Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
informasi


__ADS_3

Dicafe


"kau sudah mendapatkanya?"tanya Raihan


"sudah tuan,ini."jawab seorang pria sambil menyodorkan maps berisi informasi yang diinginkan oleh tuannya.


"bagus,bonusmu akan aku transfer"


"terimakasih tuan,kalau begitu saya undur diri dulu"pamit sang pria.


"hem"jawab Raihan.


Setelah kepergian orang suruhannya.Raihan langsung membaca isi maps tersebut.


"dia seorang janda"gumam lirih Raihan.Kemudian ia melanjutkan lagi membaca laporan itu dengan seksama.


"tidak mungkin jika Rara melakukan hal kotor itu"Raihan bermonolog sendiri.


Ya saat ini Raihan tengah membaca informasi tentang Jeny Aurora Wijaya.Dan disitu dijelaskan latarbelakang dari seorang Jeny Aurora Wijaya,berikut statusnya.


"aku tidak percaya,informasi ini pasti salah"gumam Raihan .


.


.


.


.


"mas kapan kamu akan menikahiku?"tanya seorang perempuan dengan manja.


Sang pria yang ditanya hanya diam saja tanpa reaksi apapun,dia tetap duduk dengan tenang mengerjakan pekerjaan.


Melihat sang pria yang hanya diam saja,tentu saja membuat sang perempuan sebal.

__ADS_1


"Mas Rendy..."teriak Linda.


Ya mereka adalah Rendy dan Linda.Saat ini Linda tengah berada diruangan Rendy sampai saat ini Linda masih menjadi sekertaris Rendy Hutomo.


"pelankan suaramu,ini dikantor apa kau tidak malu teriak-teriak"ucap Rendy dingin.


"bukankah aku sudah bilang,aku tidak bisa menikahimu secepatnya ,ini bahkan baru beberapa bulan setelah perceraianku,diam dan nikmati saja posisimu saat ini"lanjut Rendy


Linda hanya terdiam mendengar jawaban dari Rendy sang atasan sekaligus kekasihnya.Ia kira setelah Linda membuat Rendy bercerai dengan Jeny,Rendy akan segera menikahinya ternyata prediksinya salah.Rendy tetap mengantung hubungan mereka,bahkan Rendy masih melarang keras Linda untuk mengumumkan hubungan mereka didepan publik.Meski mereka sering melakukan hubungan layaknya suami istri.


Akhirnya Linda keluar begitu saja dari ruang Rendy dengan perasaan kesal.


aku akan mencari cara supaya mas Rendy segera menikahiku bathin Linda.


.


.


.


.


"permisi nona,bisa bertemu dengan nona Jeny"tanya seorang pria tampan di resepsionis di Lobi Wijaya Grup.


"maaf apa sebelumnya tuan sudah membuat janji?"tanya resepsionis sopan.


"belum nona,tapi bisakah saya bertemu dengan beliau katakan Rai ingin bertemu!"jawan Raihan.


Ya pria tampan itu adalah Raihan,Raihan begitu mengkhawatirkan keadaan Jeny,makanya ia memilih untuk mengunjungi Jeny diperusahaan.


"sebentar tuan,saya akan tanyakan dulu dengan sekertaris beliau,silahkan tunggu disana tuan"ucap sang resepsionis dengan menunjuk ruang tunggu untuk tamu.


Raihan hanya menganggukan kepala sebagai jawaban,lalu melangkah ketempat yang ditunjuk sang sekertaris.


Setelah beberapa saat ,sang sekertaris menghampiri Raihan.

__ADS_1


"mari tuan saya antar"


"oh baik,terima kasih"


Diruang CEO


"saya akan keluar sebentar nona"ucap Luna.


"mau kemana Kak Lun?"


"ada seseorang yang harus saya temui"


"hem baiklah"


Luna segera beranjak keluar dari ruangan Jeny menuju tempat yang ia tentukan untuk.bertemu dengan Raihan.Luna segaja tidak mengatakan pada Jeny bahwa ada laki-laki yang ingin bertemu dengannya.Luna ingin memastikan dulu apa tujuan pria yang baru dikenal sang nona muda itu menemui nona mudanya sampai keperusahaan.


tok..tok..tok..


"masuk"sautan dari dalam ruangan itu.


"mari tuan,silahakan"sang resepsionis membukan pintu untuk Raihan saat ada sautan dari dalam.


"nona saya sudah membawa tamunya"ucap sang resepsionis.


"hem,kembali bekerja"ucap suara wanita dari balik kursinya.


"baik nona,permisi,mari tuan"pamit sang resepsionis tak lupa ia menunduk sopan pada Raihan.


Raihan menundukan kepalanya membalas resrpsionis.


Setelah resepsionis pergi.


"Jen,kamu baik-baik saja?"tanya Raihan.


Seorang wanita berbalik dari kursinya.

__ADS_1


"Anda.."


bersambung...


__ADS_2