh,..Ma maaf tuan,,"dokter Daniel gelagapan karna ketangkap basah memandangi vani dengan intens,.
"Apa kau tidak bisa menjaga matamu,hah...,"
Geram leo bicara dengan nada yang terlihat begitu marah,dan tatapan mata tajam yang menghunusny,mungkin karna tidak rela wanitanya di lirik pria lain.
"Sekali lagi maaf tuan.,"
Dokter Daniel hanya menunduk tak berani memandang leo,.
Vani yang melihat dua orang pria yang terlihat tak beres menengahi pembicaraan mereka berdua,
"Kenapa dokter menanyakan itu,,.."
Dokter merasa lega karna pembicaraanya vani menengahi masalahnya dengan singa jantan itu,,..
"Saya hanya mau memberitahu tuan leo,kalo tuan harus bersyukur,karna nona memberikan pertolongan pertama,kalo tidak mungkin hal buruk bisa terjadi.."
Vanipun merasa lega karna leo lepas dari bahaya yang hampir merenggut nyawanya dan itupun karna ulahnya,
"Apakah anda seorang dokter nona,,"
tanya Daniel yang masih penasaran dengan vani,
"saya hanya mahasiswa kedokteran,,"
"Apakah dokter bedah atau saraf atau,,"
"Kandungan dokter,,"sahut vani,seketika dokter Daniel kaget,karna jauh dari perkiraanya,.
"Oh aku kira dokter dalam,.."
"Tidak dok,aku mahasiswa kedokteran jurusan Obgyn,,"
vanipun menjawabnya dengan senyum manisnya,
leo menatap mereka berdua,seakan dia merasa di acuhkan,.
"Ehemm,.."
"Apa perlu anda tau semua tentang kekasihku dokter Daniel,,"ucap leo wajahnya yang terlihat merah padam karna marah,membuat dokter Daniel bergidik ngeri melihatnya.
"Eem maaf tuan nona saya pamit undur diri,ini resep bisa di tebus di apotik besok,saat ini sudah saya beri obat sementara,kalo begitu saya pamit tuan dan nona,,"
Dokter daniel dengan cepat pamit meninggalkan tuan dinginya itu,
"Senang sekali sepertinya,bisa berbincang bincang dengan dokter tengil itu..,"wajah leo yang cemberut karna marah malah terlihat manies,.
"waduh tengill...,cakep gitu kok tengil sihh,ganteng kaleee tuan singaaaaa,,.."vani sepertinya mengetahui kalo leo benar benar sedang cemburu.
Hati leo makin terasa terbakar cemburu,
Sebenarnya entah kapan vani juga merasakan perasaan yang nyaman dan bahagya saat bersama leo,tp dia merasa hatinya masih untuk Dion,orang yang sangat di cintai juga sangat mencintainya,kebaikan Dion juga keluarganya telah banyak membantunya,salah satunya perawatan mamanya,terapi dan sebagainya...
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.###Duh kayanya leo bakal bucin akut nih,tetep ikutin yah ceritanya bakal lebih lebih seru loh he he he...