Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku

Tetanggaku Adalah Cinta Pertama Ku
Kasih Kabar


__ADS_3

"Sebenarnya Lu ngapain nelpon gue?" tanya Vani heran


"Gua kangen sama Lo" ucap Agnes dengan nada sedikit di manja


"Lo gak usah sok manja gitu, gak cocok, gua banting nih hp kalo Lo gitu" jawab Vani


"Kamu jangan gitu dong sama aku........" ucap Agnes lagi dengan nada lebih manja


"Ihhhhh, geli gua dengar nya Nes" ucap Vani dengan nada jijik


"Kok masih bisa Lo jawab sih?" tanya Agnes


"Ha..? maksudnya? tanya Vani bingung


"Kan Lo bilang, kalo gua kek tadi Lo akan banting HP Lo, tapi kokkk......" ucap Agnes


"Gilak Lo ya. Iya kali gua banting HP gua. Mending gua tutup telpon ini, gak ada faedah nya ngomong sama Lo" kesal Vani


"Ehhhh jangan dulu" larang Agnes


"Lu sebenarnya ngapain nelpon gua oncom...?" tanya Vani serius


"Jadi gini......." ucap Agnes yang sengaja dipotong dan dengan nada suara pasrah


"Gini gimana?" tanya Vani heran


"Gua......" ucap Agnes


"Gua tampol Lu ya" kesal Vani


"Hahahaha.... lu mah gan seru, emosian" ucap Agnes


"Ya Lu sih, sok misterius" ucap Vani


"Biar seru" balas Agnes santai

__ADS_1


"Seru.... seru......., pala peang lu. Apaan lu mah ngomong apa?" tanya Vani mode serius


"Lu orang nya serius banget sih" balas Agnes


.........


"Oke..... oke..... serius ini ya, jadi gua besok Uda mulai kerja dong" jelas Agnes


"Lu serius?, di mana, bagian apa?" tanya semangat


"Di rumah Lo, jadi tukang pijit Lo" canda Agnes


"Agnes Aqqela......" panggil Vani dengan marah yang ditahan


"Hahahaha........., hu... gue diterima kerja di perusahaan ........ " jelas Agnes


" What..?" tanya Vani tak percaya


"Lo gak usah sok Inggris deh, what... what.... what" ucap Agnes


"Iya ya, orang Inggris, sangking Inggris nya, cuma tahu kata what, yes, no, go ...Halah anak kecil pun tau itu" ledek Agnes


"Anak kecil..... anak kecil ....... " kesal Vani.


"Iya juga ya" akui Vani


"Hahahaha........" tawa Agnes


"Oh iya, kok Lo terkejut pas gua bilang gua besok kerja sih? Apa lo malu karena gak akan ada kawan Lo lagi. Secara Lo kan pengangguran gua kerja. Kita Ida beda kasta dong sayang.." ledek Agnes


"Bodo amat, lu kerja di perusahaan orang lain, lah gue punya perusahaan sendiri dong" ledek Vani


"Lu punya perusahaan? Apa? mana? lu halu kali" canda Agnes


"Biarin baku, mana tau halu gua kesampaian" balas Vani

__ADS_1


"Orang halu adalah orang yang sudah pasrah dengan keadaan" jelas Agnes


"Salah dong, orang halu adalah orang yang memiliki impian yang tinggi" ucap Vani


" Namun sulit untuk digapai" balas Agnes


"Ya bodo amat la" balas Vani


"Kok bisa Lo diterima kerja di sana sih?" tanya Vani serius


"Padahal lu belum ngelakuin apa-apa" tambah Vani lagi


"Nah itu dia gua juga bingung, katanya sih berkas gua Uda nyampe. Gua ditugaskan dari kampus kita supaya gua kerja di sana" jelas Agnes


"Ohh selamat kalau gitu, brarti lu harus traktir gue dong hari ini " ucap Vani..


"Ohhh tenang" ucap Agnes


"Nah ini baru sahabat gue" ucap Vani bangga


"Maksud gue tenang, ya tenang gak akan gua traktir Lo" balas Agnes


"Ohhh tentu tidak bisa" ucap Vani santai


"Tentu bisa dong" balas Agnes santai


"Okeyyyyy......" ucap Vani dengan penekanan


"Hahaha..... iya-iya gua traktir Lu, tapi cuma batagor aja ya" canda Agnes


"*Yang penting ada" jawab Vani


......


"Ada, Sampe Lo tekkor, gua ga mau cuma batagor aja, titik byee." ucap Vani dan langsung mematikan sambungan telponnya*.

__ADS_1


"Vani.......... Vani........ hahaha..... nama kok Vani" ucap Agnes setelah ponsel nya tak terhubung lagi pada panggilan Vani


__ADS_2