Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
ke perusahaan wijaya grup


__ADS_3

Seorang wanita berbalik dari kursinya.


"Anda.."Raihan terkejut mendapati wanita yang ia kira Jeny ternyata bukan.


Luna menampilkan wajah tenang nan dinginnya dihadapan Raihan.


"dimana Jeny?"tanya Raihan.


"ada perlu apa ,anda mencari nona muda saya?"Luna balik bertanya.


"saya hanya mengkhawatirkan keadaannya saja."jawab Raihan tenang.


"siapa anda dan apa tujuan anda mendekati nona muda saya?"cecar Luna.


"baiklah saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dulu,supaya anda tidak curiga dengan saya."


"nama saya adalah Raihan Adiguna,dan saya tidak punya maksud tertentu pada nona muda anda yaitu Jeny Aurora Wijaya."jawab Raihan tenang.


Luna hanya tersenyum miring mendengar jawaban dari lawan bicaranya.Luna bangkit dari tempat duduknya,perlahan ia mendekat kearah Raihan.Dan saat ini Luna tepat berdiri dihadapan Raihan.


"benarkah seper.."ucapan Luna terpotong suara pintu yang terbuka.


ceklek


"Kak Lun,ayo makan siang"


Raihan dan Luna serempak menoleh kearah sumber suara.


"nona"


"Jeny"

__ADS_1


"Rai"


kata yang keluar secara bersamaa dari ketiga orang itu,mereka sama-sama terkejut.


"nona sudah lapar?"Luna melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya dan benar saja sudah waktunya makan siang.


"hem"jawab Jeny,kemudian pandanganya ia arahkan kepada Raihan.


"Rai,bagaimana kau bisa disini?"tanya Jeny heran pasalnya,kemarin ia merasa tidak memberitahu Raihan tentang siapa dirinya dan jadi bagaimana Raihan bisa tau kalau ia berada di Wijaya Grup.


"em..bagaimana kalau kita makan siang bersama Ra,,eh Jen?"Raihan tidak menjawab pertanyaan Jeny,ia justru mengajak Jeny untuk makan siang bersama.


Jeny terdiam sesaat mendengar ajakan dari Raihan,ia kemudian menatap pada sekertarisnya seolah meminta pendapat,dan Luna yang paham apa yang dimaksud nona mudanya hanya sedikit menganggukan kepalanya.


"baiklah,ayo kak Lun ,Rai!"ajak Jeny


"bersiaplah dulu nona,saya akan menyusul"


Sekarang tinggalah Luna dan Raihan.


"jangan pernah menawarkan,teh,kopi,susu dan makanan yang mengandung sukrosa ataupun pemanis buatan pada nona muda ingat itu!"ancam Luna.


"apa Jeny alergi dengan itu?"tanya Raihan.


"hem,"jawab singkat Luna.


"benarkah,tapi setauku gejala alergi,dia akan gatal-gatal,atau justru sesak,tapi yang kulihat kemarin Jeny tidak?"Raihan meminta penjelasan lebih.


"pada kasus nona muda berbeda,nona muda punya tolerasin pada gula sangat rendah,begitu juga dengan nikotin yang terkandung pada gula dan teh"terang Luna.


"lalu untuk susu,bukankah itu tidak mengandung nikotin?"Tanya Raihan lagi.

__ADS_1


"jika susu itu mengandung glukosa atau sukrosa kecuali jika susu itu murni,patuhi saja perintahku!"ucap Luna.


"baik!"jawab Raihan patuh.


"pastikan nona muda hanya minum air putih saja itu sudah cukup untuknya."


"untuk jus buah apa juga tidak boleh?"tanya Raihan lagi.


"jika bisa memastikan jus buah itu bersih tanpa mengandung gula atau sukrosa,boleh saja,tapi aku rasa kau tidak bisa menjaminnya,bukan.jadi ikuti semua aturan mainnya"jawab Luna.


"baiklah"saut Raihan patuh.


"kalian belum selesai bicara"suara kembut Jeny menghentikan pembicaraan antara Luna dan Raihan.


"sudah nona,sepertinya saya tidak bisa menemani anda nona,makanlah dicafe depan kantor saja jangan jauh-jauh!"ucap Luna.


"baiklah,kak Lun mau dibawakan apa?"tanya Jeny.


"tidak usah nona,saya bisa minta tolong OB untuk membawakan saya makanan!"tolak Luna.


"ok,ayo Rai."ajak Jeny.


"baiklah ,ayo"


Jeny dan Raihan pergi dari hadapan Luna.


TING


Bunyi lift terbuka,Jeny dan Raihan pun memasukki lift tersebut.


"siapa dirimu Raihan?"

__ADS_1


__ADS_2