
Roy memasuki rumah nya dan di ikuti oleh Agnes
" Buatin makan malam dong" ucap Roy sambil duduk di atas sofa
" Lahh kok gue yang buatin makan malam buat Lo sih " bantah Agnes
" Sebagai ganti rugi gue yang udah bayar belanjaan Lo" jawab Roy simpel
"Gila ni cowok, ada aja alasannya " batin Agnes
Agnes pun berlalu meninggalkan Roy yang ada di ruang tamu. Dia mulai menunjukkan keahlian nya dalam masak memasak.
Dapur yang bisa dilihat dari ruang tamu membuat Roy salah fokus
"Aduhh " batin Roy sambil menoyor-noyor kepalanya
Roy yang senantiasa melihat pemandangan nan indah di dapur membuat dia terus senyum sampai dia tidak sadar bahwa masakan yang dibuat oleh Agnes terlalu selesai
"Nih cowok kenapa sih? Gilak ya" batin Agnes yang melihat Roy tetap senyum
"Masakan Lo udah siap" teriak Agnes pas di telinga Roy
" Ee kodok ayam.. kodok ayam...." latah Royyy
"Hahahaha....... " tawa Agnes pecah
" Kenapa ketawak" jengkel Roy
" Hahaha...... kodok ayam......kodok ayam ......" ucap Agnes sambil meniru kelatahan Roy
" Ejekkkkk trussss........" marah Roy sambil berlalu dari hadapan Agnes
" Kodok apa ayam sih? , emang ada kodok ayam" ejek Agnes dengan mengikuti Roy ke meja makan
"Apa sih ga jelas banget" cuek Roy
__ADS_1
"Hahahaha.... Iya maaf " kata Agnes
Agnes dan Roy pun makan malem bareng tanpa ada sedikit pun kata yang terucap dari bibir mereka masing-masing.
"Ya udah gua balek dulu ya kodok ayam, makasih buat makan malamnya " ucap Agnes sambil mengejek Roy
" Hmmmmm..... " singkat Roy
"Hahahaha.........." tawa Agnes pecah saat meninggalkan Roy dengan wajah kusut nya
"Hehehe kodok ayam...." batin Roy sambil tersenyum mengingat kejadian tadi
Agnes yang sudah tiba di rumah nya langsung membaringkan badan nya ke kasur kesayangan nya.
" Ahhhhhhhhh......." gumam Agnes seperti mengambil pernapasan
Tanpa sadar, Agnes sudah terlelap dengan keadaan setengah badannya di kasur sedangkan kakinya bergelantungan di bawah kasur.
Sedangkan di rumah Roy, Roy yang tampak begitu kesal. Kenapa gak kesal, lagi asyik-asyiknya melamun tiba-tiba Leo menelpon
"Apa" ketus Roy menerima telpon dari seberang
".................................."
" Besok saya akan menyelesaikan nya" ucap Roy, langsung mematikan telpon sepihak
___ Flashback Off ___
Drtttt.....drttttt.......drttttt dering hp Roy membuat Roy semakin kesal. Karena hpnya berdering, menunjukkan beberapa file yang harus ia tanda tangani dan ia pelajari
"Aaaaaaa........" frustasi Roy sambil mengacak-acak rambut nya
Roy yang sedikit mempelajari file yang telah dikirim sudah sangat merasa lelah dan tertidur di ruang tamu seperti orang yang pasrah akan tugasnya
Langit semakin gelap dan jam semakin tinggi. Mimpi-mimpi indah dan buruk telah hadir di alam bawah sadar setiap manusia.
__ADS_1
Drtttttt.......drtttt........drtttttt nada dering hp Roy yang senantiasa bunyi membuat pagi Roy kurang bersemangat. Kenapa tidak, Leo yang dari tadi memberikan beberapa pesan kepada Roy membuat Roy sedikit ilfell
Selamat pagi tuan
Hari ini jangan lupa kita ada meeting jam 7 pagi
Tuan jangan sampe telat
Apalagi tidak hadir seperti kemarin
Ini adalah kerjasama kita yang sangat besar
Saya harap tuan tidak lupa
Begitulah deretan pesan Leo yang sebagian di baca Roy, sebagai lain tidak di bacanya karena malas
"Hedehhhhh kenapa sih pagi-pagi harus disugukan sama hal seperti ini" sungut Roy
Sementara Agnes yang dari tadi sudah bangun dan sedang bersiap-siap mau berangkat ke kampus dengan memberikan hiasan di wajahnya dan sedikit melantunkan setengah lagu di kesibukan nya membuat dia semakin bahagia
Bahagia aku bila bersamamu
Tenang hatiku dalam pelukanmu
Tetap denganku hingga kau menua
Hingga memutih rambutmu
Senang hatiku hidup bersamamu
Belahan jiwa jagalah diriku
Karena denganmu damai lah hatiku
Menyalah bersamaku
__ADS_1
__Haico- Bahagia Bersama Mu__