
"maaf kan aku mas,ini mungkin salahku yang tak mampu membuat mu berdiri nyaman disampingku.Aku dan ego ku yang masih ingin tetap berada diposisi ini di Wijaya grup.Bagiku ini bukan hanya sekedar kedudukan tapi lebih dari itu,disini jiwa kedua orang tua ku dan kakakku berada.Maka aku dengan sangat terpaksa tidak mampu untuk menuruti kemauan mas.Jadi aku putuskan cukup sampai disini perjalanan kisah rumah tangga kita mas"putus Jeny tegas.
deg..
Rendy begitu terkejut dengan jawaban yang diberikan Jeny istrinya.
"a..pa...maksudmu Jen?"dengan suara yang sedikit terbata.
".Maaf..maaf..jika aku tidak sempurna sebagai pendampingmu.Maaf jika ternyata keberadaanku disampingmu membuatmu merasa rendah,maaf lagi karna aku tak mampu membuatmu bahagia,maaf..maaf.." Jeny menjeda ucapannya
"jadi mari kita akhiri ini sampai disini,carilah kebahagian yang tak mampu aku berikan padamu mas!"lanjut Jeny
"Jadi hanya sebesar itu rasa cintamu padaku Jen?Dengan mudahnya kau mengatakan kata akhir"tersenyum sinis menatap Jeny.
"Lalu sebesar apa rasa cintamu padaku mas?Dan dengan mudahnya mas membagi hati?"membalas perkatan Rendy suaminya.
"Aku tidak membagi hatiku,hatiku masih milikmu.Dia hanya pelampiasan nafsu ku dan rasa kecewaku padamu!"bantah Rendy.
__ADS_1
"Benarkah hatimu masih milikku?Jika iya,dimana hatimu ketika kau melukai pemilik hatimu.Apa mas tidak berfikir aku terluka mengetahui kau membagi ragamu jika memang hatimu masih milikku hem?"tanya Jeny.
Rendy hanya terdiam mendengar pertanyaan dari Jeny istrinya.
"sejak kapan hem?"tanya Jeny lagi.
"sejak kapan mas?sejak kapan mas membagi raga mas pada wanita lain hem?"
"kenapa diam saja?perlu aku yang menjawab sendiri pertanyaaku mas!"Jeny beranjak dari duduknya lalu melangkah ke meja kerjanya diambilnya map yang ada didalam laci kemudian melangkah lagi dimana Rendy duduk.
" buka lah mas!"Jeny menaruh map yang ia bawa ke meja didepan Rendy.
brak
"kau mengutitku Jen?sungguh luar biasa!"dengan membanting map yang ia pegang.
Jeny hanya tersenyum tipis mendengar perkataan Rendy.
__ADS_1
"itu yang mas sebut hati mas masih milikku!mas bahkan tampak menikmati waktu saat bersama dia.Bahkan saat kalian terakhir pergi bersama keluar kota kalian tampak seperti sepasang pengantin baru yang sedang honeymoon"
"itulah kekuranganmu"saut Rendy dingin.
deg..
Jantung Jeny seperti diremas mendengar perkataan Rendy suaminya.
"maksudmu mas?"
"ya itulah kekuranganmu,kau sudah berubah,kau bukan Jeny ku yang dulu lagi ,Jeny ku yang dulu senang bergelanjut manja padaku,Jeny ku yang dulu senang merajuk kepadaku,Jeny ku yang dulu selalu lebih dulu mendatangiku,Jeny ku yang dulu selalu berkata manja padaku,Jeny ku yang dulu selalu ada disetiap waktuku,Jeny ku yang dulu tidak bisa berjauhan denganku dan selalu memanjakan aku.Tapi sekarang semuanya sudah berubah.Kau berubah!"
Jeny hanya tersenyum miris mendengar perkataan Rendy suaminya.
Baru tadi suaminya ini bilang hatinya masih milik Jeny istrinya.
"ternyata itu yang mas rasakan tentang diriku,seharusnya mas tau kenapa aku bisa seperti ini,tapi sudahlah.Mungkin ini memang salahku,salahku yang berubah.Jadi mari kita akhiri ini.Kita akhiri sampai disini!"Ucap Jeny dengan menahan semua perasaan yang berkecamuk dalam dirinya.
__ADS_1
bersambung