Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
Pesan Adiguna


__ADS_3

Han,jika mama tetap tidak merestui mu.Apa kamu tetap akan mengejarnya?Apa kamu tetap akan melangkah meski mama melarang?"tanya Marlina pelan.


"Jika mama memang benar-benar tidak bisa memberikan restu mama dan melarang Raihan,maka Raihan pun akan berhenti ,Raihan tidak akan melangkah kemanapun"jawab Raihan mantap.


Karna begitulah seorang Raihan Adiguna baginya ibunya adalah segala,ia tidak mau menyakiti ibunya jika memang ibunya tidak merestui keinginannya maka Raihan akan memilih mundur.Mungkin sebagian orang diluar sana akan menggap Raihan pria pencundang atau anak mami.Tapi Raihan tidak peduli,ia selalu mengingat pesan mendiang Papanya.


Flasback


"Han,"panggil seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Adiguna ayah dari Raihan Adiguna saat ini ia tengah duduk santai ditaman belakang mansion mewahnya.


"iya pa"jawab seorang pria muda yang tak lain adalah Raihan Adiguna.


"Raihan,ingat pesan papa ini ya nak,tolong jaga mamamu,cintai dia,sayangi dia meski nanti kamu sudah punya pasangan kelak.Ingatlah pengorbanan mamamu untuk mengandung,melahirkan dan membesarkanmu nak.Mamamu adalah wanita yang sangat luar biasa bagi papa,ia rela berjuang dari nol bersama papa hingga kita bisa hidup dengan enak seperti sekarang, jika bukan karna mamamu mungkin papa tidak akan bisa sampai pada titik ini."Tuan Adiguna menjeda ucapannya.

__ADS_1


"Mamamu rela dibuang keluarganya hanya karna memilih bersama papa yang tidak memiliki apapun kala itu dari pada pria pilihan kakek mu yang sudah mapan.Jadi papa mohon padamu kelak tolong jaga dan cintai mamamu seperti papa mencintainya.Ingat anak laki-laki sampai ia mati,ia tetap milik ibunya.Carilah wanita yang tidak hanya mencintaimu tapi juga bisa mencintai mamamu.Maka kehidupan rumah tanggamu akan bahagia."pesan Adiguna pada putra semata wayangnya.


flasback end.


Karena itulah Raihan belum menikah sampai saat ini.Ia masih mencari wanita yang mampu mencintainya juga mampu mencintai mamanya seperti dirinya mencintai sang mama,paling tidak wanita itu mau menerima mamanya dan dirinya apa adanya.Karna sampai sekarang banyak wanita yang mendekatinya tapi hanya mengingikan dirinya saja tidak dengan mamanya.Raihan tidak mau itu.


"kamu benar-benar rela berhenti nak jika mama tidak merestui?"tanya lagi Marlina meyakinkan putranya.


"ya,aku rela ma,aku tidak akan melangkah jika tanpa restu mama.Karna sekali lagi Han tegaskan bahwa mama adalah segala bagiku"jawab Raihan lembut.


"aku pasti sedih dan kecema ma,tapi rasa sayangku pada mama melebihi rasa kecewa dan sedihku.kebahagian mama adalah segalanya bagi Han!"tutur Raihan lembut.


Marlina begitu terharu mendengar penuturan putra semata wayangnya.Ia merasa sangat-sangat bersyukur pada Tuhan karena mengkaruniai dirinya putra yang sangat mencintai dan menyanyangi dirinya sama seperti mendiang suaminya.

__ADS_1


mas lihatlah putra kita,aku sangat bersyukur memilikinya aku seperti melihat dirimu hidup kembali di dalam diri putra kita mas bathin Marlina.


"Apa dia wanita yang cantik Han?"tanya Marlina lagi sesaat setelah terjadi keheningan diantara ibu dan anak itu.


"siapa yang mama maksud?"jawab Raihan


"ya wanita itu,wanita yang menarik perhatianmu nak?"jelas Marlina.


"oh..dia..dia tidak hanya cantik ma,tapi senyumnya juga sangat-sangat manis dan menyejukan,dia wanita yang masih bisa tersenyum walaupun terluka.dia wanita yang kuat dan tegar seperti mama "turur Raihan menjelaskan siapa itu Jeny pada Marlina ibunya,bibir indahnya terus tersenyum tatkala mengingat Jeny.


Marlina yang melihat putranya begitu bahagia menceritakan wanita yang membuatnya tertarik meski wanita itu sudah janda menjadi tidak tega jika melarang putranya untuk menjalin kasih dengan wanita itu.


"jika begitu bawa dia kehadapan mama Han!"bawa dia menemui mama!"

__ADS_1


bersambung


__ADS_2