Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
Rencana Rumah singgah part2


__ADS_3

tok..tok..tok..


"masuk"titah dari dalam ruangan itu.


ceklek...


"kalian sudah kembali"tanya seorang wanita yang selalu menampilkan wajah tenang namun tegas.


"saya mengantarkan Rara kembali sekertaris Luna"ucap Raihan sopan.


"terima kasih sudah menemani dan mengantar nona muda dengan selamat"saut Luna.


Ya saat ini mereka tengah berada diruang CEO WIJAYA GRUP yang tak lain adalah ruang kerja Jeny.


"sudah..serah terimanya"ucap Jeny dengan sedikit manyun.


"sudah.."saut Luna dan Raihan bersamaa.


"wah kalian belum lama kenal tapi kompak"


"jika itu menyangkut dirimu,"saut Raihan dan Luna lagi secara bersamaan


Jeny hanya mengelengkan kepala mendengar kekompakaan Raihan dan sekertaris Luna .Jeny bahagia melihat itu,Ia begitu bersyukur karna didunia ini masih ada yang menyanyangi dirinya dengan tulus.


"aku kembali ya,selamat bekerja,sampai jumpa besok"pamit Raihan.


"hmm,terima kasih,dan hati-hati dijalan"ucap Jeny tak lupa senyum tulus ia berikan pada Raihan.Senyum tulus nan menenangkan yang selalu membuat seorang Raihan Adiguna terpesona.

__ADS_1


"semangat kerjanya,aku akan menjemputmu besok"ucap Raihan lagi tak luoa senyum tampan ia berikan pada sang pujaan hati.


Jeny hanya mengangguk sambil tersenyum membalas ucapan Raihan.


Setelah kepergian Raihan,Jeny pun melanjutkan pekerjaannya.Dan tanpa terasa waktunya berjalan begitu cepat,matahari tengah istirahat dan digantikan oleh sinar Rembulan yang menerangi gelapnya malah.Lunapun mengajak Jeny untuk pulang.


"sudah larut nona,ayo pulang kita lanjutkan besok"ajak sekertaris Luna


Jeny melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya.Dan ternyata waktu memang sudah menunjukan pukul 9 malam.


"hmm,ayo "balas Jeny,ia pun segera mematikan laptop dan merapikan berkas-berkas yang tadi ia kerjakan.


Setelah menembuh perjalanan beberapa waktu,akhirnya mereka sampai dimansion WIJAYA.


"istirahatlah princess"titah Luna.


"ya ,ada apa hm?"dengan suara lembut.


"bisa kita bicara dulu diruang kerja "ucap Jeny.


"tentu..ayo"saut Luna.


Luna pun melangkahkan dulu kearah ruang kerja dimansion Wijaya,LUNA juga yang membukakan pintu untuk Jeny untuk masuk keruang kerja itu.Mereka akhirnya duduk disofa diruamg kerja itu.


"ada apa hm"tanya Luna.


"aku ingin membuat rumah singgah untuk anak-anak jalanan"jawab Jeny.

__ADS_1


"untuk anak-anak jalanan yang kamu temui tadi siang?"tanya Luna


"iya"jawab Jeny diiringin anggukan kepala.


"kenapa tidak kamu masukkan saja mereka kelanti asuhan MUARA BUNDA princes itu,lagi pula yauasan panti asuhan itu juga milik mendiang nyonya besar dan otomatis kini jadi milikmu"


"tidak kak,panti itu memang bunda yang mendirikan tapi yayasan panti itu didukung beberapa donatur.Sedang rumah singgah ini aku inginn diriku sendiri yang akan bertanggung jawab sepenuhnya atasa hajat hidup mereka nantinya"terang Jeny.


"aku ingin mendidik mereka nantinya bisa memperkuat WIJAYA GRUP dimasa depan,karena itu aku tidak ingin melibatkan banyak orang"lanjut Jeny lagi.


"bukanya basic anak-anak jalanan itu..maaf pasti mereka belum mengenal pendidikan princess bagaimana bisa kau ingin mereka menjadi bagian dari WIJAYA GRUP nantinya?"tanya Luna.


"oleh karena itu makanya aku,mengajak kak Luna bicara saat ini.Aku ingin kak Luna nantinya mencarikan guru,dan mentor terbaik untuk mereka,aku yakin mereka bisa mengejar ketertinggalan"jawab Jeny.


"kenapa kamu begitu seyakin itu pada anak-anak itu princes,kau bahkan baru 2kali bertemu mereka"


"feeling kak,entah mengapa saat aku melihat dan menatap mata anak-anak jalanan itu tiba-tiba hatiku mengatakan bahwa kelak mereka bisa memperkuat WIJAYA GRUP."terang Jeny.


"baiklah jika itu maumu,kakak akan menyiapkan semuannya"balas Luna.


bersambung....


maaf 2hari tidak up ada real life yang mendesak...


happy reading


like comen ya

__ADS_1


__ADS_2