
"princes minum lah"Luna menyodorkan gelas berisi air madu hangat.
"terimakasih kak Lun"Jeny menerima gelas itu dan segera meminumnya hingga habis.
"istirahatlah princes"Luna membaringkan tubuh Jeny ke tempat tidur king size milik Jeny tak lupa ia menyelimuti tubuh Jeny.
"Hem,terima kasoh kak Lun"ucap Jeny lemah.
.
.
.
.
Didalam mobil sedan Hitam.
Raihan masih termenung didalam mobil yang dia tumpangi saat ini.Otaknya terus saja berfikir apa yang menyebab kan Jeny seperti itu.
"kenapa Jeny seperti itu.Tadi dia baik-baik saja,dilihat dari gejalanya ,apa dia keracunan makanan atau alergi?tapi jika keracunan makanan tidak mungkin,aku memakan makanan yang sama dan aku baik-baik saja.Atau dia alergi makanan?"gumam Raihan pelan.
Sang sopir samar-samar mendengar gumaman Raihan.Sang sopir jufa bertanya-tanya dalam hati,ada hubungan apa pria yangbia antar saat ini dengan sang nona muda?
__ADS_1
siapa pria ini dan ada hubungan apa dengan nona muda?atau mungkin dia kekasih nona muda?tanya sang sopir dalam hati.
"pak,boleh saya bertanya?"tanya Raihan pada sang sopir.
"ya tuan,apa yang ingin anda tanyakan?"jawab sopir.
"selain tadi apakah Jeny pernah mengalami hal yang sama seperti tadi?"
"maksudnya tuan?"
"apa Jeny pernah tiba-tiba mual dan seperti ingin muntah seperti tadi?apakah Jeny menderita penyakit tertentu?"cecar Raihan.
"maaf tuan saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda,kami tidak bisa membagi informasi apapun tentang nona Jeny kepada siapapun.Hanya sekertaris Luna yang berhak menjawab semua pertanyaan yang berhubungan dengan nona Jeny"jawan sopir..
"sekertaris Luna adalah orang kepercayaan nona Jeny tuan."jawan sopir.
"apakah sekertaris Luna adalah wanita yang tadi membawa Jeny?"
"benar tuan."
Jadi wanita dengan tatapan tajam tadi adalah asisten Jeny,Jeny bukan hanya wanita biasa.ah..pantas saja,aku baru ingat dia adalah wali dari Ryan putra Wijaya pasien khusus dirumah sakit tempat aku berkerja.Besok aku akan cari tau tentang Jeny . bathin Raihan.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Dimansion Rendy Hutomo
Disebuah kamar nampak menatap kosong langit yang tampak gelap dari balkon kamarnya.
"apa kabar mu Jen?"gumam lirih Rendy.
"aku merindukkanmu,kenapa kau memilih untuk mengakhiri ini Jen,aku hanya ingin membuatmu cemburu dan ingin kau kembali seperti seperti Jeny ku yang dulu tapi kenapa kau malah memilih mengakhiri ini,kenapa Jen?kenapa?,bahkan saat aku membalikan semua fakta yang ada kau justru menerimanya Jen,padahal aku berharal kau menyangkalnya dan berfikir untuk kembali padaku tapi kenapa kau justru tetap memilih untuk pergi dariku.Kenapa Jen?"gumam Rendy lagi.
Ya sekarang Rendy tengah dilanda penyesalan yang luar biasa.Setelah ia bercerai dari Jeny,Rendy baru mengetahui semua pengorbanan dan pengabdian istrinya itu pada nya.Ternyata istrinya tidak sekalipun meninggalkan tugasnya sebagai seorang istri selama bersamanya.Ia pikir selama ini semua kebutuhannya disiapkan oleh pelayan dimansionya,tapi ternyata salah.
Ternyata kebutuhannya dari makanan sampai baju yang ia kenakan sang istri yaitu Jenylah yang menyiapakan.Jeny melakukan semuanya tanpa sepengatuan dirinya.
Sekarang semuanya sudah berlalu,tidaka ada lagi pelayanan yanh sama lagi.Jeny benar-benar hilang dari mansionnya.Semua barang yang berhubungan dengannya tidak ada dimansion ini.Bahkan foto pernikahan denga dirinya juga ikut menghilang.
Bersambung ..
__ADS_1