Terjerat Cinta Janda Ceo

Terjerat Cinta Janda Ceo
menemui anak-anak jalanan part2


__ADS_3

Jeny mengedarkan pandangan kesekitar,dari dalam mobil


"Rai berhenti.."pekik Jeny.


"ada apa Ra?"tanya Raihan sambil menepikan mobilnya.


"itu mereka"tunjuk Jeny pada anak-anak jalanan yang tengah duduk berteduh dibawah pohon besar yang ada dibahu jalan.


"aku akan turun"Jeny bersiap muka pintu mobil.


"tunggu,tetap ditempatmu"cegah Raihan.


Raihan segera keluar dari mobil kemudian mengitari mobil berjalan kearah sisi mobilnya.


ceklek..


"ayo"ajak Raihan mengulurkan tangannya pada Jeny.


Jeny masih terdiam melihat tangan Raihan.


"Ayo Ra,aku akan mengantarmu kesana,kita harus menyeberang jalan untuk sampai ketempat anak-anak itu"tutur Raihan yang masih setia menunggu uluran tanganya disambut oleh Jeny.


Dengan sedikit ragu Jeny menerima uluran tangan Raihan.Jeny keluar dari mobil yang ia naiki saat ini dengan tangannya yang digengam erat oleh Raihan.


"ayo kita kesana"ajak Raihan.


Jeny hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.Mereka menyeberangi jalan dengan tangan Jeny yang masih dalam gengaman tangan Raihan yang kokok.


Raihan seolah tak ingin sang pujaan hati lepas dari gengamannya.

__ADS_1


Setelah berhasil menyeberang jalan.Raihan dan Jeny segera menghampiri anak-anak itu.


"Kai.."panggil Jeny.


Kai yang merasa namanya dipanggil segera menoleh ke sumber suara.


"kakak Manis.."jawab Kai.


"kau masih ingat dengan kakak?"tanya Jeny.


"tentu saja"jawab Kai.


Jeny tersenyum mendengar jawaban Kai.


Kai memperhatikan pria dewasa yang ada disamping Jeny saat ini.Karena sampai saat ini Raihan tak melepaskan gengaman tanganya pada tangan Jeny,dan Jeny juga tak menyadari bahwa tangannya masih di gengam oleh Raihan.


apa ini kekasih kakak manis?mereka terlihat sungguh sangat serasi bathin Kai.


"sebentar kak,aku tanya teman-temanku!"jawab Kai.


Jeny hanya mengangguk sebagai jawaban.Kai pun segera mendekati teman-temanya dan mengatakan keinginan Jeny untuk mengajak mereka makan siang.


Setelah mendapat jawaban dari teman-temanya Kai segera menghampiri Jeny dan Raihan.


"kami mau kak"ucap Kai.


"ok ayo kita berangkat sekarang"ajak Jeny semangat.


"tunggu Ra"cegah Raihan.

__ADS_1


"ada apa?"tanya Jeny bingung.


"kita cari taksi dulu,mobilku tidak akan muat untuk kita dan anak-anak."jawab Raihan.


Jeny pun menghitung anak-anak yang ada disitu semuanya berjumlah 5 orang termasuk Kai.Sedang saat ini Raihan hanya memakai mobil Sedan yang kapasitasnya untuk 4 orang saja.


Saat Jeny sedang menghitung anak-anak jalanannitu,Raihan memainkan ponselnya.


"o..iya aku lupa"Jeny menepuk keningnya sendiri.


"Ayo kita menyebrang,aku sudah memesan taksi online tadi,taksinya sudah menuju kesini"ucap Raihan.


"kapan kau memesannya Rai"tanya Jeny heran.


Raihan hanya tersenyum membalas pertanyaan yang diajukan oleh sang pujaan hati.Meski Raihan belum mengungkapkan perasaannya pada Jeny tapi ia yakin bahwa dirinya telah terjerat cinta janda ceo ini.


"ayo anak-anak,kita menyebrang,saling bergandengan ya"ucap Raihan.


Raihan mengandeng tangan Jeny,lalu Kai mengandeng tangan Jeny,diikuti teman yang lainya.Meski Raihan yakin anak-anak ini pasti tidak asing lagi menyebrang jalan.


Setelah berhasil.menyebrang jalan dimana mobil Raihan terparkir tadi,tak selang beberapa lama mobil taksi online itu datang juga.


"Kai dan An ikut kakak ya,lalu Ali dan yang lain ikut mobil taksi online tidak apa-apa kan!"ucap Jeny.


Anak-anak itu hanya mengangguk tanda mengerti.Raihan segera membukan pintu mobil untuk Jeny kemudian untuk Kai dan An.Dab setelah anak-anak yang lain sudah masuk mobil semua,Raihan segera masuk ke mobil dan melajukan kendaraanya menuju resto terdekat.


Sedang dari jauh seorang pria tengah mencengkram stir mobilnya dengan kencang pertanda ia tengah menahan amarah yang akan meluap.


"aku tidak akan membiarakan Jeny dimiliki siapapun!"geram pria itu.

__ADS_1


bersambung-


__ADS_2