Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
-_-


__ADS_3

"Sepertinya nona Agnes sedang berlibur ke Palembang tuan" jelas Leo setelah selesai melacak keberadaan Agnes dari ponselnya


"Berlibur? Palembang? Hmm.... sepertinya menarik" ucap Roy


"Beberapa minggu ini jadwal kita padat tuan" jelas Leo yang mengetahui lamunan Roy


"Kenapa bisa?" tanya Roy tak percaya


"Ya bisa lah tuan" ucap Leo


"Gak bisa di undur?" tanya Roy


"Undur lagi ..undur lagi....., sebenarnya tuan niat sih sebagai pemegang perusahaan ini" tanya Leo


"Tidak......". lawak Roy


"Hmm, anda tidak bisa menyusul Agnes" jelas Leo


"Ahkkk......kacau....kacau.....kacau........" ucap Roy frustasi


Leo yang melihat tingkah Roy hanya diam dan geli.


"Ada manusia seperti gini" batin Leo


"Apa lihat-lihat?" marah Roy


"Apa anda sudah gila?" tanya Leo tanpa ada beban


"Keluar sekarang" perintah Roy


"Kalau saya keluar anda pasti akan semakin gila" jelas Leo

__ADS_1


"Aaaa...... buncittttttt........." teriak Roy


"Bulshit bukan buncit" perbaiki Leo


"Amat bodo" ucap Roy


"Bodo amat" perbaiki Leo lagi


"Ahhhh.......... hantu" kesal Roy


"Ahhh.........Tuhan" perbaiki Leo lagi


"Anda tidak capek menyalahkan kata yang sudah benar" sewot Leo


"Tidak" jawab Roy singkat


"Saya yang capek memperbaiki kata-kata anda yang salah" kesal Leo


"Ya nanti anda bilang kok gak diperbaiki" bela Leo


Roy hanya diam tak berkutik sama sekali.


"Sudahlah saya mau pulang" ucap Roy


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di tempat lain, di mansion Roy. Angel sedang berulah besar-besaran. Di mana dia memaksakan diri untuk masuk ke dalam mansion tersebut. Santi dan Kevin terus bersikukuh untuk mengelabuhi kekacauan yang di ciptakan Angel.


"Tanteeee........ tolong biarin aku masukkkk........" teriak Angel dari luar yang posisinya ditahan oleh pengawal mansion


"Ngapain kau ke sini kalau mau buat ulah saja" murka Santi

__ADS_1


"Saya kangen sama Tante.....sama Om, sama Royy........., semua aku rindu kan Tente" ucap Agnes yang masih tetap dengan posisi tadi


"Apa Tente dan Om tega lihat aku seperti ini" ucap Agnes dengan nada iba dan memberikan lirikan ke tangan para pengawal yang menahan tangan Angel


"Tentu tidak" ucap Santi sinis


"Kami pikir setelah kamu pergi begitu saja, kami dengan lapang dada menerima kamu lagi" ucap Santi sangat marah


"Tentu tidak" jawab Santi sendiri


"Lebih baik kamu pergi ke habitat mu, menjadi wanita pelacur hanya untuk menafkahi dirimu" ucap Santi


"He.....ee...pelacurrrr......"


"Iya, aku memang pelacur, wanita bodoh, wanita yang gak bisa di andalkan di dunia ini, wanita egois..."


"Hahahaha......., iya aku adalah wanita yang gak seharusnya ada di tengah-tengah kalian."


"Bukan cuma itu, bahkan aku tidak sepantasnya dilahirkan di dunia dari rahim wanita yang tidak kalah bejat dari ku"


ucap Angel frustasi, bahkan sampai menitikkan air matanya


Kevin dan Santi yang mendengar keluh kesah Angel hanya diam, antara prihatin sama tidak peduli. Itulah yang mereka rasakan terhadap Angel


Tampa sadar kedua tangan Angel telah terlepas dari genggaman para pengawal-pengawal mansion tersebut.


"Bahkan aku tidak akan mungkin melakukan hal sekeji itu kalau aku tidak punya alasan tersendiri"


"Cihhh...... orang kaya. Iya saya lupa. Kalian kan orang kaya yang bisa melakukan hal apa saja, apa yang kalian mau pasti langsung kalian dapatkan".


"Berbeda dengan saya............." ucap Angel yang terpotong dan memilih untuk pergi meninggalkan mansion itu dengan beberapa titik air mata yang telah mengalir

__ADS_1


Melihat itu Santi merasa iba dan ingin mengejar Angel, namun ditahan oleh Kevin seolah dia memberikan peringatan bahwa perempuan itu tidak perlu dikejar


__ADS_2