
Lagi-lagi Jeny hanya mampu pasrah,karena jika dibawa keluar negri jujur dirinya tidak mampu,bukan masalah uang tapi waktu.Karena jika kakaknya Ryan dibawa keluar negri dia tidak akan bisa menunggu kakaknya dalam waktu lama,karna Wijaya grup tidak mungkin ia tinggalkan.Dan sekertaris Luna jika tidak mungkin,dirinya tidak bisa memegang Wijaya grup tanpa sekertaris Luna disisinya.Dan jika kakaknya sendirian dirawat diluar negri dirinya juga tidak tega.Jeny belum punya orang kepercayaan penuh untuk menjaga kakaknya.
"jadi karena lelaki ini kau,mengkhianati putra ku?"ucapan.pedas seorang wanita paruhbaya yang berpenampilan glamour.
deg
mama bathin Jeny,
"mama"gumam pelan Jeny yang masih mampu di dengar oleh Raihan.
mama..siapa wanita paruh baya ini bathin Raihan bertanya pada dirinya sendiri
"aku kira gosip itu salah ternyata benar?", ucapan pedas lagi dari wanita paruh baya itu yang tak lain adalah nyonya Rosma ibu dari Rendi Hutomo.
"apa kabar ma?"sapa Jeny mencoba untuk tenang.
__ADS_1
"jangan panggil aku mama,aku tidak sudi dipanggil mama oleh wanita murahan sepertimu.Apa kurangnya putraku hingga kau berselingkuh dibelakang dirinya hah?"hina nyonya Rosma.
"jaga bicara anda nyonya"ucap Raihan memperingati.
"oh..ternyata pria selingkuhanmu membelamu Jen?"sidir Nyonya Rosma.
"sekali lagi jaga bicara anda nyonya,jangan bicara sesuatu yang anda belum tau pasti kebenarannya"saut Raihan dengan tegas.
"belum tau pasti kebenarannya?saya sangat tau kebenarannya karna saya adalah ibu dari mantan suami dari wanita ini.Lelaki yang sudah dia khianati cintanya"ucap nyonya Rosma dengan nada penuh hinaan pada Jeny bahkan jari telunjuknya menunjuk Jeny tepat dihadapan wajah Jeny.
"Anda yakin,mendapat informasi yang benar?bagaimana jika informasi yang anda terima salah nyonya"tanya Raihan dengan nada dingin.
Raihan tersenyum remeh bahkan sinis,Mendengar jawaban nyonya Rosma yang begitu yakin.
"anda ingin aku mem..."
__ADS_1
"hentikan Rai,jangan ikut campur ini bukan masalah mu"ucapan Jeny yang tegas menghentikan perkataan Raihan.
Jeny tau apa yang akan dilakukan oleh Raihan,oleh karena itu dirinya menghentikannya.
Katakanlah Jeny bodoh karna masih mau menanggung kesalahan yang bahkan bukan dirinya yang melakukan.Tapi hanya ingin Rendy sendiri yang mengakuinya.
"dan untuk anda nyonya,sebelum anda tau hal sebenar-benar nya terjadi sebaiknya anda mencari tau terlebih dahulu!"ucap Jeny tenang pada nyonya Rosma yang tak lain adalah mantan mertuanya itu.Entah kenapa saat ini ,Jeny ingin membela dirinya sendiri.
"kau juga menuduh putraku berbohong padaku begitu?setelah kau berselingkuh dan menghianatinya begitu,sungguh kau tidak tau diri sekalin Jen!aku sangat mengenal putraku tidak mungkin dia berbohong padaku,ku kira kau wanita yang sempurna ,wanita yang cocok untuk putraku tapi ternyata kau hanya wanita murahan",saut nyonya Rosma marah pada Jeny.
"bagaimana jika yang terjadi yang sebenarnya adalah kebalikannya nyonya?bagaimana jika justru putra kesayangan anda yang berkhianat.saya bisa membuktikannya,justru putra anda yang berkhianat dalam hal ini"tanya Raihan tajam,Raihan tidak tahan mendengar hinaan nyonya Rosma pada Jeny didepan matanya sendiri.
" tidak mungkin putraku melakukan hal menjijikan seperti itu,jangan memutar balikan fakta yang anda untuk menuntupi kebusukan kalian"sanggah nyonya Rosma.
"lihat ini nyonya yang terhormat..."
__ADS_1
DEG..
bersambung...