
"Eeee kampret......." ucap Angel karena terkejut
"Kampret.... kampret, Lo yang kampret, kampret" kesal Leo yang masih setia menarik Angel dengan kasar
"Gua bisa sendiri" ucap Angel yang hendak mulai bangkit dari duduknya
Angel pergi meninggalkan dua pria tampan dari ruangan itu dengan perasaan yang sangat kesal
"Sialan" umpat Angel
Saat memasuki lift, tiba-tiba
Brukkkkkk
Angel hampir saja terjatuh dari posisi tegapnya.
"Kalo mau jalan itu lihat- lihat dong" kesel Angel
Pria paruh baya yang brewokan itu membuka kacamata hitamnya setelah mendengarkan ocehan Angel
"Hey baby girl" ucap lelaki sedikit tua tapi tidak tua-tua amat
Angel yang merasa nama manjanya dipanggil langsung menoleh arah suara tersebut.
__ADS_1
Setelah mengetahui siapa pemilik suara tersebut, Angel sangat terkejut dengan mata melongo dan mulut yang menganga. Sangat sulit Angel menelan salivanya.
"Nga-nga-ngapain ke sini?" tanya Angel pada pria brewokan itu
"Sudah saya katakan jangan pernah bermain-main dengan saya" ucap pria brewokan itu dengan sinis
Pria brewokan itu mengangkat dagu Angel dengan kasar sehingga Angel merasa kesakitan.
"Kalau anda mau masih hidup, ikuti permainan saya" ucap pria brewokan itu dengan nada marah
Angel hanya diam karena saking takut nya untuk melihat matanya.
Merasa tak diacuhkan oleh Angel, pria brewokan melempar dagu yang ia pertahankan ke sembarang arah
Sontak Angel merasa sangat terkejut meskipun hal itu sudah sangat sering dilakukan Angel dengan pria itu juga. Namun kondisi sangat berbeda. Pria brewokan itu melakukannya dengan balutan amarah dalam dirinya.
Lagi-lagi Angel hanya diam, tak mampu berkutik sedikit pun. Melawan pun tak bisa. Dia tak punya kuasa untuk melakukan hal tersebut
"Kalo saya ngomong biasa kan tatap mata saya, jangan hanya tunduk aja" marah pria brewokan itu
"Saya berhenti" ucap Angel
"Waw.....waw.....waw........ saya tidak masalah jika anda berhenti. Tapi apa anda yakin dengan kehidupan anda setelah ini" ucap Pria brewokan itu dengan nada berat nan dingin
__ADS_1
Tak menjawab, hanya setetes air mata yang keluar dari mata Angel, yang menandakan bahwa dia benar-benar tidak bisa melakukan apapun selain pasrah
"Menangis....... cihhh...... alasan yang cukup basi" muak pria tersebut
"Saya akan segera membayar semua hutang orang tua saya berapa pun harganya" ucap Angel tegas
"Udah kaya?" sinis Pria tersebut
"Meskipun saya belum kaya, saya pastikan saya dan anda tidak mempunyai hubungan apa-apa lagi" tegas Angel
"Nona......Nona........Nona......... saya hanya butuh pembuktian bukan omong kosong belaka yang selalu anda lontarkan pada saya" marah pria tersebut dan membanting dinding lift itu
Deggggg.......
Angel benar-benar terkejut
"Kali ini saya tidak hanya omong kosong, tapi secepatnya saya akan membuktikan bahwa ini akan terjadi" ucap Angel
"Baik, saya tunggu Minggu depan" ucap Pria tersebut dan pergi meninggalkan Angel sendiri di dalam lift ketika pintu lift sudah terbuka
"Arghhhhh........." teriak Angel dalam lift, ketika Ia sudah sendiri
"Dari mana dapatmu uang seminggu ke depan Angel" rjruk Angel pada dirinya sendiri
__ADS_1
"Goblok... goblok..... goblok.....Lo goblok Angel" rutuk Angel lagi sambil memukul kepalanya.
"Gua harus bisa" ucap Angel menyemangati dirinya sendiri