Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
Janda CEO


__ADS_3

Berita perceraian antara Jeny dan Rendy menjadi trending topik di jagad dunia bisnis.Penyebab hancurnya rumah tangga mereka masih diyakini karena Jeny yang berselingkuh.


Jeny diam saja dengan tuduhan yang dilayangkan padanya.Yang terpentimg Wijaya grup tidak goyah itu sudah cukup baginya.


Setelah menyandang status sebagai Janda CEO ,Jeny menjalani harinya dengan kuat.Meski banyak berita miring tentang dirinya setelah menyandang status janda beberapa bulan yang lalu.


Ya beberapa bulan yang lalu Jeny dan suaminya telah resmi berpisah.Jenypun dengan besar hati tidak menolak semua tuduhan yang dilayangkan padanya dipengadilan agama tentang sebab percerainya.Ia hanya ingin masalah ini cepat selesai jadi dia tidak melalukan pembelaan atas semua tuduhan keji yang Rendy tuduhkan padanya dipengadilan.Dengan begitu maka proses persidangan berjalan cepat ketuk palu.


"Hari ini apa jadwal ku?"


"hari ini anda hanya memeriksa berkas kerja sama yang perlu anda tanda tangani nona!"


"em baiklah,o..ya kak tolong siapkan mobil yang biasa aku pakai,aku ingin pergi kesuatu tempat.!"titah Jeny


"baik nona,saya akan menyiapkannya!"Luna menyaut.


"hari ini kakak bisa pulang lebih cepat,aku ingin pergi sendiri nanti jadi kakak bisa me time untuk diri kak Lun sendiri."


"Tapi nona..saya..!"

__ADS_1


"kakak juga butuh waktu untuk diri kakak sendiri!"potong Jeny cepat.Jeny tau sekertarisnya ini pasti akan mengikuti kemanapun ia pergi karena rasa khawatirnya yang besar pada dirinya.


"baik nona,jika itu keinginan anda!"patuh Luna yang memahami bahwa Jeny sang nona muda butuh waktu untuk sendiri.


Terbesit rasa sedih dalam diri Luna melihat sang nona muda sejak bercerai dengan suaminya.Jeny menanggung luka dalam hatinya sendirian,Ia dengan besar hati menerima tuduhan keji yang bahkan ia sendiri tidak melakukannya.


Meski Jeny sudah mengklarifikasi pada pemegang saham dan direksi Wijaya grup,tapi hanya internal saja karna berita yang terlanjur tersebar dipublik,Jeny justru membiarkan saja.


Saat Luna hendak bersikeras mengukap kebenarnya,justru Jeny dengan besar hati berkata.


"biarkan kak Lun,mungkin ini hal terakhir yang bisa aku berikan untuk mas Rendy supaya dia hidup bahagia"ucap Jeny kala itu mencegah Luna.


Dan Luna hanya bisa menuruti kemauan sang nona muda karena tidak ingin melihat Jeny semakin bersedih.


"baiklah nona saya undur diri"pamit Luna.


"ya" saut Jeny.


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat saat ini ,tanpa terasa waktu sudah sore,saatnya para karyawan pulang kecuali ada yang mengambil lembut.

__ADS_1


Jeny tengah turun menuju loby perusahaan Wijaya grup.


"sudah kak Lun siapakan?"tanya Jeny didalam Lift menuju loby.


"sudah nona,mobil sudah siap didepan loby perusahaan"jawab Luna.


ting


Suara pintu Lift terbuka,Jeny dan Luna pun keluar dari lift tersebut menuju depan loby dimana mobil yang diinginkan Jeny terparkir.


Luna berjalan mendahului Jeny dengan sigap ia membukakan pintu untuk Jeny.


"terima kasih kak Lun,nikmatilah waktumu kak Lun,manjakan dirimu juga"titah Jeny dengan suara lembut.


"baik nona,terima kasih atas perhatiannya dan berhati-hatilah saat berkendara"jawab Luna dengan sedikit menundukan kepalanya.


Jeny pun mengendarai kuda besi itu menuju tempat yang menjadi tujuan.Setelah menempuh perjalanan yang beberapa saat Akhirnya Jeny sampai ke tempat tujuannya yaitu pemakaman.


Ya Jeny memutuskan untuk mengunjungi makam kedua orang tuanya.Ia pun turun dari mobil mewahnya,Kaki jenjangnya menuntun langkahnya menuju ketempat dimana kedua orang tuanya dimakamkan.Dengan sekeranjang bunga yang ia bawa ditanganya.

__ADS_1


brak..


bersambung


__ADS_2