
"memang Kak Luna memberi batas waktu untukmu?"tanya Jeny karna seingatnya sekertaris Luna tidak berpesan apapun pada dirinya.
"hm,dia melebihi seorang ibu, dia benar-benar seorang sekertaris yang posesif"gerutu Raihan.
Jeny hanya tersenyum mendengar gerutuan dari Raihan calon suaminya,ups..
semoga kita memang berjodoh Rai doa tulus Jeny didalam hati.
"itu belum seberapa Rai,bahkan ada yang lebih parah dari kak Luna!"tutur Jeny lembut.
"hah..yang benar,masih ada yang lebih posesif padamu selain sekertaris Luna?"tanya Raihan.
"ya,apa kau akan percaya jika dulu ada seorang anak perempuan waktu sekolah sampai kuliah orang-orang disekitarnya,atau mungkin bisa disebut orang umum adalah teman ternyata adalah orang-orang yang sudah diseleksi untuk berada disekitar anak perempuan itu.jadi bisa dikatakan anak perempuan itu tidak benar-benar memiliki seorang teman.Karena orang yang dulu ia kira teman ternyata semua adalah orang-orang yang diutus untuk menjaga anak perempuan itu,semua hal yang di lakukan gadis itu tak pernah luput dari pantaunya,sekecil apapun yang dilakukan oleh anak perempuan itu"jawab Jeny tersenyum tipis..
"hah..kau serius, siapa orang gila itu?"tanya Raihan penasaran.
"benar kau ingin tau orang yang kau sebut gila itu?"ucap Jeny terkekeh.
"heem siapa dia?tidak mungkin ada orang seposesif itu?"saut Raihan tak percaya.
__ADS_1
"yakin?kamu benar-benar ingin tau?"tanya Jeny dengan senyum jahil.
"tentu saja,cepat katakan sweety,siapa orang tidak waras itu,bisa-bisanya jadi orang yang hiperposesif,hemm..ayo siapa dia?"desak Raihan penasaran.
"Ryan Putra Wijaya"jawab Jeny tenang.
hening..
hening..
Raihan hanya diam terpaku mendengar nama yang disebutkan oleh calon istrinya.
"Ryan putra Wijaya"gumam lirih Raihan bahkan kedua matanya berkedip lucu saat menyebut nama itu.
"Ya,Ryan putra Wijaya laki-laki yang hiperposesif itu kakak dari Jeny Aurora Wijaya"ucap Jeny tersenyum lucu melihat Raihan yang nampak terkejut.
"jadi anak perempuan itu adalah kamu,sweety?"tanya Raihan.
"hm.."Jeny menganggukan kepala sebagai jawabannya.
__ADS_1
"aku tidak bisa bayangkan bagaimana perasaanmu waktu itu memiliki kakak yag overprotektif sweety?apa kakakmu tidak berlebihan melakukan itu padamu,kamu berhak bebas melakukan hal apapun dan berinteraksi dengan siapapun"ucap Raihan.
"saat aku mengetahui bahwa ternyata dulu semua aktifitasku bahkan orang-orang disekitarku ternyata memang sudah diatur oleh kakakku ,saat itu juga aku merasa sendiri,aku marah ,aku merasa bahwa kebebasan ku direnggut ,saat itu aku marah besar pada kakak"Jeny menjeda ucapan.
"aku mendiamkan kakak selama beberapa hari,sampai aku mengetahui alasan kakak ku melakukan hal itu padakku"lanjut Jeny.
flasback
brak...
suara pintu yang dibuka dengan keras.
Seorang pria muda didalam ruangan itupun nampak terkejut mendengar pintu ruangannya dengan keras,kedua mata tajamnta yang tadi fokus pada benda persegi yang ada dihapannya seketika mengalihkan tatapanya menuju keasal suara.
Tatapan tajaknya berubah lembut saat tau siapa yang membuka ruangannya dengan keras meski ada sedikit tanda tanya kenapa adik manisnya ini terlihat marah.
"ada apa dek?kenapa membuka pintu dengan keras?"pria muda itu menlangkah mendekati gadis munggil itu yang tak lain tak bukan adalah adik manisnya yaitu Jeny Aurora Wijaya,gadis yang dengan sepenuh jiwa ia jaga dan sayangi.
bruk...
__ADS_1
bersambung...