
********
"Apa yang akan anda lakukan pada wanita itu tuan?" tanya Danzo penasaran setelah mobil melaju meninggalkan mall milik Rian.
"Biarkan ikan menggigit umpannya dulu Danzo, setelah itu mau kita goreng atau kita masak tergantung dari ikan itu sendiri." Ujar Rian tak acuh ia sedang sibuk berkirim pesan pada istrinya.
Rian 📨 Bagaimana kondisimu honey, apa sudah lebih baik.
Lima menit menunggu namun tak ada balasan dari Velia pesan kedua pun dikirimkan Rian.
📨 Honey apa kau baik-baik saja? kenapa tidak membalas pesanku?
Namun sekian lama menunggu pesan tak kunjung dibalas. Rian langsung menghubungi kepala pelayan di mansion nya. Dering pertama langsung mendapat respon dari pak Robin.
"Selamat siang tuan ... "
"Dimana istriku?"
"Istri anda sedang berenang di atas bersama putri anda tuan." Ujar Pak Robin.
"Apa ada maid lain yang menemani mereka?"
__ADS_1
"Ada 3 maid dan 2 wanita dari organisasi." lapor pak Robin.
Pak Robin adalah orang kepercayaan Rian yang paling lama melayani Rian. Bahkan saat Rian mulai membentuk organisasinya pak Robin lah yang membantu menyeleksi orang-orang itu. Pak Robin dulunya seorang mantan preman yang pernah di bantu oleh Rian. Sejak saat itu pak Robin mengabdikan dirinya hanya pada Rian.
"Baiklah jika begitu. Jangan sampai ada kesalahan lagi." Kata Rian mengakhiri panggilannya.
Tak lama ponsel Danzo berdering. Ada panggilan dari nomor tidak di kenal. Danzo menggeser ikon berwarna hijau dan langsung terdengar suara perempuan.
"Halo selamat siang saya angel sekertaris pak Hermawan. Maaf tuan apa saya bisa mendapatkan kontak telepon tuan Rian ada yang ingin saya sampaikan pada beliau."
"Maaf nona, tidak bisa. Jika ada sesuatu yang perlu anda bicarakan silahkan hubungi saya atau Joe asisten tuan Rian."
"Ah sayang sekali, saya hanya ingin menanyakan tentang detail yang tuan Rian inginkan." Ujar Angel suaranya di buat selembut mungkin. Rian memberi isyarat pada Danzo untuk mengadakan pertemuan dengan Angel secara khusus.
Setelah menutup sambungan teleponnya Danzo menatap Rian ragu.
"Tuan, bagaimana jika sampai nona Velia tau." Danzo mencemaskan nyonya mudanya.
"Kau tenang saja. Aku sudah mempersiapkan semuanya." Tanpa Danzo ketahui Rian sedang berkirim pesan dengan Velia dan mengajak bertemu untuk menghempas bibit pelakor yang saat ini gencar mengincar dirinya.
Velia yang sudah selesai berenang membaca pesan dari suaminya pun menjadi sumringah. Disaat bersamaan Bianca dan Santika baru pulang dari Salon langganan mereka dengan wajah berbinar cerah.
__ADS_1
"Mama, mama mertua bolehkan nanti aku menitipkan Zafrina sebentar. Aku harus menemani a untuk perjamuan siang." Kata Velia.
"Tapi sayang, apa kau baik-baik saja. Bahkan kau baru saja membaik." Bianca sedikit tak setuju jika putrinya keluar mansion dengan kondisi seperti itu.
"Mama, aku harus selalu ada di samping suamiku. Agar tidak ada satupun wanita yang berani meliriknya." Ujar Velia. Dengan sangat terpaksa Bianca mengijinkan Velia pergi. Velia diantar oleh Pablo, dan didampingi oleh dua pengawal wanitanya. Hari ini Velia memakai dress selutut berwarna dusty pink tanpa lengan. Velia juga mengikat rambutnya tinggi hingga memperlihatkan leher jenjangnya. Velia tampak sangat sempurna, dia duduk dengan anggun di kursi belakang sambil terus mengirimi pesan pada suaminya.
.
.
.
Sementara itu Angel yang tampak senang mendapat undangan langsung tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia memakai dress press body berwarna merah cabai, panjang nya tak sampai sejengkal dari pahanya dengan atasan model kemben yang memperlihatkan sebagian besar dadanya yang memiliki ukuran di atas rata-rata.
Rian sudah duduk di privat room sambil menyelesaikan pekerjaannya. Tak lama angel datang dengan senyum cerah di wajahnya. Rian pun melempar senyum menawannya pada Angel hingga membuat gadis itu berbunga.
"Duduk lah dulu, pesan apa saja yang kau inginkan. Kita bersantai sejenak." Kata Rian dengan suara beratnya. Angel tersenyum malu mendapat perlakuan lembut dari Rian, sementara Danzo sudah bergidik ngeri melihat tampilan Angel.
"Matilah, jika sampai nyonya muda mengetahui semua ini." Batin Danzo.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Selamat membaca 🥰🥰🥰🥰