Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Nonton Sama Mama dan Papa


__ADS_3

Kevin dan Santi yang sedang menikmati angin sore dan secangkir kopi dan teh sama sekali tidak mendengarkan kedatangan Roy dan Agnes. Sehingga sebuah sindiran Roy mampu memalingkan perhatian mereka pada Roy dan Agnes.


"Roy?" ucap Kevin dan Santi bersamaan


"Huft.... gak usah deh mukanya sok di buat terkejut gitu" cibir Roy


"Kapan nyampenya? Dan itu siapa?" tanya Santi berderet tanpa menjawab cibiran Roy


"Halo Tante, Om saya Agnes" ucap Agnes sopan sambil menyalami kedua orang tua Roy


"Oh, jadi nama kamu Agnes" ucap Santi sambil memeriksa uluran tangan Agnes dan membelai rambut Agnes dengan sayang


"Iya Tente" balas Agnes sopan


Sedangkan Kevin dan Roy sedang bertatapan, seolah-olah Kevin meminta jawaban dari Roy. Roy hanya tak acuh dengan tatapan Kevin dengan membalas menaikkan bahunya sebagai jawaban tatapan Kevin


"Panggil Papa sama Mama aja, gak usah Om Tante" jelas Kevin sambil melirik Roy


"Boleh juga itu" jawab Santi dengan antusias


Sedangkan Agnes, menatap Roy meminta penjelasan namun hal yang terduga pun terjadi. Roy meninggalkan mereka bertiga yang masih kebingungan dengan semuanya ini.


Merasa tak ada jawaban, Agnes hanya nyengir kuda mendapat ajakan Kevin.

__ADS_1


"Oke, mulai sekarang biasakan panggil mama dan papa ya sayang" ujar Santi dengan tulus sambil menunjuk dirinya dan Kevin


"Iya ma-ma pa" balas Agnes gugup


"Oh ya sayang, kamu sama Roy, sudah berapa lama dekat?" tanya Santai


"Dekat sih, kurang lebih tiga bulan ma" jawab Agnes jujur


"Punya hubungan?" tanya Kevin to the point


Agnes hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban nya.


"Jadi?!" tanya Kevin heran dengan nada suara yang sengaja di besarkan


Agnes hanya mengangkat bahu dan alisnya sebagai tanda jawabannya kepada Kevin


Akhirnya mereka meninggalkan taman belakang dan menuju ke ruang keluarga untuk mengisi waktu luang mereka.


Dan ternyata Roy sudah ada di sana sedang duduk santai sambil memakan cemilan ringan.


Kevin hanya menatap sinis pada anak semata wayang nya itu, sedangkan Agnes dan Santi sama sekali tak menghiraukan keberadaan Roy


"Ya udah yok sayang sini" ajak Santi pada Agnes sambil menepuk sofa di samping nya

__ADS_1


Sedang asyik nya menonton, Kevin bertanya pada Roy tentang Agnes dan hubungan mereka.


" Ini calon mantu papa" bisik Kevin pada Roy yang tengah fokus menonton


"Hm" jawab Roy singkat


"Tapi katanya kalian gak ada hubungan" bisik Kevin lagi


"Dia keras kepala, sama seperti Ayahanda" canda Roy


"Apakah kamu lupa, kamu juga keras kepala anakku" balas Kevin sambil mencomot cemilan yang ada di tangan Roy


Siapa sangka, ternyata obrolan Roy dan Kevin sangat menggangu fokus Santi dan Agnes yang menonton.


"Ayolah, ikuti alurnya tanpa harus mengeluarkan kata-kata" ucap Santi pada dua pujaan nya itu


Mendengar ucapan sang istri dan mama, kedua pria tersebut hanya memberikan senyum terbaik mereka.


"Awasssssssss......." teriak Agnes tiba-tiba dengan histeris yang berhasil membuat ketiga insan tersebut ketakutan


"Kenapa sayang?" tanya Santi panik


"Itu ma, si Lauren lagi di ganggu sama jin jahat. Dia terus di teror supaya Lauren mau sama si jin jahat itu, kalo enggak Lauren akan mati" jelas Agnes yang masih fokus menonton serial horor di layar kaca tersebut

__ADS_1


"Kirain ada apa" ucap Santi melemas dan melanjutkan menonton


Satu serial horor telah tuntas mereka tonton sehingga jadwal makan malam mereka hampir terlewatkan.


__ADS_2