Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Bareng Vani


__ADS_3

"Lo ke sini numpang ngakak atau ngapain?" tanya Agnes sambil menoyor kepala Vani yang masih ngakak


"Aduhhh, sakit monyet" ringis Vani


"Hahahahaha, aduh sakit monyet........." ejek Agnes meniru gaya Vani


"Hahahaha... lucu" geram Vani


Kebahagian mereka terhenti ketika nada dering benda pipih milik Agnes berdering menandakan ada chat WA masuk


*Daniel


Udah ngerjain tugas praktek dari Dosen Markus gak, Nes* ?


Agnes yang hanya melihat chat masuk dari Daniel tanpa langsung melihat isinya, sontak saja melihat Vani


"Kenapa?" tanya Vani heran


"Di Chat Daniel" jawab Agnes sambil menunjuk benda pipih milik nya


"Apa dia bilang?" tanya Vani santai menuju tempat duduk


"Udah ngerjain tugas praktek dari Dosen Markus gak, Nes ?" baca Agnes


"Ohh...." santai Vani sambil memakan cemilan di meja


"Apa??????? tugas praktek dari dosen Markus???" kaget Vani setelah sadar ucapan Agnes


"Iya"jawab Agnes santai ikut menikmati cemilan yang dipegang Vani


"Eee kampret, kok Lo ikut makan sih?" kesel Vani

__ADS_1


"La gua pengen"santai Agnes


"Kampret.... kampret gua ke sini mau ngerjain tugas praktek dari dosen Markus goblok" kesel Vani


"Ya udah ayok" santai Agnes lagi


Vani dan Agnes pun menyiapkan bahan-bahan untuk mengerjakan praktek dari dosennya, Markus Sanjaya.


Sedangkan pesan yang dikirim Daniel sama sekali tidak di balas Agnes.


Hari semakin tinggi, sedangkan Vani dan Agnes belum selesai mengerjakan praktikum mereka.


"Gua nginap di sini ya" ucap Vani, takut praktek mereka siapnya malam.


Karena jarak rumah Vani dari rumah Agnes cukup jauh.


"Kenapa? " tanya Agnes


"Atau jangan-jangan lo........"


"Emang Lo mau ngerjain ni praktek sendiri Sampe subuh?" kesel Vani


"Ya enggak la" jawab Agnes


"Ya udah, kita ngerjain sama, ntar kalo gua pulang larut malam nyampe nya goblok" jelas Vani


"Ooooo..... kirain Lo...."


"Apa??" potong Vani kesel


"Hehehehe...... " Agnes hanya cengengesan menunjukkan gigi tapi nan putihnya

__ADS_1


"Nggak usah kekeh" kesel Vani


"Kerjain lagi ni" tambah Vani sambil menunjuk benda yang akan di kerjakan Agnes


Sejam,dua jam, tiga jam telah berlalu. Kini jam menunjukkan pukul tengah sebelas.


"Akhirnya siap juga"kata Agnes di sesi terakhir menyiapkan hasil praktikum mereka


"Iya dong" bangga Vani dengan melipat kedua tangannya di dada


"Yehhhhhhh" sorak mereka kegirangan


Hasil praktikum mereka telah selesai dan mereka pun membersihkan ruangan yang sudah mereka kotori tadi.


Vani dan Agnes langsung membersihkan diri mereka secara bergantian.


Sedangkan di tempat lain, tepat di tempat Leo dan Roy. Di sebuah hotel, tampak Roy sangat dan benar-benar sangat sibuk dengan tugas nya.


Kesepuluh jarinya sangat lentik memainkan beda lipat di pangkuan nya.


File per file telah hampir selesai dia kerja kan.


Karena fokusnya dia sampai lupa dengan jam dan tak menyadari asistennya, Leo sudah tertidur di ranjang dengan posisi terlentang tangan melebar dan kedua kaki ganting di bawah kasur.


Badan dan mata Roy tak bisa lagi di ajak kerja sama untuk menyelesaikan tugasnya.


"Dasar asisten sialan" titik Roy yang melihat posisi nyaman Leo


"Haaaaaaa" ngantuk Roy


Roy pun segera mengambil posisi paling nyaman di samping Leo.

__ADS_1


Lama kelamaan mata nya terpejam dan tugas nya seketika mulai menghilang dari pikirannya dan beban nya hari ini seolah - olah telah selesai


__ADS_2