Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Terpana


__ADS_3

Menikmati es kelapa muda, memandang langit sore, duduk bersandar dengan bersampingan membiarkan angin sore menghembuskan sehelai demi sehelai rambut mereka membuat momen tersebut momen yang sangat langka.


Langit yang jingga semakin jingga, keindahan yang semakin meredup, waktu yang mulai malam membuat dua insan itu lupa waktu.


Outfit yang mereka kenakan dengan rapi kini berantakan entah bagaimana. Sepatu yang bermerk kini telah terlepas dari kaki mereka. Rambut Agnes yang terikat rapi kini jadi berantakan.


Berjalan kaki melewati jalan raya, dengan kondisi kaki ayam sepatu di pegang di tangan masing-masing layaknya seperti sepasang gembel yang tampan dan cantik


Beribu mata menyorot penampilan mereka namun mereka tak peduli akan pandangan itu. Mereka hanya fokus pada jalan yang mereka tuju.


Karena merasa lelah, mereka istirahat sebentar sambil menunggu taksi online datang. Selang setelah mereka duduk, taksi yang mereka nanti akhirnya datang.


Badan yang letih di bawa Agnes ke dalam mobil tersebut, sehingga selama perjalanan Agnes terlelap di pundak Roy.


Sesampainya di rumah Agnes, Agnes yang masih setia tidur membuat Roy kebingungan.


"Kunci rumah nya di mana sih?" gerutu Roy sambil memeriksa tas Agnes


"Nah ini dia" ucap Roy setelah menemukan kunci dengan mainan boneka mini beruang

__ADS_1


Kemudian Roy keluar dahulu lalu membayar tarif taksi tersebut dan menggendong Agnes ala bridal style karena takut Agnes terbangun dari tidurnya.


Sampai di kamar Agnes, dengan hati-hati Roy membaringkan tubuh Agnes di kasur yang empuk milik Agnes.


Wajah imut, tanpa dosa, bibir manis yang kerap tak mampu memalingkan pandangan Roy dari pandangan yang sangat jarang di pandang nya.


Jari telunjuk Roy dengan tidak sengaja menyentuh pipi mulus Agnes, merapikan anak rambut yang menghalangi wajah indah Agnes membuat hasrat Roy bergejolak.


"Hufttt. tahan Roy.... tahan" batin Roy


Matak kantuk Roy tak bisa dipungkiri, Roy terlelap di samping Agnes, di kasir yang sama, banyak yang berbeda namun selimut yang sama.


Matahari yang mulai menampakkan dirinya, berhasil membuat Agnes terbangun dari tidurnya. Mendapatkan sebuah tangan yang mendarat di perut nya membuat dia sontak terkejut.


Pelan-pelan Agnes menyingkirkan pemilik tangan tersebut dan mengikuti arah tangan itu supaya mengetahui siapa pemilik tangan tersebut.


Darrrrrr.........


Betapa terkejutnya Agnes yang mengetahui siapa pemilik tangan tersebut. Gercep Agnes melihat badan nya di bawah selimut. Dan betapa bersyukurnya kondisi pakaian dan tubuhnya masih utuh seperti semalam.

__ADS_1


Wajah tampan, wajah yang seperti tidak memiliki masalah berhasil membuat Agnes terhipnotis dengan ketampanan yang dimiliki Roy


Tak ingin lama terhipnotis, Agnes segera beranjak dari ranjang dan bergegas mencuci wajah nya untuk terlihat lebih fresh. Kemudian Agnes melangkahkan kakinya ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka berdua


Aroma masakan Agnes berhasil membuat Roy terbangun dari tidurnya dan bergegas mencari sumber wangi tersebut.


Betapa terkejutnya Roy yang melihat penampilan Agnes yang begitu sempurna. Leher jenjang terpampang jelas, karena rambut indah Agnes di ikat sedikit meninggi.


Tarikan bibir yang menciptakan senyum simpul di wajah Roy yang terpana dengan pemandangan yang indah yang sangat jarang di lihatnya.


Dua piring omelet dan dua gelas susu putih adalah menu sarapan dua sejoli ini. Agnes yang sedang menghidangkan menu sarapan mereka dikejutkan oleh kehadiran Roy dari samping.


"Emmmm......uda bangun" basa basi Agnes


"Kalo saya masih tidur ya gak mungkin di sini" cerca Roy yang mendudukkan pantatnya di salah satu kursi


"Em....hehehe" ucap Agnes malu


"Sudah, mari makan" ajak Roy

__ADS_1


__ADS_2