Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Pindah Rumah


__ADS_3

Sesegara mungkin Bi Ijjah merapikan bajunya Roy


"Sudah siap Tuan" kata Bi Ijjah, mengancingkan resleting koper Roy yang terakhir


"Baik, terimakasih Bi"ucap Roy sopan, memejamkan mata


"Kalau begitu saya pamit ya Tuan"kata Bi Ijjah mengundurkan diri


"Hmm"jawab Roy singkat


Tanpa berpikir panjang Roy pun bergegas. Ia terlebih dahulu membersihkan diri sebelum pergi.


Setelah selesai, Roy keluar dengan style ABG. Memakai celana jeans hitam, kaos oblong hitam yang ngepas sehingga membuat bentuk tubuhnya nampak ,jam tangan yang mewah, sepatu sport dan kaca mata hitam untuk menambah ketampanan nya.


Satu persatu anak tangga Ia pijak untuk menuju ruang tengah, menemui dua sosok yang paling berarti baginya.


"Ma,pa Roy pamit dulu ya" pamit Roy pada sepasang makhluk yang tak bisa dipisahkan itu


"Pergilah, hati-hati" kata Kevin sambil memberikan tangan nya untuk di salam Roy


Roy yang menerima uluran tangan Kevin langsung saja mencium punggung tangan pemilik nya


Santi tidak dapat berkata apa-apa karena dia sangat hapal bagaimana sikap anak semata wayangnya ini.


Santi pun mengulurkan tangan nya untuk dicium eh Roy


Roy dan Leo pun pergi meninggalkan mansion utama


"Semua Sudah beres?" tanya Roy


"Sudah Tuan" jawab Leo


"Bagus"

__ADS_1


Sesampainya di tempat baru Roy langsung istirahat sedangkan Leo pergi meninggalkan Roy sendiri atas perintah Roy


Leo mencari apartemen di sekitaran situ agar muda melakukan perintah dari Roy.


Roy yang tiba-tibah haus di tengah tidur nya pun harus beranjak dari tidur nya menuju ruang dapur


Yap, sedikit minuman pun tidak ada yang tersedia di rumah itu


"Sialan" monolog Roy


Tanpa pikir panjang Roy kembali ke kamar untuk memberikan pesan kepada Leo agar membeli persediaan makanan di tempat nya


"Tolong belikan makan malam saya" pesan Roy pada Leo


"Ngapain juga aku nyurus Leo beli makan malam ku, kan ini kesempatan ku dekat sama Agnes " gumam Leo yang menimbulkan senyum simpul di wajah nya


Pesan yang hendak di kirim Roy ke Leo pun di batalkan.


Roy sedikit merapikan diri untuk menemui tetangga baru nya. Dengan celana pendek dan kaos putih polos.


Tok..Tok..Tok


Pintu rumah Agnes diketuk oleh orang lain


"Siapa malam-malam gini datang ke sini" gumam Agnes


Agnes pun segera membuka pintu utamanya


"Anda"


"Anda"


ucap Agnes dan Roy bersamaan

__ADS_1


Ya, tetangga yang di maksud oleh Roy adalah Agens


"Anda ngapain di sini" tanya Agnes pada Roy


"Emm, saya baru pindah ke sini, dan itu rumah saya" jelas Roy sambil menunjuk arah rumah nya


"Ohh" singkat Agnes


"Trus ngapain ke rumah saya?" intimidasi Agnes pada Roy


"Saya kan baru pindah, jadi persediaan makanan saya tidak ada" jelas Roy


"Boleh bagi minum nya?" tanya Roy dengan suara sendu sambil mengangkat Teko yang ada di tangan nya


"Hmm, tunggu di sini" kata Agnes sambil mengambil Teko yang ada di tangan Roy


Roy yang sedang menunggu Agnes mengambil minuman untuknya mencium aroma yang sedap.


"Wangi banget"kata Roy, yang tak sengaja didengar oleh Agnes


"Gue baru siap masak" kata Agnes sambil memberi teko yang berisi air pada Roy


"Nih"


"Oooo, makasih ya"jawab Roy lembut sambil pamit


Tapi tak disangka ternyata Roy di jegat oleh suara dari dalam perutnya yang menandakan butuh di isi.


Agnes yang mendengar suara itu langsung terkekeh kecil.


"Mau makan gak" tawar Agnes


"Hehe, boleh" jawab Roy santai

__ADS_1


"Ya udah ayok" ajak Agnes sembari jalan ke meja makan


__ADS_2