Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
Cukup sampai disini!


__ADS_3

"kenapa?kenapa?kenapa kau lakukan ini padaku?"ucap Jeny lagi dengan sudut matanya yang mulai berair.Jeny berusaha mati-matian agar airmatanya tidak menetes.


"harusnya mas bilang jika memang sudah tak memginginkanku,maka aku akan pergi dengan sendirinya"ucap Jeny lagi.


"aku lakukan ini karena kecewa padamu!seadainya kamu mau mengikuti kemauanku,aku tidak akan melakukan ini.Rumah tangga kita pasti baik-baik saja!"balas Rendy yang tak mau mengakui kesalahannya.


deg..


Jantung Jeny semakin diremas mendengar jawaban dari Rendy suaminya.


"kemauan yang mana yang mas maksud?"tanya Jeny lagi.


"seandainya kamu menuruti kemauanku untuk tidak memgambil jabatan CEO di Wijaya grup,pasti waktumu lebih banyak bersamaku.Bukan kah aku sudah pernah bilang untuk kebutuhanmu, aku masih bisa memanjakkanmu tanpa kamu harus jadi CEO WIjaya Grup,kamu bisa bermanja-manja denganku,kamu bisa lebih banyak melayani aku sebagai suamimu dan juga kita pasti sudah punya anak jika kamu tidak sibuk dengan jabatanmu saat ini!"jawab Rendy tanpa peduli pearasaan Jeny sedikitpun.

__ADS_1


Dada Jeny terasa semakin sesak seperti dihimpit batu besar mendengar jawaban Rendy suaminya yang menyalahkan dirinya.


"bukan kah dulu sudah aku jelasakan kenapa aku harus mengambil jabatan CEO di Wijaya Grup mas dan waktu itu kau menyetujuinya mas!"kata Jeny yang masih tidak percaya bahwa alasan itu yang membuat suaminya berselingkuh.


"Dan untuk kehadiran anak aku tidak pernah menundanya mas,mungkin tuhan memang belum percaya pada kita untuk dianugrahi keturunan"lanjut Jeny lagi.


"Dulu aku menyetujuinya karna aku pikir kau bisa membagi waktumu dengan baik,tapi nyatanya tidak,bahkan kau pulang saat aku sudah tertidur dan pergi saat aku belum terjaga,kau sama sekali tak melayani keperluan ku.Semua pelayan yang menyiapkan!Aku seperti laki-laki lajang yang tak memiliki istri.Seadainya kau tidak terlalu sibuk dan lelah pasti badanmu akan lebih sehat dan mudah hamil"sanggah Rendy masih dengan egonya yang tinggi merasa dia tidak bersalah dalam hal ini.


seadainya kamu tau mas, semua keperluanmu aku yang menyiapkan. aku rela tidur hanya 2 jam setiap hari hanya untuk bisa menjalankan tugasku sebagai seorang istri meski ada pelayan sekalipun.dan andai kau tau makanan yang kau makan setiap pagi adalah hasil dari masakan yang aku masak dengan tangan ku sendiri bukan koki yang ada di mansionmu bathin Jeny perih karna ternyata suaminya tidak menyadari pengabdiannya .


"tidak masih banyak lagi.sejak kau jadi CEO Wijaya grup orang diluar sana memandang rendah diriku!"jawab Rendy.


Jeny menyergitkan keningnya bingung dan heran akan jawaban dari Rendy suaminya,Apa maksudnya merendahkan dirinya bukankah suaminya ini juga CEO Hutomo Grup,meski perusahaan Hutomo grup masih sedikit dibawah Wijaya grup tapi perusahaan Hutomo grup juga bukan perusahaan kecil.

__ADS_1


Kalau Wijaya grup bisnisnya mencakup berbagai bidang dari retail,kesehatan,properti,dan pertambangan dan masih bisnis pendukung lainnya.Sedang Hutomo grup hanya bergerak dibidang konstruksi saja.


Tapi Jeny tak sekalipun bersikap merendahkan suaminya.


"apa maksudmu mas?"tanya Jeny heran.


"ah..sudahlah aku takkan menjelaskan panjang lebar lagi.Intinya aku ingin kau melepas jabatan CEO ini maka rumah tangga kita akan berjalan baik-baik saja!"tegas Rendy.


deg..


melepas wijaya grup,tidak mungkin.Wijaya grup bukan hanya sekedar perusahaan biasa tapi Wijaya grup adalah peninggalan orang tuaku.Bahkan pesan mereka pada kakak cuma supaya menjaga Wijaya grup tetap tegak berdiri. bathin Jeny.


"maaf kan aku mas,ini mungkin salahku yang tak mampu membuat mu berdiri nyaman disampingku.Aku dan ego ku yang masih ingin tetap berada diposisi ini di Wijaya grup.Bagiku ini bukan hanya sekedar kedudukan tapi lebih dari itu,disini jiwa kedua orang tua ku dan kakakku berada.Maka aku dengan sangat terpaksa tidak mampu untuk menuruti kemauan mas.Jadi aku putuskan cukup sampai disini perjalanan kisah rumah tangga kita mas"

__ADS_1


bersambung


__ADS_2